Khasiat Dan Bahaya ‘Kerokan’

1232

Metrobatam.com (Mb) – Bagi masyarakat Indonesia pasti sudah mengerti betul istilah”Kerokan” yang sering dilakukan saat sedang masuk angin. Kerokan itu sendiri sudah dikenal di Indonesia sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu.

Pengobatan tradisional Jawa ini menggunakan semacam benda tumpul seperti koin,batu giok, gundu,potongan jahe, potongan bawang atau benda tumpul lainnya yang digunakan untuk menggosok bagian punggung. Selain benda tumpul tadi,pengobatan kerokan ini juga menggunakan cairan licin seperti minyak telon, minyak olive, minyak kelapa, atau lotion. Cairan licin ini digunakan agar tidak terjadi iritasi atau lecet pada kulit yang dikerok.

Cara untuk mengatasi gejala masuk angin ini “Kerokan” tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga banyak disukai oleh orang-orang di negara-negara asia lainnya, seperti di
Vietnam menyebut kerokan sebagai cao giodi, sedangkan di Kamboja menyebutnya goh kyol, bahkan di China yang terkenal dengan akupunturnya menyebut kerokan dengan gua sua, cuma bedanya orang China memakai batu giok sebagai alat pengerok, bukan kepingan uang logam seperti yang umumnya dipakaidi Indonesia.

Kerokan pun dinilai ampun untuk mengusir angin yang masuk ke dalamtubuh. Angin yang masuk ke badan biasanya akan membuat badan terasa pegal dan nyeri dan akan terjadi
bersin. Oleh karena khasiatnya yang cukup manjur itu, metode pengobatan ini sangat terkenal hingga keluar wilayah Jawa bahkan keluar negeri.

Kerokan ini pun dipercaya sebagai bukti nyata dalam perwujutan ilmu Einstein (E=MC2) yang
menerangkan bahwa energi muncul karena pergesekan dua benda.Jika permukaan tubuh kita digosok-gosokan dengan tangan atau benda tumpul dengan cepat, maka suhu
panas dalan tubuh akan meningkat.Karena meningkatnya panas dalamtubuh, maka akan terjadilah perlebaran pembuluh darah sehingga oksigenasi menjadi lebih baik karena peredaran darah kembali lancar danrasa sakit ditubuhpun mereda.

Saat kita mengerok punggung kita,akan terjadi “Inflamasi”. Inflamasi bertujuan untuk menetralisir penyebab sakit dan menghilangkanjaringan yang telah mati sehingga
proses penyembuhan menjadi lebih cepat. Inflamasi memiliki ciri seperti kemerahan pada kulit yang dikerok yang menandakan karena adanya jaringan yang meradang yang
mengandung banyak darah akibat pembuluh kapiler yang tadinya kosong karena menyempit telahmelebar dan diisi oleh darah. Itulah mengapa saat punggung kita dikerok
akan timbul warna kemerahan atau merah kebiruan pada kulit.

Walaupun kerokan termasuk ampuh dalam mengusir gejala masuk angin,
namun terdapat bahaya yang tidakkita sadari yang bisa membuat badan menjadi lebih sakit. Bahaya ini memang tidak langsung berdampak pada tubuh kita melainkan akan kita
rasakan dikemudian hari. Bahaya yang bisa di akibatkan oleh pengobatan
“Kerokan” adalah sebagai berikut :

1. Mengakibatkan Kontraksi Dini Seperti yang kita tahu bahwa saat dikerok atau dikerik, maka akan terjadi Infamasi. Nah yang menjadi masalah adalah reaksi penolakan terhadap
Inflamasi tubuh. Saat terjadi Inflamasi, maka mediator anti Inflamasi akan mengeluarkan suatu zat yang disebut”Cytokines” yang merupakan sel yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.Zat ini akan memicu pelepasan Prostaglandin yang bisa menyebabkan
kontraksi pada rahim. Oleh sebab itu,bagi ibu-ibu yang sedang hamil sangat dilarang penyembuhandengan cara dikerok karena bisa mengakibatkan timbulnya kontraksi
dini akibat munculnya zat Prostaglandin.

2. Masuknya Bakteri dan Virus Saat kita mengerok atau mengerik
tubuh kita, pori-pori kulit akan terbuka lebar oleh karena efek gesekan kulit dengan benda tumpul maupun karena panas tubuh yang meningkat.Saat pori-pori kita membesar maka
akan memudahkan angin masuk kembali ketubuh dengan membawa bakteri dan virus dari kedalam tubuh.Memang efeknya tidak akan langsung terasa oleh tubuh kita tapi akan muncul efek dikemudian hari.

