Kini, Warga Tanjungpiayu Laut , Siang dan Malam Nikmati Listrik untuk Kebutuhan

2084

Metrobatam.com, Batam – bright PLN Batam terus memasok listrik di sebagian wilayah Hinterland (penyangga), Sekarang warga hinterland seperti di wilayah Tanjungpiayu Laut bisa menikmati listrik selama 24 jam. Siang maupun malam, warga bisa menikmati listrik untuk kebutuhan rumah tangga ataupun usaha.

“Kami sangat senang listrik bright PLN Batam bisa masuk ke wilayah kami (Tanjungpiayulaut), lebih murah dan andal,” kata Ketua RT 01 RW 10 Tanjungpiayu Laut, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, Abdul Rahman, Selasa

Selain lebih andal, biaya pemakaian listrik PLN Batam juga lebih murah. Mereka cukup mengeluarkan sekitar Rp 200 ribu per bulan untuk listrik golongan R1/1300 VA yang umumnya dipergunakan masyarakat Tanjungpiayu Laut.

“Ketika menggunakan Genset, tagihan listrik Rp100 ribu per minggu atau Rp400 ribu per bulan,” ungkapnya lagi.

Padahal sebelumnya,  listriknya hanya bisa dinikmati masyarakat selama 12 jam saja.

“Nyala dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Itupun kadang hidup kadang mati,” ungkapnya lagi.

Karena itu, masyarakat menantikan kehadiran listrik yang andal dan murah. Bisa menikmati listrik sepertihalnya masyarakat di Kota Batam. “Sudah lama kami ajukan, alhamdulilah saat ini kami sudah bisa menikmati listrik 24 jam seperti warga di Kota Batam,” beber pria berumur 40 tahun ini. Seperti Dikutip dari Batampos.co.id

Idrus warga Tanjungpiayu Laut lainnya menyambut gembira adanya pasokan listrik dari bright PLN Batam. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan itu bisa menikmati listrik selama 24 jam.

Corporate Communication bright PLN Batam, Benny Eka Putra mengatakan beberapa kawasan hinterland sudah dialiri listrik mulai tanggal 17 Maret 2017 lalu. Diantaranya Wilayah Tanjungpiayu Laut, Teluklengung, Nongsa serta wilayah Sembulang.

“Hal ini sebagai bentuk komitmen kami (PLN) melayani masyarakat Batam hingga ke wilayah Hinterland. Meskipun diantaranya berada di wilayah kerja PLN Persero,” kata Benny.

Padahal, investasi yang dikeluarkan PLN jauh lebih besar dari biaya penyambungan yang diperoleh dari masyarakat. Sepertihalnya di wilayah Tanjungpiayu Laut, PLN Batam harus menginvestasikan untuk jaringan hingga Rp 1,39 miliar.

“Sementara biaya penyambungannya hanya sekitar Rp 168 juta untuk 50 pelanggan,” bebernya.

Begitupun di wilayah Teluklengung, PLN Batam harus menginvestasikan Rp 830 juta. Sementara biaya penyambungannya hanya Rp183 juta untuk 64 pelangan.

“Investasinya besar karena jauh dari jaringan,” kata Benny lagi.

Namun, hal tersebut bukan halangan untuk anak perusahaan PLN Persero untuk menerangi kawasan hinterland.

“Bahkan dalam waktu dekat ini akan ada kawasan Hinterland yang kita pasang,” bebernya.

Menurutnya, PLN Batam siap memasok listrik di wilayah penyangga, karena mereka surplus daya sekitar 40 Mega Watt (MW).

“Pada intinya kami siap, daya kami surplus,”ungkapnya lagi.

Ditanya selalu ada pemadaman bergilir yang kerap terjadi, menurut Benny hal tersebut dikarenakan permasalahan jaringan.

“Kita sedang melakukan evaluasi. Bila perlu diganti, segera akan kita ganti,” ungkapnya.

Pihaknya juga berencana mengoptimalkan PLTG Tanjunguncang untuk sepenuhnya masuk kedalam sistem kelistrikan Batam. Sehingga ketika terjadi pemeliharaan di salah satu pembangkit, tidak perlu dilakukan pemadaman bergilir.

“PLTG Tanjunguncang memiliki daya sekiter 190 MW, yang masuk sistem baru 70 MW,” bebernya.

To s

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN