‘Khitabah Gonggong Rebus’, Itulah Nama Kelompok Terduga Teroris di Batam

2235
(Foto: Istimewa/Facebook/Rauf Utami)

Metrobatam.com, Batam – Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap enam orang terduga teroris yang tergabung dalam satu kelompok di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (5/8/2016) pagi tadi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto menjelaskan kelompok yang ditangkap di Batam diduga terkait jaringan pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta awal Juli 2016 lalu, yang menamai kelompoknya Khitabah Gonggong Rebus (KGR).

“Kita melakukan penangkapan pada enam orang yang diduga merupakan kelompok teroris. Yang ini mungkin belum pernah kita dengar namanya, yakni KGR yakni ‘Khitabah Gonggong Rebus’,” ujar Agus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (5/8/2016).

Menurut Agus penamaan tersebut termasuk unik, lantaran para teroris itu menggunakan nama sejenis hewan kerang yang biasa disajikan untuk hidangan makanan laut (seafood) di daerah Batam.

“Gonggong Rebus itu kalau di Batam sejenis seafood, mirip kerang-kerangan gitu lah,” terang Agus.

Kelompok KGR ini menurut Agus dipimpin terduga teroris bernama GRD yang ditangkap di wilayah Batam Center. Selain GRD, Densus 88 juga menangkap lima terduga teroris lainnya yakni TS, TAR, ES, HGY, dan MPS.

GRD menurut Agus memiliki berbagai peran dalam aksi-aksi teroris. Ia sempat menjadi fasilitator keberangkatan ikhwan-ikhwan dari Indonesia menuju Suriah melalui Turki yang dibantu oleh WNI yang ada di Turki.

GRD juga diduga memiliki hubungan dengan Bahrun Naim, pelaku sejumlah teror bom salah satunya di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat awal tahun 2016 silam.

“GRD diduga menjadi penerima dan penyalur dana untuk kegiatan radikalisme di Indonesia khususnya yang berasal dari Bahrun Naim yang ada di Suriah,” ungkap Agus.

Bersama Bahrun Naim, keduanya sempat merencanakan untuk menghancurkan Marina Bay, Singapura dengan meluncurkan roket dari Batam. GRD, lanjut Agus juga melalukan penyerangan di beberapa tempat atas perintah Bahrun Naim.

“Termasuk merencanakan bom bunuh diri dengan sasaran tempat keramaian dan objek vital termasuk di dalamnya kantor-kantor kepolisian, juga mengembangkan sel-sel teroris yang mereka inginkan di beberapa negara di Asia Tenggara,” papar Agus.

Saat ini, GRD dan lima terduga teroris lainnya sedang dilakukan pemeriksaan intensif guna mendapatkan keterangan-keterangan terkait peran mereka.

“Keenam orang ini masih terus kita lalukan pemeriksaan intensif. Mudah-mudah langkah dan upaya yang kami lakukan ini mampu mematikan rasa aman masyarakat,” pungkas Agus.

 

Ms/Okezone

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

PUKAT UGM Dukung Calon Taruna ‘Titipan’ Dipermalukan

Metrobatam, Jakarta - Polri akan memperketat seleksi calon taruna 'titipan' Akademi Kepolisian (Akpol) agar tetap mengikuti ujian serta aturan yang berlaku. Surat rekomendasi dari...

Mencekam! Begini Proses Evakuasi 13 Guru yang Disandera KKSB di Papua

Metrobatam, Timika - Pasukan TNI mengevakuasi para guru dari lembah Arwanop setelah disandera oleh kelompok kriminal separatisme bersenjata (KKSB) di Papua. Para guru sempat...

Tamatnya Pelarian Bos Miras Maut Samsudin Simbolon di Hutan Banyuasin

Metrobatam, Bandung - Petualangan Samsudin Simbolon, big bos minuman keras (miras) maut yang menewaskan 45 orang berakhir. Sepekan setelah ditetapkan buron, Samsudin bertekuk lutut...

Mendagri Sindir Fadli Zon yang Sering Kritik Pemerintah

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyoroti kiprah politik Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang kerap mengkritik pemerintahan Joko Widodo. Tjahjo...

Jaksa Agung Serahkan Tindak Lanjut Praperadilan Century ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung Prasetyo menanggapi putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang meminta KPK menetapkan eks Gubernur BI dan Boediono sebagai tersangka...

NU Desak PBB Ambil Tindakan Terkait Serangan AS dkk ke Suriah

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam serangan yang dilakukan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis ke Suriah. NU mendesak agar Perserikatan Bangsa-bangsa...

Menjadi Pemodal Uang Palsu, Bareskrim Amankan Seorang Dokter

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap seorang dokter bernisial AP (39). AP diduga menjadi pemodal produksi uang palsu (upal)...

Parah! Guru SD Ini Sering Pertontonkan Video Porno ke Muridnya, Ini Modusnya

Metrobatam, Banyuwangi - Seorang oknum guru SD di Kecamatan Glagah, Banyuwangi diduga melakukan perbuatan amoral. Guru itu sering mempertontonkan video porno kepada murid-murid didiknya. "Awalnya...

Pengusaha Kritik Pemerintah Tambah Libur Lebaran, Komisi IX Sambut Baik

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengkritik keputusan pemerintah yang menambah cuti bersama untuk libur Lebaran selama tiga hari. Tambahan libur Lebaran tersebut...

BNN Tanjungpinang akan Tes Urine ASN Pemko Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang merencanakan tes urine bagi bagi Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Kota Tanjungpinang. Menurut Kepala BNN Kota...

Dinas PMD DUKCAPIL Kepri Gelar Bimtek dan Kerjasama dengan OPD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dinas PMD DUKCAPIL Provinsi Kepri menggelar Bimtek Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Bimtek Pemanfaatan Data Dokumen Kependudukan. Dalam kesempatan tersebut juga...

Terkait Tarian Erotis di Batam, Polisi Sebut Akan Ada Tersangka Baru

Metrobatam, Batam - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang memeriksa Angga, anggota club motor yang merupakan panitia penyelenggara tarian erotis di Batam, Kepulauan...
BAGIKAN