Keseriusan Polisi Ungkap Kasus Rizieq Shihab Dipertanyakan

1439

Metrobatam, Jakarta – Keseriusan polisi dalam mengungkap kasus yang menjerat pentolan Front Pembela Islam Rizieq Shihab dipertanyakan. Kasus dugaan pornografi dalam percakapan yang dilakukan Rizieq dengan Firza Husein tak kunjung dituntaskan.

Polisi terbilang lamban dalam mengusut kasus dugaan pornografi tersebut. Hampir enam bulan berlalu sejak kasus tersebut diperkarakan (29/5), Rizieq masih dikabarkan berada di Arab Saudi dan tak kunjung pulang ke Indonesia.

Kriminolog Kisnu Widagso mempertanyakan apakah kepolisian sudah mengajak kerja sama dengan Organisasi Polisi Kriminalitas Internasional (Interpol) untuk penyidikan kasus Rizieq.

Biasanya, kata Kisnu, polisi dapat menggunakan Interpol sebagai jembatan untuk mengajukan permohonan kepada pihak negara Arab yang memberitahukan keberadaan Rizieq sebagai tersangka di negara tersebut.

Paling mudahnya, Kisnu menambahkan, kerja sama bisa dilakukan langsung antara kepolisian RI dengan Kepolisian Arab jika urusan Interpol tak terfasilitasi dalam perjanjian antarnegara.

“Pertanyaannya itu sudah dilakukan belum? Kalau memang dijembatani oleh interpol akan keluar red notice seperti semacam pemberitahuan bahwa Indonesia punya tersangka, mohon bantuannya untuk penegakan hukumnya apakah untuk mengidentifikasi, menemukan ataupun meminta bantuan melakukan penangkapan,” ujarnya ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (12/11).

Menurut Kisnu, ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan polisi ketika dinilai lamban dalam mengungkap kasus, antara lain berkaitan dengan sumber daya manusia dan biaya.

Kebimbangan polisi, Kisnu menilai, terkait dengan beberapa hal seperti dampak positif bagi masyarakat dan dampak yang bermanfaat. Selain itu, keberadaan Rizieq di Arab membutuhkan biaya besar untuk polisi menjemputnya sementara itu masih banyak kasus besar di dalam negeri.

“Kemudian, apakah kalau kasus ini diungkap keadilan di masyarakat akan terwujud atau tidak, apakah ada imbas positif ke masyarakat atau tidak, biasanya banyak hal yang menjadi pertimbangan polisi,” tuturnya.

Kisnu menganggap kasus Rizieq terkait pornografi tidak memberikan dampak terlalu besar bagi masyarakat ketika diungkap. Terlepas dari Rizieq merupakan tokoh yang dikenal oleh sebagian besar umat Islam.

Selain itu, menurt Kisnu, pornografi sendiri merupakan kasus atau hal yang sehari-hari dapat ditemui oleh masyarakat karena kecanggihan dari internet.

“Masih ada kasus yang lebih besar dampaknya seperti terorisme, narkotika atau yang berkaitan dengan anak-anak sebagai korban,” ucapnya.

Meski raga tak di Indonesia, Rizieq masih memberikan pengaruh terhadap kelompoknya.

Dalam sejumlah aksi organisasi kemasyarakatan yang berafiliasi Islam, Rizieq dengan leluasa ikut berbicara melalui kecanggihan teknologi seperti videocall atau telepon dengan telepon genggam.

Orasi Rizieq pernah terdengar saat aksi 299 di depan Gedung DPR MPR RI, Jumat (29/9) lalu. Suara Rizieq terdengar dari pengeras suara yang terpasang pada mobil bak terbuka yang dijadikan mobil komando aksi.

Orasi Rizieq saat itu menggarisbawahi pada kebangkitan PKI. “Omong kosong kalau yang mengatakan PKI tidak akan bangkit atau PKI sudah final, tidak akan bangkit lagi, omong kosong. PKI sudah akan bangkit lagi. PKI akan melibas kita semua kalau tidak merapatkan barisan sekarang,” ujarnya saat itu.

Suara Rizieq pun kembali terdengar saat peringatan satu tahun Aksi Bela Islam 411. Peringatan itu memperdengarkan ceramah Rizieq yang direkam dalam telepon genggam. Ceramah Rizieq tak jauh tentang perjuangan sejumlah Aksi Bela Islam dan hukuman kepada penista agama.

Lagi, suara Rizieq pun terdengar dalam acara tabligh akbar bertema Garut Bumi Islam di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (11/11). Rizieq ceramah melalui telepon genggam lantaran dihubungi oleh menantunya, Alatas, yang hadir di acara tersebut.

Dalam ceramahnya, Rizieq mengingatkan supaya semua umat Muslim bersatu dan jangan sampai terpecah belah. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tak Bantu Rizieq Pulang, Anies Disebut Kacang Lupa Kulit

Metrobatam, Jakarta - Ketua Progres 98 sekaligus pendiri Presidium Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga...

‘Mayoritas Akun Penyebar Ujaran Kebencian Partisan Parpol’

Metrobatam, Jakarta - Aktivis Jaringan Gusdurian, Savic Ali, mengatakan bahwa sebagain besar unggahan yang bersifat ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoaks berasal dari...

Guru Penyebar Hoax Soal Megawati Minta Adzan Ditiadakan Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Tim Subdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar berita hoax, Sandi Ferdian (34). Pelaku yang seorang guru itu menyebarkan...

KPK Tegaskan Tak Ada Penangguhan Penahanan untuk Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada penangguhan penahanan bagi para calon kepala daerah yang tengah ditahan oleh KPK demi memberi...

Akmal Kembali Bertelur di Toilet, Polisi Gelar Penyelidikan

Metrobatam, Gowa - Akmal, remaja 15 tahun asal Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata mengeluarkan sebutir telur lagi pada Selasa (20/2). Ruslim,...

Bank Muamalat Lagi Kritis? Begini Kondisi Keuangannya

Metrobatam, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit. Sejumlah rasio keuangan bank syariah pertama di Indonesia ini tak...

Orang Kaya di Indonesia Jarang Internetan Dibanding si Miskin

Metrobatam, Jakarta - Dalam survei terbaru yang digagas Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mengungkap hanya 7,39 persen orang kaya atau kelompok ekonomi atas dari...

Pengamat: Habib Rizieq Tak Bernyali Seperti Buya Hamka

Metrobatam, Jakarta - Langkah Habib Rizieq Shihab kabur ke Arab Saudi untuk menghindari pemeriksaan polisi sejak April 2017 merupakan sikap tak terpuji dan melawan...

Bareskrim Tangkap 18 Orang Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Dittipidsiber Bareskrim) menangkap sebanyak 18 orang terkait kasus dugaan ujaran kebencian dan penyebaran berita...

Liga Champions: Sevilla-MU Berakhir Imbang Tanpa Gol

Sevilla - Tidak ada pemenang dalam pertandingan Sevilla melawan Manchester United. Kedua tim bermain imbang tanpa gol alias 0-0. Melakoni laga leg I babak 16...

Sempat Tertinggal, Madrid Kalahkan Leganes 3-1

Leganes - Real Madrid naik ke peringkat ketiga di klasemen sementara La Liga. Los Blancos menang 3-1 atas Leganes meski sempat ketinggalan lebih dulu. Pertandingan...

Ketua MK Arief Hidayat Kembali Dilaporkan ke Dewan Etik

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat kembali dilaporkan ke dewan etik. Kali ini Arief dilaporkan Majelis Anti Korupsi (MAK) terkait dugaan...
BAGIKAN