Kenali Tanda-tanda Anda Stres Berat dan Butuh Berlibur

221

Metrobatam.com, (Mb) – Anda mungkin tidak akan ragu-ragu untuk libur jika sedang flu. Namun, akankah Anda mengambil hari libur ketika tingkat stres Anda sudah nyaris melewari batas? Banyak dari kita menjawab tidak.

Dalam hasil sebuah survei tahun 2011 oleh American Psychological Association, dari 1.546 responden, sekitar sepertiga di antaranya mengatakan, mereka biasanya merasa tegang atau stres selama hari kerja.

Meskipun hampir semua orang membutuhkan istirahat sesekali, banyak yang jarang mengambil hari libur karena mereka khawatir orang lain akan memandang rendah mereka. Demikian menurut Paula Davis-Laack, PhD, penulis buku Addicted to Busy.

Stres tingkat tinggi tidak hanya akan menyebabkan kelelahan, tetapi juga dapat menyebabkan masalah perut, sulit tidur, sakit kepala, dan banyak lagi,  menurut ulasan para peneliti dari University of South Florida pada 2011.

Bagaimana Anda tahu kapan Anda telah mencapai titik puncak stres dan jenuh dan sudah harus pergi berlibur? Inilah tanda-tandanya.

1. Setiap masalah kecil berubah menjadi masalah besar

“Ada hari-hari ketika Anda merasa seperti orang termalang di dunia dan ini membuat Anda mudah tersinggung,” kata Paula Davis-Laack.

“Pada hari-hari seperti itu, Anda harus mencoba untuk menjaga perspektif yang benar. Tentu, gangguan akan selalu muncul, tetapi tidak semua masalah ada di level 10, yang harus Anda anggap sangat genting” katanya.

Jika Anda mudah marah dan membesarkan masalah kecil terhadap rekan kerja atau klien, mungkin itu karena Anda tidak memanfaatkan waktu cuti untuk bersantai atau berlibur.

2. Anda mulai membuat banyak kesalahan

“Stres kronis adalah penyebab paling umum dari kesalahan kerja, dan itu pertanda bahwa Anda mungkin perlu untuk mengambil langkah mundur,” kata Davis-Laack.

Hasil studi menunjukkan bahwa ketika dokter dan apoteker stres atau memiliki beban kerja yang berat, mereka rentan membuat kesalahan yang serius dan dapat berpotensi fatal bagi pasien.

Jika Anda mengalami hal yang serupa, Davis-Laack menyarankan Anda untuk mundur sejenak dari pekerjaan.

“Buatlah atasan Anda atau klien tahu bahwa Anda butuh waktu untuk memperbaiki kesalahan Anda dan akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi.”

3. Rekan kerja terus bertanya apakah Anda baik-baik saja

Orang lain mungkin melihat bahwa Anda sedang stres sebelum Anda menyadarinya. Jika rekan kerja Anda tetap mendekat untuk mengatakan, “Kau tampak lelah,” atau bertanya, “Apakah ada yang salah?” maka itu bisa menjadi tanda bahwa stres Anda, kata Davis-Laack, telah begitu jelas terlihat oleh seisi kantor.

Tanda lainnya, Anda rewel dan orang lain jadi menjaga jarak lebih dari biasanya. Jika itu yang terjadi, Anda mungkin perlu waktu off lebih dari satu atau dua hari.

Andrew Shatte, PhD, seorang psikolog yang turut membantu menulismeQuilibrium: 14 Days to Cooler, Calmer, and Happiermerekomendasikan Anda untuk memiliki waktu santai setiap hari di sela pekerjaan, seperti berjalan-jalan atau santai sambil minum kopi.

4. Anda menjadi sinis

Semuanya membosankan bagi Anda, tidak menggairahkan, dan Anda tidak dapat berpikir positif tentang perusahaan tempat Anda bekerja.

Pikiran-pikiran sinis yang mulai meresap di otak Anda mungkin menjadi tanda bahwa Anda kelelahan. Cobalah untuk melawannya sesegera mungkin.

Jika Anda memiliki percakapan menjengkelkan dengan seseorang di kantor, segera pergi dan jalin percakapan menyenangkan dengan teman yang lain. Imbangi hal negatif dengan yang positif, dan emosi Anda akan lebih baik.

5. Semuanya terasa menyakitkan

Sakit punggung, sakit kepala, dan mata tegang. Semua kondisi yang menyakitkan tubuh ini adalah pemberitahuan halus bahwa Anda perlu hari libur.

Menurut salah satu pengamatan tahun 2011 dari University of South Florida tentang stres di tempat kerja, beban kerja yang berat, lingkungan negatif, dan hambatan yang mencegah orang menyelesaikan tugas-tugas mereka berkaitan erat dengan masalah kesehatan karyawan.

Para peneliti mengatakan bahwa ketika orang menemukan diri mereka dalam situasi stres, tubuh mereka melepaskan zat kimia yang memicu peradangan dan meningkatkan sensitivitas mereka terhadap rasa sakit.

6. Perut Anda tidak enak

Sakit kepala bukanlah satu-satunya tanda fisik kelelahan mental. Perut kram dan kembung mungkin bisa menjadi indikator lainnya. “Beberapa orang mengatakan, mereka lebih cenderung memiliki masalah perut dan masalah pencernaan ketika merasa stres,” kata Davis-Laack.

Stres dapat menyebabkan perubahan keseimbangan bakteri yang berada di usus kita, yang bisa membuat kita lebih rentan terhadap gangguan perut.

Sebuah hasil studi dalam Journal of Nervous & Mental Disease 2010 menunjukkan bahwa orang dengan gangguan gastrointestinal cenderung memiliki stres kronis daripada mereka yang tidak stres.

7. Anda bisa melupakan tidur malam yang layak

Kesulitan tidur, kata Shatte, juga dapat menjadi efek samping dari terlalu banyak stres. Dalam satu studi tahun 2007 oleh University of Georgia di Athena, orang-orang yang percaya bahwa mereka melakukan jumlah pekerjaan yang “berlebihan” lebih mungkin untuk mengalami kesulitan tidur, dibanding yang tidak.

Hasil studi lain dari peneliti Swedia, tahun 2005, juga menunjukkan bahwa karyawan yang bekerja terlalu keras lebih cenderung memiliki kesulitan mengantuk pada malam hari dan cenderung selalu mengantuk pada siang hari.

Karena alasan-alasan di atas, peneliti yakin dan menyarankan agar Anda memiliki waktu bersantai rutin, membebaskan diri dari pekerjaan.

Memanfaatkan waktu cuti untuk berlibur dan melakukan hal yang Anda sukai juga krusial untuk menghindarkan Anda dari gejala-gejala tak mengenakkan di atas.

(Mb/Kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN