Metrobatam, Batam – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi salah satu wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara lain di lautan. Atas dasar kondisi geografis tersebut, wilayah Kepri kerap menjadi lalu lintas jalur transportasi masuknya narkoba dari luar negeri.

“Ada kurang lebih 101 pelabuhan tradisional yang biasa digunakan oleh para sindikat untuk jalur transportasi masuknya narkotika melalui Kepri,” kata Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Yani Sudarto di Mapolda Kepri, Batam, Selasa (26/2).

Selain lewat jalur pelabuhan, ia mengatakan penyelundupan narkoba di wilayah Kepri pun tercatat kerap dilakukan lewat jalur udara. Yani menuturkan sepanjang 2018 setidaknya ada 444 kasus penyelundupan narkoba dengan barang bukti sekitar dua ton. Sementara untuk tahun ini, data sampai Februari 2019 sudah terjadi sebanyak 19 kasus.

Kasus penyelundupan narkoba itu, kata Yani, tak hanya melibatkan warga negara Indonesia (WNI) saja, tapi juga melibatkan warga negara asing (WNA) seperti Malaysia, Taiwan, dan China.

Yani menjelaskan modus yang dilakukan dalam kasus penyelundupan narkoba ini adalah melalui modus ship to ship maupun lewat perantara atau kurir. Untuk cara penyembunyiannya dilakukan bagian tubuh.

“Sebulan ini, trennya modus swallow, dimasukkan ke dalam tubuh, perut, anus,” ujar Yani.

Terbaru, pada Senin (25/2) lalu, Polda Kepri menangkap seorang perempuan berinisial S yang berperan sebagai kurir dengan modus swallow atau menaruh narkoba di dalam tubuh lewat jalur pelabuhan. Berdasarkan pemeriksaan diketahui S diiming-imingi uang sebesar Rp10 juta untuk menjadi kurir narkoba tersebut.

“Dia mau antar barang ke Lombok, yang mengendalikan dari Lombok, ditangkap di Pelabuhan Batam Center, barang bukti 100 gram,” tutur Yani.

Lebih dari itu, Yani menyampaikan sebagai wilayah perbatasan, pihaknya membutuhkan kerja sama dengan negara lain dalam upaya memberantas penyelundupan narkoba ini. Apalagi, sambung Yani, saat ini ada pergeseran produsen narkoba dari China ke Myanmar.

“Upaya kita kerja sama bilateral dengan negara tetangga, sudah ke Taiwan, Hongkong juga, baik dengan coast guard-nya, narkotiknya, maupun bea cukainya,” kata Yani. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Barcode akan Gantikan Tanda Tangan Pejabat di Kartu Keluarga

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil siapkan peralatan pendukung untuk menerapkan tanda tangan digital berbasis kode batang (Barcode) pada Kartu Keluarga. Kepala...

KPU Kota Batam Temukan 2.028 Lembar Surat Suara Rusak

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam temukan 2.028 lembar surat suara rusak dari hasil pelipatan yang berakhir Senin (18/3) lalu. Komisioner...

Kejari Batam Serahkan Uang Hasil Tindak Pidana Korupsi SMPN 10 ke Wali Murid

Metrobatam.com, Batam - Kejaksaan Negeri Batam menyerahkan uang hasil tindak pidana korupsi yang terjadi di SMP Negeri 10 Kota Batam. Lima terpidana tersebut telah...

Inilah Detik-detik Lion Air Jatuh, Kopilot Teriak ‘Allahu Akbar’

Metrobatam, Jakarta - Pilot pesawat Lion Air JT 610 bernomor PK-LQP dari Jakarta menuju Pangkal Pinang, Bhavye Suneja, hanya terdiam sesaat sebelum pesawat yang...

Eksepsinya Ditolak Hakim, Bahar bin Smith: Saya Terima

Metrobatam, Bandung - Majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan Bahar bin Smith melalui tim kuasa hukumnya. Habib Bahar mengaku menerima seluruh...

Suami Pergoki Istri Selingkuh di Kamar Mandi, Golok Melayang

Metrobatam, Brebes - Seorang suami di Brebes, Jateng, tak bisa menahan emosinya setelah mengetahui istrinya usai melakukan hubungan intim dengan pria lain di kamar...

Pengamat: Gagasan Ma’ruf Lebih Konkret dari Sandi Dalam Debat

Metrobatam, Jakarta - Pengamat politik Emrus Sihombing menyatakan cawapres 01 Ma'ruf Amin mengungguli cawapres 02 Sandiaga Uno dalam debat cawapres Pilpres 2019. Ia menilai...

Ini 5 Fakta Terduga Teroris Wanita Y: Rakit Bom Mobil hingga Bunuh Diri

Metrobatam, Jakarta - Sepak terjang terduga teroris wanita asal Klaten, Jawa Tengah, Y alias Khodijah, terungkap. Y yang ditangkap Densus 88 Antiteror ini diduga...

Pengemis di Bogor Punya Sopir Pribadi, Sehari Raup Rp1,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Herman alias Enur setiap harinya biasa mangkal di simpang lampu merah Yasmin Kota Bogor, Jawa Barat. Tak ada yang menyangka pengemis paruh...

Danau Sentani Meluap Sebabkan Sampah dan Jenazah Hanyut

Metrobatam, Sentani - Tak hanya Banjir bandang yang menyebabkan ribuan warga mengungsi ke tempat aman, meluapnya air Danau Sentani yang naik setinggi 2 meter...

Uni Eropa Denda Google Rp 23 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Uni Eropa menjatuhkan denda USD 1,7 miliar atau di kisaran Rp 23,9 triliun pada raksasa internet Google. Ini adalah ketiga kalinya...

Wulan Andarini Cabut Laporan Setelah Mimi Minta Maaf

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Mimi, Ibu Rumah Tangga (IRT) di Tanjungpinang yang diduga telah mencemarkan nama baik Wulan Andarini salah satu karyawan CK Tanjungpinang melalui...