‘Khitabah Gonggong Rebus’, Itulah Nama Kelompok Terduga Teroris di Batam

2226
(Foto: Istimewa/Facebook/Rauf Utami)

Metrobatam.com, Batam – Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap enam orang terduga teroris yang tergabung dalam satu kelompok di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (5/8/2016) pagi tadi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto menjelaskan kelompok yang ditangkap di Batam diduga terkait jaringan pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta awal Juli 2016 lalu, yang menamai kelompoknya Khitabah Gonggong Rebus (KGR).

“Kita melakukan penangkapan pada enam orang yang diduga merupakan kelompok teroris. Yang ini mungkin belum pernah kita dengar namanya, yakni KGR yakni ‘Khitabah Gonggong Rebus’,” ujar Agus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (5/8/2016).

Menurut Agus penamaan tersebut termasuk unik, lantaran para teroris itu menggunakan nama sejenis hewan kerang yang biasa disajikan untuk hidangan makanan laut (seafood) di daerah Batam.

“Gonggong Rebus itu kalau di Batam sejenis seafood, mirip kerang-kerangan gitu lah,” terang Agus.

Kelompok KGR ini menurut Agus dipimpin terduga teroris bernama GRD yang ditangkap di wilayah Batam Center. Selain GRD, Densus 88 juga menangkap lima terduga teroris lainnya yakni TS, TAR, ES, HGY, dan MPS.

GRD menurut Agus memiliki berbagai peran dalam aksi-aksi teroris. Ia sempat menjadi fasilitator keberangkatan ikhwan-ikhwan dari Indonesia menuju Suriah melalui Turki yang dibantu oleh WNI yang ada di Turki.

GRD juga diduga memiliki hubungan dengan Bahrun Naim, pelaku sejumlah teror bom salah satunya di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat awal tahun 2016 silam.

“GRD diduga menjadi penerima dan penyalur dana untuk kegiatan radikalisme di Indonesia khususnya yang berasal dari Bahrun Naim yang ada di Suriah,” ungkap Agus.

Bersama Bahrun Naim, keduanya sempat merencanakan untuk menghancurkan Marina Bay, Singapura dengan meluncurkan roket dari Batam. GRD, lanjut Agus juga melalukan penyerangan di beberapa tempat atas perintah Bahrun Naim.

“Termasuk merencanakan bom bunuh diri dengan sasaran tempat keramaian dan objek vital termasuk di dalamnya kantor-kantor kepolisian, juga mengembangkan sel-sel teroris yang mereka inginkan di beberapa negara di Asia Tenggara,” papar Agus.

Saat ini, GRD dan lima terduga teroris lainnya sedang dilakukan pemeriksaan intensif guna mendapatkan keterangan-keterangan terkait peran mereka.

“Keenam orang ini masih terus kita lalukan pemeriksaan intensif. Mudah-mudah langkah dan upaya yang kami lakukan ini mampu mematikan rasa aman masyarakat,” pungkas Agus.

 

Ms/Okezone

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Muhammad Yatir Pimpin PBVSI Kabupaten Bintan Masa Bakti 2017-2021

Metrobatam.com, Bintan - Irjen Pol Sam Budi Gustian, Selaku Ketua PBVSI Prov Kepri resmi mengukuhkan Muhammad Yatir, SH sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Bintan disaksikan...

Terkait Bendera RI di SEA Games, DPR RI: Melukai Rasa Persahabatan Dua Negara

Metrobatam.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menilai terbaliknya bendera Indonesia dalam materi buku pertandingan SEA Games 2017 sebagai bentuk...

Menyeramkan, 10 Tanda Rumah yang Ditinggali Makhluk Halus atau Berhantu

Metrobatam.com, (Mb) - Rumah yang bisa memberikan rasa nyaman, betah, dan tenang adalah impian semua orang di dunia. Tapi, ada beberapa hal yang bisa...

Polisi Tetapkan Remaja Penghina Presiden Jokowi dan Kapolri jadi Tersangka

Metrobatam.com, Medan - Polisi menetapkan tersangka terhadap Muhammad Farhan Balatif terkait ujaran kebencian (Hate Speach) di Facebook terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Muhammad Farhan Balatif...

Jika Menelan Rambut Yang Ada Di Makanan, Ini yang Terjadi

Metrobatam.com, (Mb) - Pernahkan kamu menemukan sehelai rambut pada makanan yang sedang disantap? Tanpa disadari kamu pasti pernah tidak sengaja menelan sehelai rambut tersebut....

Terkait Bendera Indonesia Terbalik di SEA Gemes, Presiden Jokowi Tunggu Permintaan Maaf Resmi Malaysia

Metrobatam.com, Jakarta - Perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara telah dimulai. Insiden terbaliknya bendera sang Pusaka Merah Putih di buku panduan pelaksanaan Sea Games...

Husrin Hood: Pengurus HKTI Tanjungpinang Harus Mampu Bersaing dengan Daerah Lain

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Badan Pertimbangan Organisasi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Husrin Hood melantik pengurus HKTI Kota Tanjungpinang di gedung perpustakaan...

Ini 10 Gunung Terangker di Indonesia

Kalau kamu suka naik gunung, tentunya kamu sudah terbiasa dengan kondisi gunung yang sangat berat. Karena mendaki gunung itu memerlukan fisik yang kuat dan...

Ribuan Peserta Ikuti Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintim

Metrobatam.com, Bintan - Tercatat sekitar lebih kurang 2.500 Peserta memeriahkan Pelaksanaan kirab budaya atau Karnaval di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Sabtu pagi (19/8)....

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...