Metrobatam, Jambi – Masih ingat dengan aksi Sumanto, sang kanibal asal Purbalingga, Jawa Tengah yang makan mayat dengan cara mencurinya di kuburan. Kisah kanibal Indonesia yang terjadi pada tahun 2003 lalu, terjadi di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi pada tahun 2017 lalu.

Dialah Terosman alias Mansur alias Kete Bin Jaman (57) yang diganjar pidana seumur hidup di Pengadilan Negeri Muarabulian, Kabupaten Batanghari pada Rabu lalu (25/4).

Pasalnya, penduduk Dusun Tabuh Pulut Jorong Tabek, Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, dalam amar putusan Majelis Hakim berpendapat, bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan pencurian dalam keadaan memberatkan dan melanggar Kesatu Primer Pasal 340 KUHP Jo. Kedua Pasal 363 ayat 1 ke- 4 KUHP.

Berbeda dengan Sumanto yang makan mayat, terdakwa Mansur justru makan secara tidak lazim. Dia makan alat kelamin (kemaluan) setelah sebelumnya korban dibunuh dengan cara keji.

Ironisnya, terdakwa melakukan perbuatannya tersebut dilakukan terhadap majikannya sendiri, yakni Dasrullah, warga Desa Tidarkuranji, Marosebo Ilir, Kabupaten Batanghari, Jambi pada November tahun lalu.

Tidak itu saja, terdakwa melibatkan anak kandungnya sendiri yang di bawah umur untuk menyembunyikan mayat korban dan melakukan pencurian harta benda milik korban.

Menurut Listyo Arif Budiman, Humas PN Muarabulian, akibat perbuatan terdakwa tergolong sadis dan tidak berprikemanusiaan, dan sudah merupakan aksi kanibal, Ketua PN Muarabulian Derman P Nababan yang bertindak sebagai Hakim Ketua, dan Andreas Arman Sitepu, Listyo Arif Budiman masing-masing sebagai Hakim Anggota, mengganjar terdakwa dengan pidana seumur hidup.

Dalam aksinya, terdakwa dendam kesumat dengan korban. Alasannya, selama bekerja selama empat tahun sebagai penjaga dan tukang panen buah sawit, selama tiga tahun tidak diberi upah kerja oleh korban.

Padahal, sebelumnya korban menyanggupi memberikan upah sebesar Rp2 juta rupiah per bulan. Namun, kenyataannya yang diterima terdakwa hanya Rp200 ribu per ton buah sawit.

Inilah yang memicu terdakwa merencanakan membunuh korban secara sadis. Tidak hanya dibacok hingga isi perutnya terburai, terdakwa kemudian memotong kemaluan korban menggunakan pisau dapur.

Akan tetapi masih tidak berhasil, selanjutnya, terdakwa mengambil kembali menggunakan golok yang digunakan untuk membacok korban tadi untuk mengiris kemaluan korban hingga putus.

Entah setan apa yang ada dibenak Mansur, usai alat kemaluan korban dipotong malah dijadikan menu makannya. “Kemaluan korban tersebut direbus kemudian dimakan oleh terdakwa dengan menggunakan nasi,” tukas Listiyo.

Usai menyantap kuliner yang ekstrim di rumah korban tersebut, kemudian terdakwa beristirahat sejenak menikmati perut yang kenyang makan lauk yang tak ada jualannya di rumah makan.

Dirasa cukup istirahat, terdakwa mendatangi dan membangunkan anaknya berinisial MRF untuk menguburkan mayat korban di di ladang.

Usai melakukan aksi sadis dan kanibal tersebut, tanpa terlihat berdosa terdakwa masih bekerja seperti biasa memanen di kebun milik korban.

Namun, seiring waktu berjalan, terdakwa merasa dihantui oleh ketakutan sebagai kanibal. Akhirnya terdakwa dan anaknya berangkat ke kampung di Padang, Sumatera Barat dengan membawa sepeda motor milik korban.

Atas putusan Majelis Hakim tersebut, terdakwa yang mengenakan baju tahanan terlihat tertunduk lemas dan lesu, serta menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya Vanda Satriadi Pradipta, Jaksa Penuntut Umum memohon supaya Majelis Hakim menjatuhkan pidana mati bagi terdakwa, tetapi Majelis Hakim dalam pertimbangannya menyatakan lain.

Meskipun tindakan terdakwa yang menghabisi majikannya tergolong sadis dan tidak berprikemanusiaan, tegas Listiyo, tujuan pemidanaan bukanlah semata-mata untuk melakukan pembalasan (retribution), tetapi juga haruslah mempertimbangkan seluruh aspek yang terkait dengan adanya tindak pidana itu, yaitu sebagai pembelajaran.

Selain itu, sambungnya, mengasingkan terdakwa dari tengah-tengah masyarakat sehingga masyarakat termasuk keluarga korban menjadi aman, maupun sebagai efek jera, bagi terdakwa dan anggota masyarakat lainnya. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kapolda Kepri Tinjau Langsung Pengamanan Penghitungan Surat Suara di PPK

Metrobatam.com, Batam - Kapolda Kepri mengunjungi lokasi penghitungan suara di PPK Batam Kota, PPK Sagulung dan PPK Sekupang dalam rangka meninjau langsung pengamanan penghitungan...

40 WNA Asal Tiongkok dan Taiwan Sindikat Penipuan Ditangkap di Semarang

Metrobatam.com, Semarang - Sebanyak 40 warga negara asing asal Tiongkok dan Taiwan yang merupakan anggota sindikat penipuan internasional ditangkap petugas keimigrasian di sebuah rumah...

Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Ikut Antarkan Jenasah Wak Tole ke TPU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Serda Marsiin ikut mengantarkan Jenasah Musran. Pria...

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...