Khofifah: Lokalisasi Terbesar di Jabar, Ada 15 Ribu PSK

943

Metrobatam.com, Samarinda – Mensos Khofifah Indar Parawansa menyaksikan penutupan serentak 22 tempat lokalisasi di Kalimantan Timur. Khofifah berharap agar daerah lain bisa mengkuti. Menurutnya, di Indonesia, jumlah lokalisasi terbesar kini ada di Jawa Barat.

“Kalau hari ini (Lokalisasi Kaltim) ditutup, yang terbesar jumlah lokalisasi dan isinya Jawa Barat, di sana lokalisasi ada 11 isinya 15 ribu WTS,” papar Khofifah di Kaltim, Rabu (1/6).

Hari ini, sebanyak 22 daerah lokalisasi di Kalimantan Timur dihentikan aktivitasnya. “Penutupan seluruh titik lokasi dan lokalisasi di Kalimantan Timur, berarti secara nasional tinggal 69 titik lagi. Yang terbesar sekarang 11 titik lokalisasi di Jawa Barat,” imbuh Khofifah.

Para pekerja seks komersil (PSK) yang lokalisasinya ditutup, lanjut Khofifah, masing-masing akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 5 juta. Uang tersebut nantinya untuk memenuhi kebutuhan para PSK tersebut.

“Nanti kalau ada yang mau minta pulang ke kampung halamannya, nanti yang kasih uangnya dari Pemprov,” jelas Khofifah. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Spanyol akan Bubarkan Pemerintah regional dan Gelar Pemilu Catalonia

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Spanyol berencana membubarkan pemerintah regional Catalonia dengan segera menggelar pemilihan umum daerah. Langkah ini dilakukan pemerintah Madrid demi membungkam keinginan...

Astaga! Guru SMA Dihajar Orangtua Siswa, Ini Penyebabnya

Metrobatam, Kendari - Seorang Guru Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Hayari dianiaya orangtua siswanya pada Jumat 20 Oktober 2017...

10 Pemain Juventus Hancurkan Udinese 6-2, Khedira Hat-trick

Udine - Bermain dengan sepuluh orang, Juventus tetap mampu menang 6-2 atas Udinese di pekan kesembilan Serie A. Sami Khedira mencatat hat-trick di laga...

Presiden Catalonia Tegas Menolak Dikontrol Pemerintah Spanyol

Metrobatam, Jakarta - Pemimpin Catalonia menegaskan mereka tidak akan menerima aturan yang dipaksakan oleh pemerintah Spanyol di tengah krisis politik yang terjadi. Presiden Catalonia Carles...

Masuk Zona Degradasi, Semen Padang Masih Optimistis

Metrobatam, Bekasi - Kekalahan dari Persija Jakarta membuat Semen Padang turun ke zona degradasi Liga 1. Namun begitu, Kabau Sirah tetap optimistis bisa selamat...

Dor! Anggota Brimob Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata

Metrobatam, Timika – Seorang personel Brimob Batalyon B Polda Papua meninggal dunia setelah tertembak dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus...

Rossa “The Journey Of 21 Dazzling Years” di Esplanade Singapore

Metrobatam.com, Jakarta - Tahun 2017 merupakan tahun yang sangat special bagi Rossa. Pasalnya, tahun ini merupakan 21 tahun Rossa berkarir dan berkarya di kancah...

Said Aqil Minta Pencatut Logo PBNU di Iklan LGBT Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menegaskan logo PBNU yang dicatut di iklan kondom untuk LGBT adalah...

Soal Gol Kontroversial Barca, Pelatih Malaga: Sudah Jelas Sekali

Barcelona - Pelatih Malaga Michel Gonzalez merasa tak perlu lagi mengomentari gol kontroversial Barcelona karena menurutnya apa yang terjadi di lapangan sudah sedemikian jelas. Gol...

KPK Lelang Resort Milik M Sanusi di Bogor Senilai Rp 4,9 Miliar

Metrobatam,Jakarta - KPK kembali melelang tanah dan bangunan yang dirampas dari terpidana kasus korupsi. Kali ini giliran aset milik mantan anggota DPRD DKI Jakarta...

MU Akhirnya Tumbang di Markas Tim Promosi Huddersfield Town

Huddersfield - Rentetan tidak terkalahkan Manchester United akhirnya putus. Bertandang ke markas tim promosi Huddersfield Town, MU dipaksa menyerah dengan skor akhir 1-2. Pada pertandingan...

2 WNI yang Tewas Tertimpa Longsor di Malaysia, Ini Identitasnya

Metrobatam, Jakarta - Dua warga negara Indonesia (WNI) tewas tertimpa tanah longsor di Penang, Malaysia. Keduanya merupakan pekerja bangunan. "KJRI Penang tangani 2 WNI korban...
BAGIKAN