Kepri Siap Jadi Percontohan Pembangunan Industri Maritim

383

Metrobatam.com, Batam – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyatakan kesiapan Provinsi Kepri menjadi percontohan pembangunan industri maritim pemerintah pusat. Letak strategis dan berbagai potensi yang dimiliki alam dan masyarakat Kepri diyakini bisa membantu pemerintah pusat untuk mencapai kejayaan Indonesia dalam industri maritim.

Kesiapan dan keyakinan itu disampaikan Nurdin dalam konferensi perss usai menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Bank Indonrsia, Jumat (12/8/2016) di Hotel Radison, Batam.

” Kepri punya kekuatan di bidang Maritim. Hampir disemua sektor. Selama ini sektor-sektor tersebut tidak dikembangkan dengan maksimal. Saat ada rencana pemerintah pusat untuk mengembangkan industri maritim di Kepri, kami pemerintah dan masyarakat Kepri sangat siap menjadi percontohan untuk mewujudkan kejayaan Indonesia di bidang Maritim” ungkap Nurdin.

Menurut Nurdin selama ini Pemerintah Pusat dan Kepri di daerah tidak memanfaatkan potensi ekonomi dari selat tersebut. Sebagai jalur lintas laut tersibuk di dunia, selat Malaka selama ini hanya dinikmati oleh Singapura dan Malaysia. Padahal, sebelum ke Singapura dan Malaysia kapal-kapal yang berisi kargo dan minyak tersebut melintasi Provinsi Kepri. Ada sekitar 90.000 kapal pertahun yang melintasi Kepri. Akibatnya, ucap Nurdin Indonesia kehilangan pendapatan puluhan triliun setiap tahunnya.

Selain selat, daya tarik sektor pariwisata Kepri juga tidak kalah potensialnya. Nurdin menyebutkan setiap Kabupaten/Kota di Kepri mempunyai daya tarik dan keistimewaan masing-masing. Nudin mencontohkan Natuna yang molek dengan potensi keindahan lautnya. Atau Kabupaten Lingga dengan pesona alam pegunungannya.

“Begitu juga dengan Kabupaten Anambas, Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Karimun, semua punya kelebihan masing-masing,” terang Nurdin.

Kesiapan Kepri dalam membantu rencana pemerintah pusat membangun industri maritim disambut baik oleh Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo. Menurut Agus Rakor Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia bertujuan untuk mempercepat mewujudkan rencana pemerintah pusat untuk menjadikan Indonesia jaya dibidang maritim.

“Inilah gunanya kami duduk bersama-sama membicarakan rencana lebih lanjut untuk menjadikan Indonesia pusat industri maritim dunia. Kepri merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan rencana ini. Semua sektor akan kita bangun. Kita gerakan. Tidak hanya selat Malaka tetapi juga pariwisatanya. Peningkatan pelayanan dalam segala sektor akan menjadi perhatian kita.Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini sangat baik, sangat cocok untuk investasi luar negeri maupun lokal,” ujar Agus.

Penegasan yang sama juga disampaikan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur. Menurut Asman, selain menangkap potensi selat Malaka, pemerintah juga menargetkan pertumbuhan pariwisata sebagai sebagai sektor utama pertumbuhan ekonomi. Untuk itu pemerintah pusat berkomitmen dengan memperkuat pembangunan dibidang infrastruktur.

“Pemerintah pusat sudah merencanakan pembangunan perluasan pelabuhan, pelabuhan laut dalam, bandara dan berbagai infrastruktur penunjang lainnya,” tegas Asman

Mb/Kepriprov

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

DPRD Bintan akan Tinjau Pembendungan Bibir Pantai oleh Melia Resort Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Bintan akan turun untuk melihat pembendungan bibir pantai yang dilakukan oleh Melia Resort Bintan. Hal tersebut ucapkan...

Bupati Bintan Kunker ke Tambelan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, MM melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan...

Terungkap! Total Korban Abu Tours 96 Ribu Jemaah Umrah

Metrobatam, Makassar - Total jemaah yang menjadi korban Abu Tours mencapai 96.601 orang, sebelumnya disebut 86 ribu. Sedangkan uang yang dikumpulkan Abu Tours dari...

Indonesia Bakal Punya ‘Shinkansen’ Made in Madiun

Metrobatam, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) terus berupaya untuk mengembangkan industri perkeretaapian lokal menjadi lebih maju dan modern. Salah satu...

Ketua KPK Keluhkan Dosen Kampus Negeri Cenderung “Membela” Terdakwa Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengeluh mereka kesulitan mencari ahli dari kalangan dosen universitas negeri untuk membantu pembuktian kasus...

Jum’at Keliling, Polsek Batam Kota Lakukan Kegiatan Memakmurkan Masjid

Metrobatam.com, Batam -  Jumat (20/04/2018) pada pukul 12.15 WIB bertempat di Mesjid Al Hidayah Perum Kopkar PLN Kel Belian Kec Batam kota-Kota Batam telah...

Bos IMF: Kami Melihat Indonesia Jauh Lebih Baik Sekarang

Washington DC - Ekonomi dunia tengah dalam kondisi pemulihan dengan prospek yang cerah, meski mmiliki risiko yang tetap perlu diwaspadai. Risiko itu terkait potensi...

MA Perberat Hukuman Dua Terdakwa Korupsi e-KTP Jadi 15 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim Mahkamah Agung (MA) memutuskan memperberat hukuman dua terdakwa korupsi proyek pengadaan e-KTP, Irman dan Sugiharto. Keduanya dijatuhi vonis menjadi...

Debat Jaksa KPK vs Fredrich: Dari Bakpao Hingga Sesendok Burjo

Metrobatam, Jakarta - Adu argumen kerap mewarnai persidangan Fredrich Yunadi. Mantan pengacara Setya Novanto itu hampir selalu menentang segala tudingan jaksa KPK padanya. Seringkali perdebatan...

Kisah Pilu TKW Aini yang Tak Jumpa Keluarga Sejak 20 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Tangis TKW Nur Aini (55) pecah saat melihat wajah keluarganya lewat sambungan video call dari kantor KBRI Riyadh, Arab Saudi. Nenek...

Ini Penjelasan Lengkap Menaker soal Polemik Perpres Tenaga Kerja Asing

Metrobatam, Jakarta - Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang Tenaga Kerja Asing yang diterbitkan Presiden Joko Widodo menuai polemik hingga berbuntut wacana pansus di DPR....

KPU: Tak Ada Alasan untuk Kembalikan Pilkada ke DPRD

Metrobatam,,Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan tidak ada alasan pemilihan kepala daerah (pilkada) dilakukan melalui DPRD atau tidak dipilih secara...
BAGIKAN