Komisi IX Akan Perkuat Kewenangan BPOM Setara BNN dan KPK

159

Metrobatam, Jakarta – Maraknya temuan obat palsu dan kedaluwarsa sangat meresahkan masyarakat. Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf mengatakan pihaknya akan mendorong penguatan fungsi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar bisa melakukan penyelidikan dan penyidikan.

“Penguatan pertama adalah Perpres-nya, dan mungkin dalam waktu dekat penguatan itu akan keluar. Penguatan kedua adalah RUU-nya. Dulu dalam RUU itu BPOM pernah disisipkan kesediaan farmasi dan pengawasan obat. Jadi sekarang kami di Komisi IX mengatakan BPOM harus punya UU sendiri,” ujar Dede Yusuf usai diskusi ‘Obat Palsu Siapa Mau’di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/9).

Menurutnya, saat ini DPR sudah mengusulkan RUU tentang pengawasan obat dan makanan melalui Badan Legislasi (Baleg). Namun karena proses pembahasan RUU lama sementara kasus ini mendesak, Dede berharap ada Peraturan Presiden (Perpres).

“Baleg ini tentu akan dijadikan prioritas (Prolegnas -red), bisa jadi di tahun 2017. Nah karena masih lama, Perpres ini yang bisa kami usulkan untuk BPOM. Kami mendesak Presiden untuk mengesahkan Pepres ini dalam waktu 30 hari ke depan,” jelas Dede.

Saat ini perluasan kewenangan BPOM baru hanya dengan mengubah Permenkes nomor 58, 35 dan 30 yang sekarang menjadi 34,35 dan 36, yang isinya mengizinkan BPOM melakukan pengawasan dan uji sampling pada rumah sakit, klinik dan apotek. Namun baru sebatas pengawasan di fasilitas kesehatan milik pemerintah dan belum ke pihak swasta.

“Perpres ini diharapkan memberikan kewenangan itu tadi sambil menunggu UU, yang bisa setahun atau setengah tahun tergantung perdebatan di DPR-nya,” kata politisi Demokrat itu.

Setelah pengawasan BPOM diperluas, maka kewenangan BPOM akan seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang dapat secara langsung melakukan penyelidikan dan penindakan.

“Semangatnya ke sana (kewenangan BPOM akan seperti BNN), saya kira BPOM ini baru berfungsi di bidang pengawasan, lalu izin edar, jadi masih normatif. Jadi nantinya akan ada kewenangan penindakan, penyidikan dan penyelidikan dan pencegahan, seperti KPK atau BNN,” jelas Dede.

“Kenapa penyidikan dan penyelidikan? karena untuk menelusuri obat ilegal ini membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Karena kan harus dipantau, diikuti,” imbuhnya.

Proses penyelidikan dan penyidikan atas pengawasan obat dan makanan, itu selama ini hanya dilakukan polisi karena mereka punya sumber daya. Karena itu komisi IX ingin BPOM juga punya kewenangan seperti polisi.

“Jadi kalau kita bicara Pasar Pramuka kemarin kan ada beberapa apotek yang ditutup. Itu kan pengawasannya jauh-jauh hari, harus didatangi dulu, harus pura-pura beli dulu. BPOM akan nanti kita akan beri kewenangan itu,” terang Dede.

Setelah adanya perluasan kewenangan, BPOM tak hanya dapat menindak langsung, namun juga pencegahan. Misalnya pada apotek dan warung yang tak begitu paham perbedaan obat yang asli dan ilegal.

“Lalu BPOM nantinya tak hanya dapat menindak bukan hanya mi formalin, bakso, kosmetik, jamu, obat, tapi juga pencegahan. Karena tanpa adanya sosialisasi, menegur ke industri obat, mungkin warung obat yang enggak mengerti, itu pencegahannya,” tegasnya.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

‘Otto dan Fredrich Mundur, Hilangnya Kontrol Atas Setnov’

Metrobatam, Jakarta - Kurang dari sepekan sebelum sidang perdana kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP), tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ditinggal dua pengacaranya, Otto...

Caketum Golkar,Trikarya Pilih Airlangga Bukan Titiek Soeharto

Metrobatam, Jakarta - Para eksponen ormas Trikarya (MKGR, SOKSI, dan Kosgoro) seperti Agung Laksono, Ade Komarudin, dan Roem Kono, telah menyodorkan Airlangga Hartarto sebagai...

City Tumbangkan MU di Old Trafford

Manchester - Manchester City membawa pulang kemenangan dari markas Manchester United dengan skor 2-1. Hasil ini memantapkan posisi The Citizens di puncak klasemen. Pada laga...

Aziz Ditunjuk Jadi Ketua DPR, Nusron: Layak ke Mahkamah Partai

Metrobatam, Jakarta - Setya Novanto telah menunjuk Aziz Syamsudin sebagai Ketua DPR untuk menggantikannya. Kepala Bidang Pemenangan Pemilihan Umum Daerah I Partai Golkar Nusron...

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris, Selalu Tertutup Dengan Warga

Metrobatam, Palembang - Tim Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumatera Selatan berhasil menangkap 5 orang terduga teroris. Kelima pelaku yang diamankan diduga sebagai pemasok...

AC Milan Raih Kemenangan Perdana Bersama Gattuso

Metrobatam, Jakarta - AC Milan akhirnya meraih kemenangan perdana di bawah kepemimpinan pelatih Gennaro Gattuso pada lanjutan Liga Italia Serie A 2016/2017 di Stadion...

Menko Perekonomian dan Menpan-RB Optimis Target 7% Perekonomian Batam Tercapai

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Pusat menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kawasan Batam. Batam sebagai lokasi yang sangat strategis dan potensial, diyakini mampu tumbuh kembali...

Ing Iskandarsyah Himbau Masyarakat Agar Jeli Berbelanja Produk Makanan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Anggota Komisi II DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah menghimbau kepada masyarakat agar jeli dalam berbelanja produk maupun makanan. Karena menurut Wakil Ketua DPW...

Polresta Barelang Siapkan Ratusan Personil untuk Amankan Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru

Metrobatam.com, Batam - Pada tanggal 09 November 2017 ditempat ruangan Kapolresta Barelang pada pukul 10:00 WIB, Kapolresta Barelang memberikan keterangan Pers kepada awak Media...

Panglima TNI Jamin Keamanan Pemilu 2018-2019 bersama Polri, Gatot Minta Maaf

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI yang baru dilantik Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan pihaknya bersama Polri akan mengamankan jalannya Pemilu yang bakal digelar pada 2018...

Politikus PDIP Nilai Tepat Fredrich dan Otto Mundur

Metrobatam, Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Junimart Girsang menilai, pengunduran diri Fredrich Yunadi dan Otto Hasibuan sebagai pengacara Ketua Umum Golkar Setya Novanto sudah...

Ketua DPC Demokrat Sawahlunto Tertangkap Sedang Nyabu

Metrobatam, Padang - Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sawahlunto, Asrijal (44) bersama dengan temannya Adismar (50) terciduk sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu di Pacuan...
BAGIKAN