Komisi III DPRD Kepri Dan BALP Pemprov Kepri Studi Banding ke Bandung

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Komisi III DPRD Provinsi Kepri bersama dengan BALP (Biro Administrasi Layanan Pengadaan) Pemerintah Provinsi Kepri, melaksanakan studi banding ke Pemerintah Kota (Pemko) Bandung, yang bertujuan untuk melihat proses layanan pengadaan secara elektronik dan pencatatan aset yang terintegritas, Kamis, (19/10/2017).

Kepala Bagian Layanan Pengadaan Pemko Bandung, Dharmawan, mengatakan, bahwa Kota Bandung telah menggunakan aplikasi BIRMS (Bandung Integrated Resource Management System).

“BIRMS ini menggunakan fasilitas elektronik berbasis WEB, diciptakan untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas, serta sinkronisasi dalam tata kelola penerintahan,” kata Dharmawan.

Selain itu dijelaskan, bahwa dengan BIRMS, pemerintah, masyarakat serta rekanan pemerintah, dapat memantau secara langsung dari proses perencanaan pembangunan, hingga pelaksanaan pembangunan dapat di pantau secara online melalui WEB.

“BIRMS ini sendiri memiliki sembilan sub bagian, yaitu e-Revenue, e-City Planning, e-Budgeting, e-Project Planning, e-Procurement, e-Contract, e-Progress, e-Project Performance dan e-Asset,” jelasnya.

Menanggapi penjelasan yang disampaikan oleh Kabag Layanan Pengadaan Pemkot Bandung Dharmawan, Anggota Komisi III DPRD Pemprov Kepri, Sahmadin Sinaga, mengatakan bahwa sistem tersebut tersebut merupakan alih teknologi untuk menuju pemerintahan e-Goverment.

“Dengan penggunakan sistem tersebut, pasti ada pergeseran atau kemajuan yang didapat, nah sejauh mana pergeseran tersebut?,” tanya Sahmadin.

Anggota Komisi III yang lain, Irwansyah, mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Kepri khususnya di Biro Administrasi Layanan Pengadaan, akan mencoba mengaplikasikan sistem tersebut.

“Dengan penggunaan aplikasi tersebut, terkait dengan APBD, seberapa cepat ULP (Unit Pelayanan Pengadaan) dapat melakukan tugasnya?,” tanya Irwansyah.

Selain Sahmadin Sinaga dan Irwansyah, Suryani, yang juga Anggota Komisi III DPRD Kepri, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri sebagai provinsi baru, yang baru menerapkan e-Planning terkendala dengan SKPD yang kadang terlambat memberikan data. Sedangkan untuk e-Revenue dalam aplikasi BIRMS, Suryani menanyakan tentang fungsinya, apakah bisa digunakan untuk memprediksi atau menetukan pendapatan daerah tahun berikutnya.

Kepala BALP Pemprov Kepri, Misbardi, menjelaskan bahwa studi banding ini dilakukan atas rekomendasi dari KPK, karena dengan aplikasi tersebut dirasa dapat menekan atau meminimalisir terjadinya penyalahgunaan, penggunaan anggaran. Selain itu, Komisi III DPRD Kepri dan Pemprov Kepri juga berharap, agar Bagian Layanan Pengadaan Pemko Bandung dapat memberikan sistem aplikasi tersebut secara gratis untuk pengembangan sistemnya.

Menanggapi pertanyaan Anggota Komisi III DPRD Kepri, Dharmawan, menjelaskan, bahwa sistem aplikasi ini sendiri dibangun sejak lama, dan telah memakan anggaran yang cukup besar untuk pengembangannya. Ia menjelaskan, bahwa dengan semakin berkembangnya BIRMS tersebut, sangat berpengaruh terhadap kinerja Pemko Bandung yang semakin maju.

