‘Khitabah Gonggong Rebus’, Itulah Nama Kelompok Terduga Teroris di Batam

2231
(Foto: Istimewa/Facebook/Rauf Utami)

Metrobatam.com, Batam – Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap enam orang terduga teroris yang tergabung dalam satu kelompok di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (5/8/2016) pagi tadi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto menjelaskan kelompok yang ditangkap di Batam diduga terkait jaringan pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta awal Juli 2016 lalu, yang menamai kelompoknya Khitabah Gonggong Rebus (KGR).

“Kita melakukan penangkapan pada enam orang yang diduga merupakan kelompok teroris. Yang ini mungkin belum pernah kita dengar namanya, yakni KGR yakni ‘Khitabah Gonggong Rebus’,” ujar Agus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (5/8/2016).

Menurut Agus penamaan tersebut termasuk unik, lantaran para teroris itu menggunakan nama sejenis hewan kerang yang biasa disajikan untuk hidangan makanan laut (seafood) di daerah Batam.

“Gonggong Rebus itu kalau di Batam sejenis seafood, mirip kerang-kerangan gitu lah,” terang Agus.

Kelompok KGR ini menurut Agus dipimpin terduga teroris bernama GRD yang ditangkap di wilayah Batam Center. Selain GRD, Densus 88 juga menangkap lima terduga teroris lainnya yakni TS, TAR, ES, HGY, dan MPS.

GRD menurut Agus memiliki berbagai peran dalam aksi-aksi teroris. Ia sempat menjadi fasilitator keberangkatan ikhwan-ikhwan dari Indonesia menuju Suriah melalui Turki yang dibantu oleh WNI yang ada di Turki.

GRD juga diduga memiliki hubungan dengan Bahrun Naim, pelaku sejumlah teror bom salah satunya di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat awal tahun 2016 silam.

“GRD diduga menjadi penerima dan penyalur dana untuk kegiatan radikalisme di Indonesia khususnya yang berasal dari Bahrun Naim yang ada di Suriah,” ungkap Agus.

Bersama Bahrun Naim, keduanya sempat merencanakan untuk menghancurkan Marina Bay, Singapura dengan meluncurkan roket dari Batam. GRD, lanjut Agus juga melalukan penyerangan di beberapa tempat atas perintah Bahrun Naim.

“Termasuk merencanakan bom bunuh diri dengan sasaran tempat keramaian dan objek vital termasuk di dalamnya kantor-kantor kepolisian, juga mengembangkan sel-sel teroris yang mereka inginkan di beberapa negara di Asia Tenggara,” papar Agus.

Saat ini, GRD dan lima terduga teroris lainnya sedang dilakukan pemeriksaan intensif guna mendapatkan keterangan-keterangan terkait peran mereka.

“Keenam orang ini masih terus kita lalukan pemeriksaan intensif. Mudah-mudah langkah dan upaya yang kami lakukan ini mampu mematikan rasa aman masyarakat,” pungkas Agus.

 

Ms/Okezone

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tangkap Supir Taksi Online Pengantar ‘Penumpang Tuyul’

Metrobatam, Makassar - Petugas Subdit Cyber Crime Polda Sulawesi Selatan menangkap tujuh pemuda karena memanipulasi sistem elektronik perusahaan angkutan daring, Grab, akhir pekan lalu. Tujuh...

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 3 Km

Metrobatam, Medan - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pagi ini, Gunung Sinabung kembali erupsi. Petugas Pos Pengamat Gunung Sinabung,...

HUT ke-71 Megawati, PDIP Suguhkan Teater Kebangsaan

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menampilkan teater kebangsaan bertajuk 'Satyam Eva Jayate' untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-71 sang Ketua...

Bintan akan Terima DAK Rp6,2 Miliar dari Pemerintahan Pusat untuk Pendidikan

Metrobatam.com, Bintan - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd mengatakan bahwa pada tahun 2018 ini, setidaknya Dana Alokasi Khusus Pendidikan sebesar 6,2 Milyar...

Kecanduan Judi Online, Karyawan Ini Gelapkan Uang Perusahaan

Metrobatam.com, Jember - Saat ini banyak bertebaran situs judi online yang memasang deposit sangat murah, bahkan sangat tidak masuk akal. Jika tak hati-hati, akan...

Jaksa Tampilkan Percakapan Johannes Marliem dan FBI di AS, Seperti Ini Isinya

Metrobatam, Jakarta - Percakapan Johannes Marliem (bos PT Biomorf Lone Indonesia dan PT Biomorf Mauritius) dengan anggota FBI di Los Angeles, Amerika Serikat (AS),...

Usai Saling Pecat, Konflik Hanura Kini Berujung Saling Lapor Polisi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) kubu Manhattan melaporkan tiga orang kader kubu Ambhara yakni Ari Mularis, Sudewo, dan...

WNI Diduga Ikut ISIS Ditangkap di Malaysia, Mabes Polri Tak Mau Ikut Campur

Metrobatam, Jakarta - Polri tak mau ikut campur atas tertangkapnya Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia yang diduga terlibat ke dalam jaringan ISIS. "Kalau itu...

Penjual Pulau RI di Situs Online Sudah Dikontak KKP

Metrobatam, Jakarta - Website privateislandonline.com memasang iklan penjualan pulau di Indonesia. Menanggapi hal ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan telah menghubungi sang penjual. Dirjen...

Keceriaan Ibu-ibu PKK di Fisherism Tanjungriau Batam

Metrobatam.com, Batam - Ibu-ibu PKK Sei Temiang mengikuti kelas edukasi menghias cookies yang diadakan BP Batam bekerjasama dengan UMKM, bertempat di Fisherism Tanjungriau 22...

Polisi Tembak Mati Tiga Anggota Jaringan Narkoba Internasional

Metrobatam, Medan - Personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, menembak mati tiga anggota sindikat narkoba internasional Malaysia-Indonesia, dalam sebuah drama penangkapan yang dilakukan...

Siap-siap, 31 Januari Gerhana Bulan Total Bakal Sapa Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Gerhana Bulan Total diprediksi terjadi pada 31 Januari 2018. Fenomena alam tersebut bisa diamati di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Berdasarkan siaran...
BAGIKAN