KKP Dalami Penangkapan Kapal Ikan Berbendera Tiongkok di Natuna

382

Metrobatam.com, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mendalami penangkapan kapal ikan berbendera Tiongkok, Gui Bei Yu, di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Langkah itu dilakukan dalam rangka menjaga kedaulatan di perairan Tanah Air, termasuk menekan tindakan pencurian ikan.

Penangkapan kapal tersebut dilakukan KRI Oswald Siahaan-354 TNI Angkatan Laut yang berada di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Armada RI Kawasan Barat (Guspulaarmabar) pada Jumat pekan lalu.

Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti mengatakan, penyidikan yang dilakukan pihaknya karena kapal tersebut diduga kerap mencuri ikan di perairan Indonesia. Sanksi terkait aksi ini akan diputuskan setelah proses penyidikan selesai.

“Yang melakukan penangkapan ada KRI armada barat yang dilakukan dua hari lalu. Hari ini kita sedang selidiki,” ujar Susi, di Gedung Mina Bahari III, kantor KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2016).


Sumber: KKP

Susi menegaskan, dalam memerangi tindak pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia, KKP bersama pihak-pihak terkait tidak akan pandang bulu. ‎Sekali pun berasal dari negara sahabat, akan tetap dilakukan penangkapan dan diproses secara hukum bila terbukti melakukan tindakan pencurian ikan.

“Kita ke semua kapal yang melakukan pencurian di wilayah Indonesia pasti kita tangkap. Dari Tiongkok, Thailand, Filipina, Amerika, kalau ada pun kita tangkap. Kalau melanggar dan melakukan pencurian di ZEE (zona ekonomi eksekutif) kita pasti tangkap,” tegas Susi.


Sumber: KKP

Penangkapan kapal tersebut berawal pada pukul 13.30 WIB saat KRI Oswald Siahaan-354 patroli mengamankan wilayah perairan Natuna. Radar kapal jenis frigate ini menangkap pergerakan kapal asing.

Selanjutnya Komandan KRI Oswald Siahaan-354 Kolonel Laut (P) I Gung Putu Alit Jaya memerintahkan perwira jaga agar kapal mendekati kontak radar tersebut. Kemudian pada jarak enam NM (nautical mile), kapal asing itu dapat diindentifikasi bahwa kapal asing itu adalah kapal ikan.

Mengetahui kehadiran KRI Oswald, pada jarak lima NM kapal ikan itu mengubah haluan dan menambah kecepatan. Pengejaran dilakukan. Sesuai prosedur operasi baku, KRI berusaha menghentikan kapal tersebut mulai dengan peringatan melalui kontak radio, pengeras suara, hingga tembakan peringatan ke udara bahkan ke kanan dan kiri kapal. Akhirnya tembakan dilakukan sehingga kapal Gui Bei Yu berhasil ditangkap.(Mb/Metrotvnews)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...

Golkar Bakal Cabut Dukungan Bagi Kader yang Terlibat Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Golkar menggelar rapat konsultasi dengan seluruh pengurus Golkar, termasuk mereka yang menjabat sebagai kepala dan wakil kepala daerah....

Sebut KPU Ketakutan PBB Jadi Partai Radikal, Yusril akan Pidanakan Komisioner

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra menduga Komisi Pemilihan Umum (KPU) takut untuk meloloskan partainya ke Pemilu 2019...

KPK Tahan Bupati Kebumen

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad usai diperiksa selaku tersangka suap. Yahya diduga menerima jatah dari...

Abu Vulkanik Sinabung Meluas ke Aceh, Warga Diimbau Waspada

Metrobatam, Lhokseumawe - Semburan abu vulkanik berasal dari letusan Gunung Sinabung, Sumut, terus meluas ke sejumlah daerah di Aceh. Abu vulkanik meluas ke Aceh...

ManCity Tersingkir, Guardiola Ribut dengan Manajer Wigan

Metrobatam, Jakarta - Laga Manchester City menghadapi Wigan Athletic menyisakan kegetiran bagi sang manajer, Pep Guardiola. The Citizens tersingkir di babak keempat Piala FA...

Di Gowa Seorang Remaja ‘Bertelur’, Ini Penjelasannya

Metrobatam, Jakarta, Viralnya Akmal, remaja lelaki asal Gowa, Sulawesi Selatan yang kembali 'bertelur' meninggalkan banyak tanda tanya pada netizen. Bagaimana mungkin manusia yang merupakan...

Tiang Girder Tol Becakayu Ambruk, Polisi Selidiki Penyebabnya

Metrobatam, Jakarta - Polisi masih menyelidiki penyebab ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu di Kebon Nanas, Jaktim. Kejadian itu membuat 7 pekerja mengalami luka...

Marak Peredaran Narkoba, BNN Harus Segera Dibentuk di Perbatasan Sambas-Malaysia

Metrobatam, Sambas – Seringnya pengungkapan upaya penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Kalimantan Barat membuat semua pihak geram. Seperti baru-baru ini terungkap di perbatasan Dusun...

Produksi Ekstasi dari Bedak Gatal, Pasutri di Medan Diciduk Polisi

Metrobatam, Medan - Pasangan suami-istri, HP dan DN, bersama 7 rekannya dibekuk polisi lantaran memproduksi narkotika jenis ekstasi. Mereka membuat ekstasi tersebut menggunakan bahan...

Tipu dan Peras Korban, Penyidik KPK Gadungan Buat Sprindik Palsu

Metrobatam, Jakarta - Subdit Jatanras Ditrkimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan penipu yang mengaku sebagai penyidik KPK. Untuk meyakinkan korban bernama Endria Putra (42),...
BAGIKAN