Keluarga Tersangka Teroris Kelompok Batam Melapor ke Komnas HAM

479
Kuasa hukum tersangka teroris Batam melapor ke Komnas HAM (Liputan6.com/Ajang Nurdin)

Metrobatam.com, Jakarta – Polri menetapkan lima terduga teroris yang tergabung dalam kelompok Kitabah Gigih Rahmat (KGR) yang ditangkap di Batam, Kepulauan Riau pada Jumat 5 Agustus 2016 sebagai tersangka. Mereka diduga terkait dengan simpatisan ISIS, Bahrun Naim.

Keluarga tersangka teroris itu pun melaporkan penangkapan tersebut ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta, pada Rabu 10 Agustus 2016.

“Peristiwa atas Siyono takut terulang menimpa Gigih (GRD), dengan berbagai landasan itulah motivasi pihak keluarga akhirnya melaporkan ke pihak Komnas HAM,” kata pengacara tersangka teroris Batam Agus Purwanto saat dikonfirmasin wartawan pada Rabu malam.

Agus mengatakan, pihak keluarga tersangka GRD menilai, polisi belum menunjukkan bukti keterlibatan GRD dengan Bahrun Naim.

“Adanya isu yang digembar-gemborkan pembuatan roket dan akan melakukan penyerangan hingga saat ini tidak bisa dibuktikan oleh pihak kepolisan,” kata dia.

Dia menuturkan, sebelum GRD diterbangkan ke Jakarta, pihak polisi menutup akses keluarga yang ingin mengetahui kondisi keluarganya itu.

“Kami dan pihak keluarga mengapresiasi dan mendukung kepolisian dalam menegakkan hukum, termasuk pemberantasan terorisme, namun berharap agar semuanya dilakukan secara profesional. Meminta agar kepolisian tidak menimbulkan teror baru di masyarakat dengan informasi-informasi yang justru kemudian diralat sendiri,” kata dia.

Agus mengimbau seluruh keluarga penangkapan 6 terduga teroris di Batam agar menghubungi timnya. Dia menambahkan, keluarga GRD akan ke Jakarta.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama jajaran Polda Sulawesi Tengah menangkap enam terduga teroris di Batam, Jumat 5 Agustus lalu.

Keenam orang yang ditangkap di beberapa lokasi berlainan berinisial GRD (31), TAR (21) dan ES (35) diringkus di kawasan Batam Center, TS (46) dibekuk di Nagoya, HGY (20) dan MTS (19) dicokok di Jalan Brigjen Katamso, Batu Aji, Batam.

Namun, MTS dibebaskan. Sebab, ia tak terbukti terkait dengan jaringan teroris tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, kelompok ini pernah merencanakan untuk menyerang Singapura dengan roket.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Agus Rianto di kantornya, Jakarta, Jumat 5 Agustus 2016 mengatakan, Densus 88 menduga GRD merupakan pimpinan KGR. GRD juga diduga kuat pernah menampung 2 anggota kelompok jaringan teroris yang berasal dari Uighur, atas nama D dan A.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya telah menggeledah sejumlah tempat yang diduga sebagai markas kelompok KGR. Namun, pihaknya tidak menemukan bahan peledak maupun roket untuk melancarkan aksi teror.

“Masih dilakukan pengembangan lebih lanjut karena dari keterangan yang mereka sampaikan, kita belum bisa sepenuhnya mempercayai begitu saja,” kata Boy di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin 8 Agustus 2016.

 

Sumber: Liputan6

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelopor Pertama di Kepri, Perangkat Desa di Bintan Terproteksi BPJS

Metrobatam.com, Bintan - Kabupaten Bintan menjadi pelopor pertama di Provinsi Kepri. Seluruh perangkat Desa hingga Jajaran RT/RW diproteksi oleh BPJS. Hal tersebut, ditandai dengan...

Tasyakuran dan Refleksi 2 Tahun Apri-Dalmasri, Menyongsong Bintan Gemilang Tahun 2025

Metrobatam.com, Bintan - Kepemimpinan Bupati terpilih H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM genap berusia dua tahun dalam mengemban...

Danlantamal IV Pimpin Upacara HUT KE-72 Pomal

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya upacara peringatan Hari...

Waspada! Beredar Lagi Surat Palsu Pengangkatan CPNS

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan adanya pengangkatan calon...

Pengguna Internet di Indonesia Capai 143 Juta Orang

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) hari ini (19/2) mengumumkan data survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia sepanjang 2017. Data...

Nelayan di Belawan Mengamuk Bakar 8 Unit Kapal Pukat

Metrobatam, Medan - Nelayan mengamuk dan membakar 8 unit kapal pukat teri bermesin GT 5 di perairan Belawan, Kota Medan pada Senin (19/2). Mengamuknya para...

Demokrasi Defisit, Radikalisme Jadi Alternatif

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi, dalam diskusi...

Dokter Nyatakan Penyerang Kiai Lamongan Idap Gangguan Psikis

Metrobatam, Surabaya - Anggota Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Adies Kadir didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa...

Bupati Bintan Hadiri Panen Raya Padi di Kawasan Pertanian Poyotomo

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos kembali panen raya padi di lahan kawasan pertanian Poyotomo, Desa Sri Bintan , Kec Teluk...

Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...
BAGIKAN