Kemenkeu Periksa Staf Ditjen Anggaran Terkait Skandal e-KTP

1513

Metrobatam.com, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memeriksa Asniwarti, staf Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran, terkait dugaan keterlibatan dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP pada 2011-2012 lalu. Asniwarti diduga menerima uang suap Rp60 juta.

Dugaan keterlibatan Asniwarti terungkap saat Jaksa Penuntut Umum membacakan surat dakwaan dalam sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, Kamis (9/3).

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan, pemeriksaan itu sebagai bentuk verifikasi internal dalam sistem pengawasan dan keseimbangan (check and balances). Hal itu juga untuk menilai integritas Asniwarti sebagai pegawai Kemenkeu.

Menurut Askolani, Asniwarti juga telah dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pemeriksaan tersebut, Asniwarti membantah telah menerima suap.

“Pegawai yang bersangkutan sudah dimintakan keterangan di KPK dan menyatakan tidak menerima sesuatu seperti yang disampaikan oleh pegawai Kementerian Dalam Negeri,” tutur Direktur Jenderal Askolani melalui pesan singkat kepada cnnindonesia.com, Kamis (9/3).

Lebih lanjut ia menuturkan, Kemenkeu akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Kami akan mendukung proses hukum yang berjalan di PN Tindak Pidana Korupsi sesuai dengan ketentuan,” tegas dia.

Dalam sidang yang digelar hari ini, dua bekas pejabat Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto, didakwa melakukan korupsi dengan menyalahgunakan wewenang dalam pengadaan proyek bernilai Rp6 triliun tersebut. Akibat tindakan keduanya, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp2,3 triliun.

Selain kepada Asniwarti, keduanya diduga memberikan uang kepada sejumlah pihak, antara lain Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly.

Kemudian, keduanya juga ikut memperkaya Menteri Dalam Negeri kala itu Gamawan Fauzi, beserta Diah Anggaraini, Dradjat Wisnu Setyawan, dan Johannes Marliem. Tak hanya itu, puluhan tokoh yang pernah atau masih menjabat di DPR juga ikut disebut melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri.

Mereka adalah Anas Urbaningrum, Marzuki Ali, Olly Dondokambey, Melchias Marchus Mekeng, Mirwan Amir, Tamsil Lindrung, Taufik Effendi, Teguh Djuwarno. Chairuman Harahap, Arief Wibowo, Mustoko Weni, Rindoko, Jazuli Juwaeni, Agun Gunandjar Sudarsa, Ignatius Mulyono, Miryam S Haryani, Nu’man Abdul Hakim, Abdul Malik Harmaen, Jamal Aziz, dan Markus Nari. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Chelsea Hajar Brighton 4-0

Metrobatam.com, London - Dua gol dari Eden Hazard membantu Chelsea melaju untuk meraih kemenangan 4-0 di markas Brighton & Hove Albion di Liga Inggris...

Tahun 2017, Warga Jabar dan Jakarta Paling Banyak Beli Mobil Baru

Metrobatam.com, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil sepanjang tahun 2017. Total ada 1.079.534 unit mobil terjual di tahun...

Petarung Stefer Rahardian Selangkah Lagi Juara Dunia One Championship

Metrobatam.com, Jakarta - Petarung Indonesia, Stefer Rahardian, selangkah lagi menjadi juara dunia One Championship setelah pada pertandingan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu...

Ketua MPR Sebut Ada 5 Partai di DPR Setuju LGBT

Metrobatam.com, Jakarta - Selain Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan juga mengungkapkan soal pembahasan perilaku lesbian, gay, biseksual dan...

Menag Kaget Kabar Ada 5 Fraksi di DPR Setuju LGBT

Metrobatam.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kaget menerima kabar lima fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat condong setuju isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau...

Bripda Dimas Diseret Pelanggar Lalu lintas sejauh 10 Meter Pakai Mobil

Metrobatam.com, Jakarta - Bripda Dimas Prianggoro diseret oleh mobil yang melanggar lalu lintas di Jalan Transjakarta, Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Akibatnya Dimas mengalami...

Sat Narkoba Polres Karimun Tangkap 7 Pelaku Jaringan Narkoba Antar Negara

Metrobatam.com, Karimun - Sat Narkoba Polres Karimun berhasil menangkap jaringan Narkoba antar negara, sebanyak 7 orang berhasil diamankan. Sabtu (20/01/17) Dibawah kepemimpinan Kapolres Karimun AKBP...

Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi Ajak Kader PKK dan Masyarakat Kelola Limbah...

Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengajak Kader PKK di Tingkat Kelurahan/Desa menjadi tauladan dan pelopor kepada...

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Rifai Supir Taksi Bandara di Seiladi Batam

Metrobatam.com, Batam - Rifai (30), seorang supir taksi bandara di keroyok oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), setelah dihentikan di tikungan jalan raya Gajah...

Geger Video Porno Siswa-siswi di Semarang, Polisi akan Periksa Pemeran

Metrobatam.com, Semarang - Video mesum diduga dilakukan siswa SMP negeri dan siswi SMK negeri di Kabupaten Semarang beredar luas. Polisi akan memanggil para pemeran...

Kapolri Sebut Ceramah Zulkifli Tidak Akurat dan Berbahaya

Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebut materi ceramah yang disampaikan ustaz Zulkifli Muhammad Ali tidak akurat. Bahkan menurut Tito,...

‘Real Madrid Butuh Penyegaran Skuat’

Metrobatam.com, Madrid - Real Madrid sedang tampil kurang oke di musim ini. El Real disebut membutuhkan penyegaran skuat karena dinilai sudah mulai ada di...
BAGIKAN