Keponakan Setnov Disebut Jadi Peserta Konsorsium Proyek e-KTP

2104

Metrobatam, Jakarta – Direktur PT Java Trade Utama Johanes Richard Tanjaya menyebut rapat pertemuan proyek pengadaan e-KTP di ruko Fatmawati, Jakarta, turut dihadiri keponakan Ketua DPR Setya Novanto, Irvan Hendra Pambudi. Irvan merupakan Direktur PT Murakabi Sejahtera, salah satu konsorsium peserta lelang proyek e-KTP.

Hal ini diungkapkan Johanes saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (20/4).

“Waktu itu banyak yang datang ke ruko Fatmawati. Ada Pak Irvan juga, saya dapat info katanya dia keponakan Setya Novanto,” ujar Johanes.

Selain Irvan, dalam pertemuan itu juga dihadiri sejumlah anggota konsorsium yakni Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), konsorsium Astra Graphia, dan tim dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Sebagai pimpinan perusahaan penyedia informasi dan teknologi (IT), Johanes diminta menangani teknis IT dalam proyek e-KTP. Setelah menerima tawaran itu, belakangan Johanes mengundurkan diri karena menemukan ketidakcocokan dengan anggota konsorsium lainnya.

“Saya kemudian mundur dari tim saat dekat waktu pelelangan karena banyak yang tidak cocok,” katanya.

Johanes mengungkapkan, tim Fatmawati bekerja selama satu tahun untuk merancang proyek e-KTP. Menurutnya, pertemuan itu dilakukan atas inisiasi pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Tiap anggota di tim Fatmawati, kata dia, juga mendapatkan uang saku sebesar Rp5 juta per bulan dari Andi.

“Rata-rata sebulan Rp5 juta. Mungkin karena dia (Andi) berkepentingan memenangkan proyek e-KTP makanya kasih gaji,” ucapnya.

Dalam perjalanannya, lanjut Johanes, Andi mendorong tiga konsorsium untuk mengikuti proses lelang, yakni PNRI, Astra Graphia, termasuk konsorsium PT Murakabi Sejahtera.

Namun dalam proses tersebut, Johanes menemukan keganjalan. Menurutnya, anggota tim itu tak memiliki persiapan yang baik dan solid. Ia sempat meminta agar anggota konsorsium itu tetap digabung, namun Andi menolak dengan alasan pembagian itu merupakan perintah Irman.

“Saya lihat persiapan timnya enggak bulat. Ini kan pekerjaan besar tapi dikerjakan sembarangan. Saya marah sama Andi,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, anak buah Johanes, Jimmy Iskandar, mengatakan, sejak awal Andi memang berencana menentukan PNRI sebagai pemenang lelang.

Sementara itu konsorsium Astra Graphia dan PT Murakabi Sejahtera, menurut Jimmy, hanya dirancang sebagai peserta pendamping, meskipun anggota konsorsium yang kalah tetap ikut bekerja.

“Ya memang diatur untuk mendampingi saja, yang menang PNRI. Setelah dipecah memang ada pembicaraan siapapun yang menang nanti semua ikut bekerja,” katanya.

Pada sidang kesepuluh kasus e-KTP, jaksa KPK awalnya berencana menghadirkan 12 saksi. Namun pada awal sidang, baru enam saksi yang datang memenuhi panggilan pemeriksaan.

Selain Johanes dan Jimmy, empat saksi yang datang ke persidangan adalah anggota konsorsium PT Telkom Noerman Taufik, Ketua Panitia Pengadaan Proyek e-KTP Drajat Wisnu Setyawan, Direktur Produksi PNRI Yuniarto, dan Ketua Manajemen Bersama Konsorsium PNRI Adres Ginting.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...

Bekuk 5 Bandar Narkoba di Aceh Utara, BNN Sita 40 Kg Sabu

Metrobatam, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk 5 bandar narkoba di Aceh. Sebanyak 40 kilogram sabu disita dalam penangkapan tersebut. Awalnya, penangkapan dilakukan terhadap...

FPI Doakan Musuh Rizieq Shihab Dihancurkan, Anis Doakan Rizieq Panjang Umur

Metrobatam, Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) mendoakan semua musuh dan orang yang memfitnah Rizieq Shihab dalam perayaan hari ulang tahun ke-19 FPI. Berdasarkan...

Korban First Travel Minta Pemerintah Bantu Kembalikan Uang Jemaah

Metrobatam, Jakarta - Jemaah korban dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel meminta pemerintah turun tangan membantu pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan. Hingga saat...

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...