Keponakan Setnov Disebut Jadi Peserta Konsorsium Proyek e-KTP

2038

Metrobatam, Jakarta – Direktur PT Java Trade Utama Johanes Richard Tanjaya menyebut rapat pertemuan proyek pengadaan e-KTP di ruko Fatmawati, Jakarta, turut dihadiri keponakan Ketua DPR Setya Novanto, Irvan Hendra Pambudi. Irvan merupakan Direktur PT Murakabi Sejahtera, salah satu konsorsium peserta lelang proyek e-KTP.

Hal ini diungkapkan Johanes saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (20/4).

“Waktu itu banyak yang datang ke ruko Fatmawati. Ada Pak Irvan juga, saya dapat info katanya dia keponakan Setya Novanto,” ujar Johanes.

Selain Irvan, dalam pertemuan itu juga dihadiri sejumlah anggota konsorsium yakni Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), konsorsium Astra Graphia, dan tim dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Sebagai pimpinan perusahaan penyedia informasi dan teknologi (IT), Johanes diminta menangani teknis IT dalam proyek e-KTP. Setelah menerima tawaran itu, belakangan Johanes mengundurkan diri karena menemukan ketidakcocokan dengan anggota konsorsium lainnya.

“Saya kemudian mundur dari tim saat dekat waktu pelelangan karena banyak yang tidak cocok,” katanya.

Johanes mengungkapkan, tim Fatmawati bekerja selama satu tahun untuk merancang proyek e-KTP. Menurutnya, pertemuan itu dilakukan atas inisiasi pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Tiap anggota di tim Fatmawati, kata dia, juga mendapatkan uang saku sebesar Rp5 juta per bulan dari Andi.

“Rata-rata sebulan Rp5 juta. Mungkin karena dia (Andi) berkepentingan memenangkan proyek e-KTP makanya kasih gaji,” ucapnya.

Dalam perjalanannya, lanjut Johanes, Andi mendorong tiga konsorsium untuk mengikuti proses lelang, yakni PNRI, Astra Graphia, termasuk konsorsium PT Murakabi Sejahtera.

Namun dalam proses tersebut, Johanes menemukan keganjalan. Menurutnya, anggota tim itu tak memiliki persiapan yang baik dan solid. Ia sempat meminta agar anggota konsorsium itu tetap digabung, namun Andi menolak dengan alasan pembagian itu merupakan perintah Irman.

“Saya lihat persiapan timnya enggak bulat. Ini kan pekerjaan besar tapi dikerjakan sembarangan. Saya marah sama Andi,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, anak buah Johanes, Jimmy Iskandar, mengatakan, sejak awal Andi memang berencana menentukan PNRI sebagai pemenang lelang.

Sementara itu konsorsium Astra Graphia dan PT Murakabi Sejahtera, menurut Jimmy, hanya dirancang sebagai peserta pendamping, meskipun anggota konsorsium yang kalah tetap ikut bekerja.

“Ya memang diatur untuk mendampingi saja, yang menang PNRI. Setelah dipecah memang ada pembicaraan siapapun yang menang nanti semua ikut bekerja,” katanya.

Pada sidang kesepuluh kasus e-KTP, jaksa KPK awalnya berencana menghadirkan 12 saksi. Namun pada awal sidang, baru enam saksi yang datang memenuhi panggilan pemeriksaan.

Selain Johanes dan Jimmy, empat saksi yang datang ke persidangan adalah anggota konsorsium PT Telkom Noerman Taufik, Ketua Panitia Pengadaan Proyek e-KTP Drajat Wisnu Setyawan, Direktur Produksi PNRI Yuniarto, dan Ketua Manajemen Bersama Konsorsium PNRI Adres Ginting.(mb/cnn indonesia)

BERITA TERKINI

AHM Kenalkan Skutik Premium Bergaya Eropa, Honda SH150i

Metrobatam.com, Jakarta - PT Astra Honda Motor memperkenalkan skutik premium bergaya Eropa yaitu Honda SH150i guna memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat urban di perkotaan. Honda...

Kawal Aksi Hari Buruh Sedunia, Polda Kepri Kerahkan 3.015 Personel

Metrobatam.com, Batam - Polda Kepri beserta jajaran mengerahkan 3.015 personel untuk mengawal berbagai kegiatan dalam rangka Hari Buruh Sedunia yang akan diperingati 1 Mei...

Rapper Iwa K Mengaku Sudah 2 Bulan Pakai Ganja

Metrobatam.com, Jakarta - Rapper Iwa Kusuma alias Iwa K mengaku menggunakan ganja. Iwa K ditangkap saat berada di Bandara Soekarno-Hatta dengan barang bukti 3...

Bawa Ganja, Rapper Iwa K Ditangkap di Bandara Soetta

Metrobatam.com, Jakarta - Pihak keamanan Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng menangkap rapper Iwa Kusuma alias Iwa K karena kedapatan membawa ganja. Iwa K ketahuan membawa ganja ketika...

Pasutri Pembawa Mikol Ditangkap Petugas BC Batam di Pelabuhan ASDP Punggur

Metrobatam.com, Batam - Aparat Bea dan Cukai di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Telaga Punggur Batam, Kepulauan Riau, menangkap sepasang suami istri yang hendak...

Miryam S Haryani, Tersangka Korupsi e-KTP Menghilang, KPK sibuk

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intensif mencari mantan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani yang...

Diduga Hendak Jadi TKI Ilegal ke Dubai, 3 Wanita Diamankan Polisi

Metrobatam.com, Batam - Polsek Kawasan Bandara Hang Nadim Batam menggaggalkan upaya pengiriman tiga wanita yang akan dipekerjakan ke Dubai secara ilegal bersama seorang penjemput...

DPR RI, Akhirnya Mengesahkan RUU Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat menjadi...

Metrobatam.com, Jakarta -  Setelah melalui proses pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Repuplik Indonesia (DPR - RI), akhirnya  mengesahkan Rancangan Undang - Undang (RUU)  Larangan...

BNNP Kepri Tangkap Dua Bersaudara Pemilik Narkoba di Baloi, Batam

Metrobatam.com, Batam - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri mengamankan dua orang yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu dan pil ekstasi saat berada di...

Derby Manchester Imbang 0-0

Metrobatam.com, Manchester - Laga derby antara Manchester City melawan Manchester United berkesudahan imbang 0-0 dalam pertandingan Liga Utama Inggris di Etihad Stadium, Kamis malam...

Ekspos Polresta Barelang dan BPOM Terkait Tangkapan 7008 Butir Dektrometorfan Sediaan Tunggal

Metrobatam.com, Batam - Ekspos yang dilaksanakan di halaman Satnarkoba Polresta Barelang pada hari Kamis tanggal 27 April 2017 pukul 09.00 WIB di pimpin langsung...

Kolom: Kekalahan Ahok, Islam Politik, dan Narasi Demokrasi di Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Seperti sebuah paduan suara, semua pemberitaan media Barat khususnya di Amerika Serikat tentang kekalahan Ahok dalam Pilkada Jakarta 2017 di-frame dalam...