Kemlu soal Rizieq: Hanya Negara yang Bisa Bersengketa ke PBB

    1810

    Metrobatam, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI tak berbicara banyak menanggapi pernyataan tim kuasa hukum tokoh Front Pembela Islam Rizieq Shihab, yang berencana membawa isu kriminalisasi ulama dan kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang menjerat imam besar FPI itu ke ranah internasional, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan hanya negara yang bisa mengajukan sengketa atau mengangkat isu ke ranah internasional seperti forum PBB atau Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sekali pun.

    [Mengangkat] isu di PBB itu kan ada mekanisme sendiri. Dari segi substansi dan prosedural itu ada caranya sendiri. Kami tidak tahu apa yang dimaksud oleh yang bersangkutan sehingga tak bisa berkomentar secara detail tentang ini,” kata Arrmanatha di Gedung Kemlu, Jakarta, Kamis (18/5).

    Kami tidak tahu substansi yang dilaporkan pihak yang bersangkutan ini seperti apa. Biasanya mengangkat isu ke PBB itu dalam konteks [sengketa] antar negara. Hanya negara yang bisa angkat isu ini di tingkat seperti ini,” ucapnya menambahkan.

    Tanggapan ini dilontarkan Arrmanatha menyusul pernyataan Ketua Tim Advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera yang mengatakan bahwa pihaknya akan membawa kasus ini ke PBB.

    Kapitra bahkan mengatakan Rizieq sudah bertemu salah satu perwakilan PBB saat berada di Kuala Lumpur, Malaysia.

    Dia beralasan kasus yang menimpa Rizieq telah menyorot perhatian internasional hingga pentolan FPI itu sempat ditawarkan datang ke markas PBB di Jenewa, Swiss, untuk merepresentasikan kasus yang menimpanya tersebut.

    “Malahan ada pengacara internasional menawarkan diri untuk membawa ke Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda,” ujar Kapitra di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Namun, keinginan tim advokasi Rizieq ini nampaknya mustahil, sebab dalam situs resmi Mahkamah Internasional tertulis, hanya negara yang bisa menjadi pihak dalam suatu sengketa di lembaga peradilan dunia tersebut.

    Hanya negara anggota PBB dan negara lain yang menjadi anggota Statuta Mahkamah Internasional—dan yang menerima yurisdiksinya di bawah syarat tertentu—bisa mengajukan sengketa ke pengadilan tersebut.

    Kepolisian saat ini masih terus menyelidiki kasus dugaan percakapan mesum yang melibatkan Rizieq dan Ketua Yayasan Solidaritas Cendana Firza Husein.

    Polda Metro Jaya sudah mengirimkan dua kali surat panggilan kepada Rizieq untuk diperiksa sebagai saksi, namun tokoh FPI itu tak kunjung datang memenuhi panggilan polisi.

    Bahkan, seakan lari dari kewajiban hukum, sejak akhir April lalu Rizieq masih berada di Arab Saudi dengan alasan umroh dan menghindari kegaduhan menjelang bulan Ramadan.

    Polri mengimbau Rizieq segera pulang ke tanah air untuk memberikan kesaksian dan mengklarifikasi seluruh dugaan yang menyeret namanya tersebut.(mb/cnn indonesia)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Setnov Dibui, Airlangga Hartato Digadang-Gadang Jadi Ketum Golkar

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartato membenarkan bahwa dirinya salah satu orang yang digadang-gadang akan menggantikan Setya Novanto usai ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi...

    Tikam Warga, Orang Gila Ditembak Polisi

    Metrobatam, Pekanbaru - Warga Sungai Beringin Parit 15 Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau, diresahkan dengan adanya orang gila yang berkeliaran. Orang...

    Ketua MPR: Akan Baik Kalau Novanto Mundur dari Ketua DPR

    Metrobatam, Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan ikut bicara soal kursi Ketua DPR yang masih diduduki tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto. Zulkifli...

    Edan! Oknum PNS Masukkan Terong dan Timun ke Kemaluan Istri 3 Kali Seminggu

    Metrobatam, Deli Serdang - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Deliserdang, Sumatera Utara berinisial RR harus menghadapi proses hukum lantaran dilaporkan istrinya...

    Senyum Nazaruddin Merekah Saat Disinggung soal Setya Novanto

    Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin tersenyum lebar ketika disinggung soal penahanan Ketua DPR Setya Novanto terkait kasus korupsi proyek...

    Ribuan Kosmetik Ilegal Diamankan di Pekanbaru

    Metrobatam, Pekanbaru - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menyita 1.923 kosmetik ilegal yang beredar di sejumlah sarana penjualan. Nilai kosmetik yang...

    Kapolri Jamin Keamanan Demi Stabilitas Ekonomi Selama Tahun Politik

    Metrobatam, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Tito Karnavian, menjamin stabilitas keamanan dan perekonomian Indonesia selama tahun politik 2018 nanti bisa...

    Bertengkar dengan Kekasih, Polisi Prancis Tembak Mati 3 Orang

    Paris - Seorang polisi Prancis menembak mati tiga orang sebelum bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri. Tindakan sadisnya itu dipicu oleh pertengkarannya dengan sang...

    Setnov Minta Perlindungan, Jokowi Tegaskan Semua Ada Aturan

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo kembali menegaskan, Ketua DPR Setya Novanto harus mengikuti proses hukum yang berlaku. Hal itu disampaikan menyikapi permintaan perlindungan...

    Istri Penuhi Panggilan KPK, Novanto Tandatangani BAP

    Metrobatam, Jakarta - Istri Ketua DPR Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (20/11). Mengenakan kemeja batik warna kuning...

    Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Batam, Minta Maskapai Tekan Harga Tiket di Akhir Tahun

    Metrobatam.com, Batam - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam akan mengundang perusahaan maskapai penerbangan jelang akhir tahun ini. Ketua Harian TPID Batam, Jefridin...

    Kominfo Batam Siapkan Aplikasi untuk Dukung Mal Pelayanan Publik

    Metrobatam.com, Batam - Dinas Kominfo Kota Batam siapkan aplikasi perizinan dan non perizinan untuk mendukung Mal Pelayanan Publik. Kepala Dinas Kominfo, Salim mengatakan ada...
    BAGIKAN