Keseriusan Polisi Ungkap Kasus Rizieq Shihab Dipertanyakan

1430

Metrobatam, Jakarta – Keseriusan polisi dalam mengungkap kasus yang menjerat pentolan Front Pembela Islam Rizieq Shihab dipertanyakan. Kasus dugaan pornografi dalam percakapan yang dilakukan Rizieq dengan Firza Husein tak kunjung dituntaskan.

Polisi terbilang lamban dalam mengusut kasus dugaan pornografi tersebut. Hampir enam bulan berlalu sejak kasus tersebut diperkarakan (29/5), Rizieq masih dikabarkan berada di Arab Saudi dan tak kunjung pulang ke Indonesia.

Kriminolog Kisnu Widagso mempertanyakan apakah kepolisian sudah mengajak kerja sama dengan Organisasi Polisi Kriminalitas Internasional (Interpol) untuk penyidikan kasus Rizieq.

Biasanya, kata Kisnu, polisi dapat menggunakan Interpol sebagai jembatan untuk mengajukan permohonan kepada pihak negara Arab yang memberitahukan keberadaan Rizieq sebagai tersangka di negara tersebut.

Paling mudahnya, Kisnu menambahkan, kerja sama bisa dilakukan langsung antara kepolisian RI dengan Kepolisian Arab jika urusan Interpol tak terfasilitasi dalam perjanjian antarnegara.

“Pertanyaannya itu sudah dilakukan belum? Kalau memang dijembatani oleh interpol akan keluar red notice seperti semacam pemberitahuan bahwa Indonesia punya tersangka, mohon bantuannya untuk penegakan hukumnya apakah untuk mengidentifikasi, menemukan ataupun meminta bantuan melakukan penangkapan,” ujarnya ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (12/11).

Menurut Kisnu, ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan polisi ketika dinilai lamban dalam mengungkap kasus, antara lain berkaitan dengan sumber daya manusia dan biaya.

Kebimbangan polisi, Kisnu menilai, terkait dengan beberapa hal seperti dampak positif bagi masyarakat dan dampak yang bermanfaat. Selain itu, keberadaan Rizieq di Arab membutuhkan biaya besar untuk polisi menjemputnya sementara itu masih banyak kasus besar di dalam negeri.

“Kemudian, apakah kalau kasus ini diungkap keadilan di masyarakat akan terwujud atau tidak, apakah ada imbas positif ke masyarakat atau tidak, biasanya banyak hal yang menjadi pertimbangan polisi,” tuturnya.

Kisnu menganggap kasus Rizieq terkait pornografi tidak memberikan dampak terlalu besar bagi masyarakat ketika diungkap. Terlepas dari Rizieq merupakan tokoh yang dikenal oleh sebagian besar umat Islam.

Selain itu, menurt Kisnu, pornografi sendiri merupakan kasus atau hal yang sehari-hari dapat ditemui oleh masyarakat karena kecanggihan dari internet.

“Masih ada kasus yang lebih besar dampaknya seperti terorisme, narkotika atau yang berkaitan dengan anak-anak sebagai korban,” ucapnya.

Meski raga tak di Indonesia, Rizieq masih memberikan pengaruh terhadap kelompoknya.

Dalam sejumlah aksi organisasi kemasyarakatan yang berafiliasi Islam, Rizieq dengan leluasa ikut berbicara melalui kecanggihan teknologi seperti videocall atau telepon dengan telepon genggam.

Orasi Rizieq pernah terdengar saat aksi 299 di depan Gedung DPR MPR RI, Jumat (29/9) lalu. Suara Rizieq terdengar dari pengeras suara yang terpasang pada mobil bak terbuka yang dijadikan mobil komando aksi.

Orasi Rizieq saat itu menggarisbawahi pada kebangkitan PKI. “Omong kosong kalau yang mengatakan PKI tidak akan bangkit atau PKI sudah final, tidak akan bangkit lagi, omong kosong. PKI sudah akan bangkit lagi. PKI akan melibas kita semua kalau tidak merapatkan barisan sekarang,” ujarnya saat itu.

Suara Rizieq pun kembali terdengar saat peringatan satu tahun Aksi Bela Islam 411. Peringatan itu memperdengarkan ceramah Rizieq yang direkam dalam telepon genggam. Ceramah Rizieq tak jauh tentang perjuangan sejumlah Aksi Bela Islam dan hukuman kepada penista agama.

Lagi, suara Rizieq pun terdengar dalam acara tabligh akbar bertema Garut Bumi Islam di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (11/11). Rizieq ceramah melalui telepon genggam lantaran dihubungi oleh menantunya, Alatas, yang hadir di acara tersebut.

Dalam ceramahnya, Rizieq mengingatkan supaya semua umat Muslim bersatu dan jangan sampai terpecah belah. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BI: 239 Ribu Nasabah Kuasai 55,8 Persen Simpanan Perbankan

Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia menyebut sekitar 55,8 persen dana di perbankan dimiliki oleh 239 nasabah besar. Nasabah tersebut memiliki simpanan di perbankan rata-rata...

Resmi Jadi Boru Siregar, Kahiyang Dinasihati dan Diberi Makan

Metrobatam, Medan - Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, usai menjalani prosesi adat dan resmi menjadi boru Siregar. Dia dan suaminya, Bobby Nasution pun dinasihati...

Tergusur Proyek Tol, Makam Ulama Tetap Utuh Meski Sudah Puluhan Tahun Dikubur

Metrobatam, Lampung - Pembongkaran makam terdampak proyek jalan Tol Sumatera dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah. Warga pun dibuat geger...

Viral! Pengantin Pria di Bone Persembahkan 119 Cincin Emas kepada Mempelai Wanita

Metrobatam, Bone - Warga Bone, Sulawesi Selatan baru-baru ini dihebohkan dengan pernikahan pasangan pengantin di Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Pasalnya, jika lazimnya pengantin...

Bebaskan Papua dari Kelompok Bersenjata, Petugas Perlu Dukungan Masyarakat Luas

Metrobatam, Timika – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Boy Rafli Amar mengajak seluruh komponen masyarakat di sana agar benar-benar dapat mewujudkan harapan menjadikan Papua...


wp booster error:
td_api_base::mark_used_on_page : a component with the ID: thumbnail is not set.

BI Tegaskan Transaksi Wajib Gunakan Rupiah

Metrobatam.com, Batam - Bank Indonesia menegaskan bahwa penggunaan mata uang asing untuk transaksi di Indonesia adalah perbuatan yang melanggar hukum. Termasuk untuk transaksi di...

DPRD Kepri Sepakati KUA dan PPAS Rancangan APBD Tahun 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi dan DPRD Kepri akhirnya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan...

Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...

Hari Ini, Kahiyang Ayu akan Diberi Marga Siregar

Metrobatam, Jakarta - Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, akan diberi marga Siregar hari ini. Marga ini diberikan lewat prosesi Mangalehan Marga. Istri Bobby...

Astaga! Seorang Aktivis Ditangkap karena Sodomi 9 Remaja

Metrobatam, Balikpapan - Seorang aktivis lingkungan berinsial PDW menjadi tersangka atas kasus pencabulan sesama jenis. Tersangka yang juga fasilitator anak berskala internasional itu ditangkap...
BAGIKAN