Selain itu Dharmawan mengatakan, semua pihak dapat memantau secara langsung dari proses e-revenue hingga e-asset yang otomatis, jika terjadi penyimpangan akan terdereksi secara langsung. Pihaknya juga secara legowo akan membantu Pemprov Kepri dalam mengembangkan sistem di Biro Administrasi Layanan Pengadaan.

Dalam studi banding tersebut turut hadir Anggota Komisi III Surya Makmur, Raja Bakhtiar, Saproni, Hj Raja Astagena, Asep Nurdin, Suryani, Irwansyah dan Sahmadin Sinaga.

 

Budi Arifin

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jaksa Agung: Aset First Travel Dirampas Negara Sebuah Kesalahan

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo punya pandangan berbeda dengan majelis hakim yang memutuskan aset bos First Travel terkait perkara penipuan umrah dan...

Siti Aisyah Dilatih Membunuh Kim Jong-Nam, Menlu: Buktinya Lemah

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Malaysia menyatakan dua terdakwa pembunuhan Kim Jong-Nam, termasuk Siti Aisyah dari Indonesia, telah dilatih untuk memastikan keberhasilan aksinya. Menlu RI...

Kurangi Sampah, Pemuda Ini Jualan Gelas yang Bisa Dimakan

Metrobatam, Jakarta - Ide bisnis bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Bisa saja muncul ketika kita sedang memikirkan sesuatu tentang kondisi sosial...

Anggota DPR RI Dwi Ria Latifa Apresiasi Halal Bi Halal Warga Punggowo

Metrobatam.com , Batam - Anggota DPR RI Fraksi Partai PDIP, Dwi Ria Latifa mengapresiasi atas pelaksanaan halal bi halal Keluarga besar Punggowo Kota Batam...

Ocarina Batam Fasilitas Segala Permainan dan Hiburan Nyaman Sambil Mengadakan Gebyar Undian Hadiah Pemenang

Metrobatam.com - Batam Agus supryanto general manager ocarina menerangkan "dengan adanya memumumkan gebyar mega wisata new ocarina sudah ada pemenang nya, pemenang hasil undian...

Lantamal IV Gagalkan Penyeludupan TKI Ilegal ke Malaysia

Metrobatam.com - Tanjungpinang, 14 Juli 2018,…. Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angakatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang kembali menangkap 12 Tenaga Kerja...

Penindakan Satwa Dan Tumbuhan Kpu Bea Dan Cukai Tipe B Batam

Metrobatam.com - Batam Batam, KPU BC Batam konferensi pers kepada awak media mengenai hasil tindakan satwa dan tumbuhan, Jumat (13/07). Susila Brata Kepala Kantor KPU BC...

Hanura: Yang Sering Komporin Masyarakat Amien Rais

Metrobatam, Jakarta - Presiden Jokowi menilai ada 'politikus kompor' yang memanas-manasi suasana politik jelang pemilu 2019. Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebutkan...

Geledah 5 Lokasi, KPK Sita Dokumen Keuangan Proyek PLTU Riau

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total menggeledah lima tempat terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang menjerat Wakil Ketua DPR Komisi...

Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Pembantaian Ratusan Buaya di Sorong

Metrobatam, Jakarta - Polisi akan memeriksa sejumlah saksi terkait pembantaian terhadap 292 ekor buaya di penangkaran milik CV. Mitra Lestari Abadi, Provinsi Papua Barat....

Bagikan Bahan Pakaian untuk Menangkan Cagub Riau, Timses Ini Dibui

Metrobatam, Pekanbaru - Pihak Sentra Gakkumdu (Penegagakan Hukum Terpadu) Provinsi Riau memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap warga berinisial DS. Pria tersebut ditahan karena diduga...

Modric: Tak Ada Penyesalan, Kroasia Lebih Baik dari Prancis

Moskow - Luka Modric berpendapat bahwa Kroasia bisa bangga sekalipun dikalahkan Prancis di final Piala Dunia 2018. Kroasia bermain lebih baik sekalipun gagal juara. Kroasia...
BAGIKAN