Kemenko Polhukam Ajak Parpol Tingkatkan Indeks Demokrasi

1006

Metrobatam, Denpasar – Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mengajak partai politik berpartisipasi maksimal untuk meningkatkan indeks demokrasi Indonesia melalui optimalisasi hak inisiatif, kaderisasi dan dana operasional.

“Kami mengajak partai politik, mari melaksanakan, berupaya sekuat tenaga agar ada perbaikan dari kelemahan-kelemahan di masa depan,” kata Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam, Mayor Jenderal TNI Yoedi Swastono saat memberi sambutan pada Seminar Nasional Evaluasi Pilkada Tahun 2017 dalam Rangka Menyongsong Pilkada Serentak Gelombang III 2018 di Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (18/5).

Menurut Mayjen Yoedi, beberapa waktu lalu di Denpasar digelar forum komunikasi dan koordinasi untuk meningkatkan indeks demokrasi di Indonesia dengan mengundang jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di wilayah Indonesia Tengah.

Ia menjelaskan dalam forum tersebut disepakati bahwa dari 28 indikator penilaian indeks demokrasi, satu-satunya institusi yang berperan penting dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia adalah partai politik.

Jenderal bintang dua itu menyebutkan peran serta parpol perlu dioptimalkan karena masih tergolong rendah yakni dari hak inisiatif, kaderisasi dan dana operasional yang rendah.

Khusus terkait hak inisiatif oleh wakil rakyat, lanjut dia, lebih banyak disebabkan hal yang sederhana yakni ketertiban administrasi yang tidak tercatat di sekretariat dewan sehingga menjadi titik lemah berdasarkan pengamatan di daerah.

Paling tinggi angka hak inisiatif nasional, lanjut dia, mencapai hanya 29 bahkan ada di daerah tertentu yang mencapai 16. Dalam kesempatan itu, pihaknya mengapresiasi Pemerintah Daerah di Bali dan masyarakatnya karena indeks demokrasi di daerah setempat mencapai tiga digit di atas target nasional sebesar 75 hingga tahun 2019.

Atas pencapaian itu Kemenko Polhukam memberikan penghargaan kepada Bali. Sedangkan secara nasional tahun 2016 indeks demokrasi Indonesia mencapai 72,82 atau turun dari 73,04 tahun 2014.

“Bukan karena situasi demokrasi semakin menurun, tetapi ada dua indikator yang dirubah atau diganti sehingga terjadi penurunan mencolok. Jika ada indikator sama terjadi kenaikan 73,28,” imbuhnya.

Dirinya berharap hal tersebut menjadi bahan evaluasi menjelang pelaksanaan Pilkada serentak gelombang III tahun 2018. Terkait evaluasi pilkada sebelumnya, masih perlu perbaikan di antaranya pasangan calon tunggal di daerah, politik uang, kurang netral dan profesional para penyelenggara pemilu dan isu SARA.

“Dan tidak kalah penting maraknya pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan berita tidak benar atau hoax,” tandas Yoedi.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Patkor Kastima Langkah Nyata Indonesia-Malaysia Jaga Selat Malaka

Metrobatam.com, Lumut, Malaysia – Direktorat Jenderal Bea Cukai bersama Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) secara kontinyu bersinergi dalam melakukan pengawasan di kawasan Selat Malaka....

Terima Laporan dan Desakan Masyarakat, Kabareskrim Lakukan Pembenahan Ini

Metrobatam.com, Jakarta - Menerima laporan dan desakan masyarakat agar lebih meningkatkan lagi kerja serta kinerja jajarannya, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri,...

Polisi Tangkap Pengunggah Video Penelanjangan Sejoli di Tangerang

Metrobatam, Tangerang - Satreskrim Polresta Tangerang menangkap pelaku pengunggah video penelanjangan pasangan kekasih di Cikupa, Tangerang. Tersangka GA (18) dibekuk di Jatiuwung, Tangerang. "Setelah melalui...

Bebas di Luar Penjara, Diduga Napi Narkoba Pesta Bareng Oknum Sipir Lapas

Metrobatam, Merangin - Beredarnya video pesta di lapas kelas II B bangko yang di lakukan oleh oknum lapas bangko dan para napi narkoba beredar...

Kecepatan Fortuner Setya Novanto Saat Tabrak Tiang 21 Km/Jam

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menganalisis kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto. Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim...

Tersebar di 7 Kabupaten, Ini yang Dibutuhkan Pengungsi Gunung Agung

Metrobatam, Karangasem - Pasca letusan Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, yang terjadi pada Selasa, 21 November 2017, pukul 17:05 WIta. Letusan itu masuk...

Agung Laksono Khawatir Andai Munaslub Golkar Tak Digelar

Metrobatam, Jakarta - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono kecewa dengan hasil keputusan rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang tidak...

Liga Champions: Imbang Tanpa Gol dengan Juventus, Barcelona Lolos

Turin - Barcelona cuma mendapatkan hasil imbang 0-0 ketika bertandang ke kandang Juventus. Namun, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Blaugrana ke babak 16...

Maju Pilgub Jatim, Khofifah Segera Kirim Surat ke Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyatakan segera membuat surat tertulis kepada Presiden Joko Widodo terkait pencalonannya sebagai bakal calon gubernur di...

Liga Champions: Kalahkan Roma, Atletico Buka Peluang Lolos

Madrid - Atletico Madrid menghidupkan asa untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Atletico menang 2-0 atas AS Roma berkat gol Antoine Griezmann...

Periksa Plt Sekjen DPR, KPK Dalami Surat Novanto soal Izin Presiden

Metrobatam, Jakarta - KPK memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen DPR Damayanti lebih dari 12 jam. Dia diperiksa soal tanda tangan yang dibubuhkan dalam absennya...

Pesawat di Australia Tabrak Elang dan… Seekor Kelinci

Melbourne - Malang betul nasib pesawat Virgin Australia ini. Pesawat tersebut gagal terbang gara-gara menabrak elang yang sedang terbang dan seekor kelinci. Kok bisa? Kejadian...
BAGIKAN