Metrobatam.com, Batam – Ketua DPRD Bintan, terpilih periode 2014 – 2019, Lamen Sarihi mengatakan, bahwa Gubernur Kepri sudah melanggar sumpah dan janjinya saat dilantik menjadi Gubernur.

“Karena ada point penting yakni menjalankan UUD 1945 dan Pancasila yang berarti harus menjalankan hukum dengan selurus-lurusnya, jangan sampai hak-hak orang lain yang dilanggar,” ucap Lamen Sahiri saat menggelar pers realis bersama awak media, Selasa(23/8) malam.

Lamen menyebutkan, bahwa Surat Pemberhentiannya yang dikeluarkan oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun Nomor 749 tanggal 14 Juli 2017 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua DPRD Kabupaten Bintan sisa masa jabatan 2014-2019 dari H. Lamen Sarihi, SH, MH kepada H. Nesar Ahmad, S.ip cacat hukum karena tidak sesuai prosedur.

Karena menurutnya dirinya tidak pernah dipanggil dan didengar pernyataan secara langsung terkait permasalahan di internal Partai Golkar.

“Itu cacat hukum tidak sesuai prosedur. Apalagi ditambah pernyataan staf Biro Hukum Pemprov Kepri bahwa ada kelalaian mengenai Surat Keputusan yang sudah ditandatangani Gubernur tersebut, setelah melakukan konsultasi bersama pimpinan DPRD Bintan (Agus Wibowo dan Trijono) di kantor Biro Hukum Pemprov Kepri kemarin,” katanya.

Karena adanya temuan kelalaian dalam SK tersebut, Lamen Sarihi melalui Kuasa Hukumnya melayangkan surat gugatan ke PTUN Tanjungpinang di Batam yang bernomor 16/G/2017/PTUNTPI,Tanggal 22/8/2017.

“Negara kita adalah negara hukum bukan negara kekuasaan, mengapa hukum itu tidak dijalankan dengan semestinya. Seharusnya bapak Gubernur Kepri paham mekanisme tersebut, bukan hanya asal menerbitkan Surat Keputusan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, saat media menanyakan apakah penerbitan SK tersebut ada unsur kesengajaan atau intervensi dari lawan politiknya, Lamen hanya mengatakan adanya anggapan dokumen-dokumen yang dianggap tidak sesuai, apakah direkayasa atau dipalsukan? Lamen menjawab ada kelalaian.

“Yang jelas harus ada lampiran yang menjadi dasar pertimbangan Gubernur Kepri dalam rangka menerbitkan Surat Pemberhentian saya, dan malahan tidak sesuai dengan dokumen-dokumen yang dikirimkan pimpinan DPRD melalui Bupati Bintan,” ungkapnya.

Kata dia, Staff Biro Hukum mengakui ada kesalahan dan kekeliruan, yang mana ini fatal akibatnya dan keputusan tersebut cacat hukum, dan masih bisa direvisi.

“Namun, oleh staff Biro Hukum juga menyatakan, jika saya (Lamen Sarihi) telah mengajukan gugatan dan telah mendaftarkan gugatan ke PTUN maka hal tersebut tidak bisa dilakukan revisi. Pelantikan H.Nesar Ahmad tidak dapat dilaksanakan karena menunggu putusan gugatan berkekuatan hukum tetap (incrakh) dan itu sesuai Undang-Undang yang berlaku, dan siapapun termasuk Gubernur harus patuh kepada UU terkait hal ini. Jangan sampai masyarakat menilai Gubernur tidak hati-hati dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Budi Mb

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...

Cegah Politik Uang, Polisi Lakukan Patroli pada Masa Tenang

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi turut melakukan patroli bersama pengawas pemilu untuk mencegah politik uang yang rawan terjadi pada masa tenang Pemilu 2019. "'H-1' ini kami...

Liga Champions : Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam

Metrobatam.com, Turin - Juventus kalah 1-2 dari Ajax Amsterdamdalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (16/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari...

Liga Champions : Manchester United Tumbang di Kandang Barcelona

Metrobatam.com, Bercelona - Manchester United harus mengakui keunggulan Barcelona di perempatfinal Liga Champions. Kalah di dua leg, Ole Gunnar Solskjaer mengakui level Barcelona memang...

Bupati Lingga Tinjau Lokasi Pembukaan Jalan di Singkep Selatan

Metrobatam.com, Lingga - Bupati Lingga, Alias Wello menyempatkan diri berkunjung ke Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Kunjungan dalam rangka meninjau pembukaan akses...

Koramil 01 Tanjungpinang Telah Kawal Pendistribusian Kotak dan Surat Suara ke 556 TPS

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan melalui Babinsa se Koramil 01 Tanjungpinang telah mengawal pendistribusian Kotak dan Surat Suara ke 556 TPS se Kota Tanjungpinang...

Sekda Kepri Lepas Atlet Korpri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 51 atlit yang akan mengikuti Pekan Olah Raga Korpri tingkat Provinsi Kepri tahun 2019 secara resmi dilepas Sekretaris Daerah H...

Kunjungan Bupati Lingga, Bawa Angin Segar di Pancur

Metrobatam.com, Lingga - Bupati Lingga, Alias Wello menyempatkan diri lakukan kunjungan kerja di Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Senin (15/04/2019). Dalam kunjungannya, bupati membawa angin...