Keminfo Tanjungpinang Bangun Aplikasi Pengaduan Online, Dinamai UJAR

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Untuk memperlancar arus informasi dari masyarakat kepada pemerintah Kota Tanjungpinang, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang membangun aplikasi pengaduan online publik berbasis android. Aplikasi pengaduan online publik itu dinamakan dengan UJAR, dan saat ini telah dapat di-download secara gratis melalui layanan Google Play Store.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Drs. Efiyar M Amin mengatakan, pembuatan aplikasi pengaduan online tersebut adalah salah satu bagian dari pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan pemerintahan. Tujuannya adalah pemerintah kota ingin secepat mungkin menerima pengaduan, atau laporan secara langsung dari masyarakat tanpa harus berhadapan dengan proses panjang birokrasi.

“Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang didukung oleh penyebaran jaringan internet yang semakin luas, menyebabkan penggunaan internet dan berbagai  layanan berbasis internet telah menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Smartphone seolah telah menjadi kebutuhan pokok. Kita membaca perkembangan ini, dan tentu pemerintah juga harus menyesuaikan metode pelayanannya kepada masyarakat,” kata Efiyar di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Kamis 17 Mei 2018.

Aplikasi pengaduan online publik yang dinamakan dengan UJAR, menurut Efiyar merupakan singkatan dari kalimat Ujung Jari. Dasar pemikiran pemberian nama UJAR itu adalah bahwa disadari atau tidak, sehari-hari kita lebih sering beraktivitas dengan smartphone. Entah untuk membuat atau membaca status di media sosial, membaca berita, mencari informasi, berbelanja online, mendengarkan musik, atau hal-hal lainnya. Hingga seolah-olah dunia saat ini ada di ujung jari.

Aplikasi UJAR ditujukan untuk menghimpun informasi, laporan, dan pengaduan secara langsung dari masyarakat tentang hal-hal terkait pelayanan publik, program, dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Untuk dapat memanfaatkan aplikasi tersebut, masyarakat harus terlebih dulu membuka layanan Goolge Play Store dan menginstal aplikasi UJAR secara gratis. Setelah itu lakukan registrasi dengan mengisi nama, alamat, nomor KTP, dan alamat email. Hal ini ditujukan agar pengaduan atau laporan yang akan disampaikan dapat dipertanggungjawabkan. Hingga aplikasi UJAR tidak dipergunakan untuk hal-hal berbau negatif, atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selanjutnya laporan atau pengaduan yang masuk melalui aplikasi UJAR, akan dikelola oleh Tim Pengelola Layanan Pengaduan Online Publik dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang. Setiap pengaduan akan dikoordinasikan kepada OPD terkait, untuk selanjutnya dijadikan sebagai dasar bagi Tim dalam memberikan tanggapan atas setiap pengaduan atau laporan yang masuk.

“Informasi dari masyarakat merupakan modal dasar bagi penyusunan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah. Selain itu, kita juga perlu mengetahui progres atau mungkin hambatan yang ada di lapangan. Melalui aplikasi UJAR ini, kita harapkan arus informasi menjadi lebih lancar,” jelas Efiyar.

(red/hms)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dragon Boat Race Tanjungpinang 2018, Diikuti 45 Tim dari 4 Negara

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 45 tim yang berasal dari 4 negara mengikuti event Internasional Dragon Boat Race (DBR) 2018 yang kembali digelar oleh Pemerintah...

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...
SHARE