Kominfo Diminta Blokir Video ‘Mandi Kucing’ Nikita Mirzani

955

Metrobatam, Jakarta – Video artis Nikita Mirzani yang sedang mandi menjadi viral. Kementerian Kominfo pun diminta untuk memblokir video bertajuk ‘Mandi Kucing’ itu dari Youtube dan media sosial lainnya.

Artis Nikita Mirzani yang terkenal kontroversial meng-upload video blog (Vlog) dirinya yang sedang mandi lewat channel Youtube. Meski tak menampilkan adegan telanjang, Nikita mempertontonkan aktivitasnya yang tengah mandi dari sisi belakang.

“Kalau saya lihat, artis Nikita Mirzani ini sering cari sensasi ya. Memang kalau dibilang porno tidak full memperlihatkan anggota tubuh vital nya, tapi ini sudah nyerempet,” ungkap pengamat industri telekomunikasi Heru Sutadi saat berbincang dengan detikcom, Selasa (18/10/2016) malam.

Heru mengingatkan bahwa penyebaran pornografi di internet masuk dalam delik umum. Polisi pun menurutnya dapat memanggil Nikita untuk dimintai keterangan mengenai tujuannya memposting video tersebut.

“Jika didiamkan, saya khawatir, setelah kasus Awkarin, dan juga Anya Geraldine, akan muncul vlogger lain yang lebih berani melakukan hal-hal pornografi atau hal-hal tidak baik lainnya,” ucap Heru.

“Saya kira kepolisian harus segera turun memeriksa maksudnya itu. Kalau membuka UU No 11 tentang ITE pasal 27 kan itu yang mentransmisikan itu termasuk pelanggaran mengandung pornografi,” sambung dia.

Setelah menjadi pergunjingan, Nikita telah menutup video ‘Mandi Kucing’ dari akun Youtube pribadinya. Meski begitu, re-posting video Nikita tersebut sudah banyak bermunculan dari sejumlah akun Youtube dan akhirnya menjadi viral.

“Sebenarnya bukan sudah diprivasi tapi karena sudah tersebar itu, sehingga pihak lain juga meng-upload. Untuk masyarakat jangan mengupload lagi lah, nanti yang meng-upload sudah menghapus malah dia yang pengupload lain yang kena,” imbau Heru.

Untuk itu, jajaran Kominfo pun dinilai harus segera melakukan aksi nyata terkait video Nikita tersebut. Kominfo disebut Heru harus bekerja sama dengan sejumlah pihak-pihak terkait lainnya.

“Kominfo tentu harus bekerja sama dengan kepolisian ya, harus memeriksa maksud tujuannya. Temen-temen kominfo juga harus update dan segera memberikan masukan. Memeriksa dari akun pengupload, sehingga kepolisan menindaklanjuti agar menjadi preseden, menjadi contoh yang lain,” tutur dia.

Heru pun menyatakan Kementerian Kominfo punya wewenang untuk memblokir video ‘Mandi Kucing’ itu. Bukan hanya dari akun Nikita saja, namun dari semua akun yang meng-upload video berdurasi 04 menit 23 detik tersebut.

“Memang agak sulit satu sisi memblok sementara ada juga yang meng-upload. Kominfo harus bekerja sama dengan kepolisian apakah menjadi pornografi. Kominfo bisa meminta Google atau Youtube untuk memblokir,” tutup Heru.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BI: 239 Ribu Nasabah Kuasai 55,8 Persen Simpanan Perbankan

Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia menyebut sekitar 55,8 persen dana di perbankan dimiliki oleh 239 nasabah besar. Nasabah tersebut memiliki simpanan di perbankan rata-rata...

Resmi Jadi Boru Siregar, Kahiyang Dinasihati dan Diberi Makan

Metrobatam, Medan - Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, usai menjalani prosesi adat dan resmi menjadi boru Siregar. Dia dan suaminya, Bobby Nasution pun dinasihati...

Tergusur Proyek Tol, Makam Ulama Tetap Utuh Meski Sudah Puluhan Tahun Dikubur

Metrobatam, Lampung - Pembongkaran makam terdampak proyek jalan Tol Sumatera dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah. Warga pun dibuat geger...

Viral! Pengantin Pria di Bone Persembahkan 119 Cincin Emas kepada Mempelai Wanita

Metrobatam, Bone - Warga Bone, Sulawesi Selatan baru-baru ini dihebohkan dengan pernikahan pasangan pengantin di Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Pasalnya, jika lazimnya pengantin...

Bebaskan Papua dari Kelompok Bersenjata, Petugas Perlu Dukungan Masyarakat Luas

Metrobatam, Timika – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Boy Rafli Amar mengajak seluruh komponen masyarakat di sana agar benar-benar dapat mewujudkan harapan menjadikan Papua...


wp booster error:
td_api_base::mark_used_on_page : a component with the ID: thumbnail is not set.

BI Tegaskan Transaksi Wajib Gunakan Rupiah

Metrobatam.com, Batam - Bank Indonesia menegaskan bahwa penggunaan mata uang asing untuk transaksi di Indonesia adalah perbuatan yang melanggar hukum. Termasuk untuk transaksi di...

DPRD Kepri Sepakati KUA dan PPAS Rancangan APBD Tahun 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi dan DPRD Kepri akhirnya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan...

Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...

Hari Ini, Kahiyang Ayu akan Diberi Marga Siregar

Metrobatam, Jakarta - Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, akan diberi marga Siregar hari ini. Marga ini diberikan lewat prosesi Mangalehan Marga. Istri Bobby...

Astaga! Seorang Aktivis Ditangkap karena Sodomi 9 Remaja

Metrobatam, Balikpapan - Seorang aktivis lingkungan berinsial PDW menjadi tersangka atas kasus pencabulan sesama jenis. Tersangka yang juga fasilitator anak berskala internasional itu ditangkap...
BAGIKAN