KH Sholahudin Wahid: Khofifah Akan Dipasangkan dengan Kader di Luar NU

1867

Metrobatam, Jombang – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Sholahudin Wahid memprediksi Khofifah Indar Parawansa kemungkinan akan dipasangkan dengan kader di luar Nahdlatul Ulama (NU) jika ia memastikan diri ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur pada 2018.

“Nanti harus mengacu pada survei. Jika tidak keliru, Januari 2018 (Jadwal penetapan pasangan calon), jadi penentuan pasti mendekati itu, tidak mungkin sekarang, dan saya pikir di luar kader NU,” katanya saat dikonfirmasi terkait dengan kabar Khofifah Indar Parawansa akan maju Pilkada Jatim, di Jombang, Minggu.

Pria yang akrab disapa Gus Sholah itu mengatakan, dukungan pada Khofifah untuk kembali berlaga di Pilkada Jatim memang cukup besar. Dukungan tersebut juga tidak bisa diabaikan. Namun, ia tidak bisa berbuat banyak, sebab Khofifah adalah seorang menteri dan jika ingin maju pilkada harus mendapatkan izin dari Presiden.

“Ini menampung dari bawah dan permintaan kuat tidak bisa diabaikan. Tinggal sekarang apakah Presiden mengizinkan atau tidak. Tidak mungkin maju jika tidak dapat izin dari Presiden,” katanya.

Ia juga membantah dirinya disebut sebagai ketua tim. Ia hanya mengatakan, jika memang Khofifah maju, yang menjadi ketua tim tentunya anak muda. Hal itu juga terkait dengan pasangan yang akan digandeng dalam Pilkada Jatim 2018.

Gus Sholah juga mengatakan, hasil survei saat ini belum tentu menjadi penentu pemenang Pilkada Jatim 2018. Sejumlah daerah, dari hasil survei ternyata belum tentu menang. Salah satunya Pilkada DKI Jakarta, yang ternyata tidak sesuai dengan hasil survei awal.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa tidak menjawab dengan tegas dirinya ikut berlaga dalam Pilkada Jatim 2018. Ia hanya mengatakan, saat ini masih berupaya menyamakan frekuensi agar semuanya kondusif.

“Jadi, saya sedang menyamakan frekuensi, ada FM, AM. Jika sudah sama, sudah kondusif, baru saya melapor,” katanya.

Khofifah yang juga menteri sosial itu mengatakan saat ini dirinya hanya fokus untuk memaksimalkan mandat yang telah disampaikan oleh Presiden, yaitu menjadi menteri sosial. Termasuk, ketika Kemensos mengadakan pertemuan yang mengundang para putra dan putri tokoh pendiri bangsa.

“Saya tetap maksimalkan mandat sebagai Mensos. Di Kemensos ada direktur kepahlawanan dan keperintisan. Jadi kunjungan saya kaitannya maksimalkan kinerja Kemensos,” kata Khofifah.

Pilkada Jatim akan digelar pada 2018. Sejumlah calon bersiap ikut dalam pilkada tersebut, salah satunya Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Sejumlah partai juga sudah membuka pendaftaran, termasuk DPD Partai Golkar Jawa Timur mulai yang membuka pendaftaran bakal calon Gubernur untuk Pilkada Jatim 2018, Senin (7/8). Di partai berlambang pohon beringin itu, Saifullah Yusuf juga yang pertama mengambil formulir pendaftaran, namun hingga kini belum dikembalikan.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN