Kemenko Polhukam Ajak Parpol Tingkatkan Indeks Demokrasi

962

Metrobatam, Denpasar – Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mengajak partai politik berpartisipasi maksimal untuk meningkatkan indeks demokrasi Indonesia melalui optimalisasi hak inisiatif, kaderisasi dan dana operasional.

“Kami mengajak partai politik, mari melaksanakan, berupaya sekuat tenaga agar ada perbaikan dari kelemahan-kelemahan di masa depan,” kata Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam, Mayor Jenderal TNI Yoedi Swastono saat memberi sambutan pada Seminar Nasional Evaluasi Pilkada Tahun 2017 dalam Rangka Menyongsong Pilkada Serentak Gelombang III 2018 di Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (18/5).

Menurut Mayjen Yoedi, beberapa waktu lalu di Denpasar digelar forum komunikasi dan koordinasi untuk meningkatkan indeks demokrasi di Indonesia dengan mengundang jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di wilayah Indonesia Tengah.

Ia menjelaskan dalam forum tersebut disepakati bahwa dari 28 indikator penilaian indeks demokrasi, satu-satunya institusi yang berperan penting dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia adalah partai politik.

Jenderal bintang dua itu menyebutkan peran serta parpol perlu dioptimalkan karena masih tergolong rendah yakni dari hak inisiatif, kaderisasi dan dana operasional yang rendah.

Khusus terkait hak inisiatif oleh wakil rakyat, lanjut dia, lebih banyak disebabkan hal yang sederhana yakni ketertiban administrasi yang tidak tercatat di sekretariat dewan sehingga menjadi titik lemah berdasarkan pengamatan di daerah.

Paling tinggi angka hak inisiatif nasional, lanjut dia, mencapai hanya 29 bahkan ada di daerah tertentu yang mencapai 16. Dalam kesempatan itu, pihaknya mengapresiasi Pemerintah Daerah di Bali dan masyarakatnya karena indeks demokrasi di daerah setempat mencapai tiga digit di atas target nasional sebesar 75 hingga tahun 2019.

Atas pencapaian itu Kemenko Polhukam memberikan penghargaan kepada Bali. Sedangkan secara nasional tahun 2016 indeks demokrasi Indonesia mencapai 72,82 atau turun dari 73,04 tahun 2014.

“Bukan karena situasi demokrasi semakin menurun, tetapi ada dua indikator yang dirubah atau diganti sehingga terjadi penurunan mencolok. Jika ada indikator sama terjadi kenaikan 73,28,” imbuhnya.

Dirinya berharap hal tersebut menjadi bahan evaluasi menjelang pelaksanaan Pilkada serentak gelombang III tahun 2018. Terkait evaluasi pilkada sebelumnya, masih perlu perbaikan di antaranya pasangan calon tunggal di daerah, politik uang, kurang netral dan profesional para penyelenggara pemilu dan isu SARA.

“Dan tidak kalah penting maraknya pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan berita tidak benar atau hoax,” tandas Yoedi.(mb/okezone)

BERITA TERKINI

BP Batam Kembali Musnahkan Ternak Babi di Hutan Resapan Air Waduk Duriangkang

Metrobatam.com, Batam  - Tim terpadu dari Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan Batam serta Satpol PP dibantu kepolisian dan TNI  musnahkan ternak babi di hutan resapan...

5 Korban Ledakan di Terminal Kampung Melayu dilarikan ke RS Premier

Metrobatam.com, Jakarta - Lima korban ledakan di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur, dilarikan ke Rumah Sakit Premier Jatinegara, Rabu malam, demikian informasi dari tenaga...

Coast Guard Vietnam Diduga Tangkap Petugas Patroli PSDKP di Perairan Natuna

Metrobatam.com, Natuna - Kapal patroli PSDKP kembali berurusan dengan kapal pengawas negara tetangga, kali ini tepatnya kapal Hiu Macan 01  dengan petugas penjaga pantai...

Saat Jalankan Tugas, Petugas Bea dan Cukai Batam Dipukul Porter Pelabuhan Batu Ampar

Metrobatam.com, Batam - Petugas Bea dan Cukai Batam bidang P2 bernama Yudha, dapat tindakan pemukulan dilakukan porter pelabuhan Batu Ampar tepat dibagian rahang kanan.Tindakan...

Kapolda Kepri Pimpin Serah Terima Jabatan Karo OPS Polda Kepri

Metrobatam.com, Batam - Pada hari Rabu tanggal 24 Mei 2017 sekira pukul 08.00 Wib telah dilaksanakan Serah Terima Jabatan Karo Ops polda Kepri dari...

Pertamina Berharap Pemerintah Naikkan Harga Premium dan Solar

Metrobatam, Jakarta - PT Pertamina (Persero) berharap pemerintah melakukan evaluasi ulang atas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) penugasan untuk jenis premium dan solar pada...

Pimpinan Komisi Agama DPR Minta Tradisi Sidang Isbat Dihapus

Metrobatam, Jakarta - Wakil ketua Komisi VIII DPR yang membidangi urusan agama, Sodik Mudjahid meminta tradisi sidang isbat untuk menentukan awal bulan Ramadan (puasa)...

Ketika Juz (Qur’an) dan Liqo Menjadi Kode Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yudi Widiana Adia terseret dugaan suap proyek jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Yudi yang...

Real Madrid Kucurkan Rp670 M untuk Bocah 16 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Real Madrid melakukan perjudian besar dengan merekrut pemain berusia 16 tahun dari Flamengo bernama Vinicius Junior. Namun, Vinicius baru akan bergabung...

Panglima TNI Ungkap Motif Baca Puisi ‘Tapi Bukan Kami Punya’

Metrobatam, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan alasannya membacakan puisi berjudul 'Tapi Bukan Kami Punya' saat menghadiri acara Rapat Pimpinan...

Baleg DPR Minta Pendapat Zulkifli Soal ‘Kesebelasan’ Pimpinan MPR

Metrobatam, Jakarta - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas menyebut usulan penambahan jumlah kursi pimpinan MPR menjadi 11 masih belum solid dari...

Cabut Banding dan Kesetiaan Ahok Pada Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Langkah terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencabut permohonan banding merupakan salah satu bukti kesetiaan Ahok pada sahabatnya yang...