Sebagian besar orang akan merasa ketagihan saat dikerok dan pasti akanmelakukannya lagi saat dia terserang masuk angin. Nah semakin sering kita dikerok dan semakin sering pula pori-pori kita melebar, maka akan semakin banyak juga virus dan bakteri yang masuk kedalam tubuh kita.Anda sih boleh memilih ingin melakukan pengobatan kerokan atau
dengan pengobatan lain. Kerokan memang terbilang sangat murah,bahkan tidak mengeluarkan biaya sedikitpun. Akan tetapi kita juga perlu mempertimbangkan resiko terburuk untuk kesehatan kita. Jangan sampai karena biayanya murah, Anda jadi ketagihan dan tidak memikirkan efek sampingnya.

Sumber:Dr OZ Indonesia/Facebook

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bupati Bintan dan Gubernur Kepri Kunjungi KEK Galang Batang

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun meninjau Lokasi KEK Galang Batang , Rabu sore (18/10)....

Ini Jadwal Kegiatan Memperingati HUT DPRD Kota Batam ke-17 Tahun 2017

METROBATAM.COM, BATAM - DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH  (DPRD) KOTA BATAM AKAN BERULANG TAHUN KE-17 TANGGAL 31 OKTOBER 2017. DENGAN MENGUSUNG TEMA" HARMONI DALAM KEBERSAMAAN"...

Ini Agenda DPRD Kota Batam Kamis, 19 Oktober 2017

METROBATAM.COM (MB) UNDANGAN : SERAHTERIMA JABATAN DAN PISAH SAMBUT KEPALA LAPAS KELAS II A BATAM, TEMPAT : AULA LAPAS KELAS II A BATAM, PUKUL...

Bupati Bintan Kembangkan Konsep RTRW Pro Investasi dan Pemanfaatan Potensi Lokal

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos berdiskusi dan menuangkan ide-ide serta paparan konsep terkait Rancangan Tata Ruang Wilayah ( RTRW ) Kabupaten...

HUT ke-17, bright PLN Batam Gelar Khitanan Massal Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Metrobatam.com, Batam - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam ke - 17 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke – 72,...

PKPI Terdaftar Pemilu di Batam “Sebagai Calon Pemilu 2019”

Metrobatam.com, Batam -Partai PKPI sudah terdaftar sebagai calon pemilu 2019 di KPU di Batam pada selasa, (17/10/2019). Saparudin Muda Ketua Dewan Penasehat PKPI Provinsi menerangkan,...

VIRAL! Terlahir Cacat, Anak Sapi Ini Berjalan 2 Kaki seperti Manusia

SAPI umumnya berkaki empat, namun tidak dengan yang satu ini. Seekor anak sapi terlahir dengan kondisi fisik tidak sempurna. Ya, sapi tersebut hanya memiliki...

Patroli Polair Polri di Batam Tangkap Kapal Pembawa Sayuran Ilegal

Metrobatam.com, Batam - Polisi menangkap sebuah kapal motor yang mengangkut sayuran secara ilegal. Kapal tersebut ditangkap di perairan Batam, Kepulauan Riau saat sedang berlayar. "Minggu,...

Diharapkan Kepala BP Batam yang Baru Membawa Perubahan

Metrobatam.com, Batam - Sidang pleno Dewan Kawasan Pelabuhan Bebas Perdagangan Bebas Batam menetapkan Lukita Dinarsyah Tuwo sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Sekretaris Menko...

Nesar Ahmad Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bintan Sisa Masa Jabatan 2014-2019

Metrobatam.com, Bintan - Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang Joni, SH, MH resmi melantik H Nesar Ahmad, S.Ip sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bintan sisa masa Jabatan...

DPRD Tanjungpinang Gelar Paripurna HUT Otonom Kota Tanjungpinang ke-16

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Otonom Kota Tanjungpinang yang ke 16, Selasa (17/10)...

HUT-72 Hari Listrik Nasional, Bright PLN Batam dan Polda Kepri akan Gelar Khitanan Massal

Metrobatam.com, Batam - Untuk membantu dan meringankan beban masyarakat Batam, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam ke-17 dan Hari Listrik...
BAGIKAN