Komjen Buwas: Tak Ada Tempat yang Bebas Narkoba, Termasuk di BNN

219

Metrobatam, Jakarta – Kepala BNN Komjen Budi Waseso ikut menyampaikan materi sosialisasi empat pilar bersama MPR RI.
Dalam paparannya, Komjen Budi menegaskan soal bahaya narkoba yang sudah masuk ke semua lini kehidupan.

“Kalau babi (dalam Islam) sudah diharamkan, apalagi narkoba yang merusak badan kita. Generasi muda setiap harinya yang meninggal dunia karena penyalahgunaan narkotika 40-50 orang,” ujar pria yang akrab disapa Buwas ini.

Hal tersebut disampaikannya di hadapan ratusan mahasiswa dalam acara Sosialisasi Empat Pilar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9). Turut hadir pula sebagai pembicara Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

“Memang ada by design untuk kehancuran NKRI. Ini bentuk proxy war, perang jenis baru tidak menggunakan senjata,” kata dia.

“Tidak ada yang bisa bebas narkoba termasuk di tempat saya di BNN, bahkan di tempat-tempat pendidikan agama. Sudah terbukti tersusupi oleh masalah narkotika dengan maksud penghancuran,” imbuh Buwas.

Bahkan oknum-oknum yang terlibat narkoba menurutnya sudah masuk di lini TNI/Polri. Jaringan peredaran narkotika telah membayangi institusi-institusi keamanan negara itu.

“Kita harus tindakan tegas, peran kita secara keseluruhannya. Sesuai tanggung jawab dan tugasnya. Tidak harus seperti Filipina, tapi penyelesaian bisa seperti di Filipina, bisa tuntas,” ujar mantan Kabareskrim itu.

Buwas mengaku bersyukur bisa mengabdi sebagai Kepala BNN dan terlibat dalam upaya pemberantasan narkoba di Indonesia. Ia mengaku sempat mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena telah dipindahkan dari jabatan Kabareskrim ke Kepala BNN.

“Saya ucapkan terimakasih ke Presiden. Pertama saya lepas dari bully-an. Saya dulu jadi Kabareskrim sering dibully, bahkan keluarga saya juga dibully. Kedua saya dapat amanah. Kalau Kabareskrim yang saya selamatkan harta benda. Di BNN, saya selamatkan jiwa raga. Tidak bisa dinilai harganya,” urai Buwas.

Amanah yang besar itu dirasakannya sebagai bentuk kepercayaan yang luar biasa. Buwas menyebut Jokowi merupakan perpanjangan tangan Tuhan untuk dirinya bisa mengabdi lebih pada bangsa dan negara.

“Saya sampaikan, Pak saya orang yang dipilih Allah. Karena hati bapak diketuk Allah. Saya orang terpilih. Dan saya akan menunjukkan yang terbaik sebagai kepala BNN,” kisah Buwas disambut tepuk tangan peserta sosialisasi.

Tak hanya itu, Buwas bercerita bahwa sang ayah yang seorang personel TNI AD awalnya tidak suka ketika ia memilih menjadi seorang polisi. Sebab selama ini stigma masyarakat kurang baik terhadap aparat Korps Bhayangkara itu.

“Saya terpanggil untuk membuktikan polisi tidak seperti itu. Di Kabareskrim saya tidak tebang pilih kasus. Lalu saya dianggap gaduh, maka saya diamankan. Hehe. Tapi tidak apa-apa, saya justru senang,” ungkap jenderal bintang tiga itu.

“Saya setiap hari bekerja jam 06.00 WIB sudah di kantor. Tapi saya tidak pernah menuntut anak buah saya untuk bekerja seperti saya. Karena gaji saya lebih besar, fasilitas yang saya terima lebih banyak,” sambung Buwas.

Sementara itu, Hidayat Nur Wahid menjelaskan betapa pentinganya peran Empat Pilar dalam berbangsa dan bernegara. Salah satu yang dapat mengancam Empat Pilar di kehidupan adalah bahaya narkoba.

“Narkoba melanggar pancasila. Orang yang terkena narkoba sudah nggak ada urusan dengan keluarganya. Diiambil itu uang bapak, ibu, adiknya. Kalau sama keluarga nggak inget, apalagi dengan NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika,” sebut Hidayat di lokasi yang sama.

Menurutnya, MPR membutuhkan BNN untuk bisa terus mensosialisasikan Empat Pilar. BNN pun menurut Hidayat juga bisa membantu menyadarkan masyarakat, mulai dari generasi muda untuk melawan peredaran narkoba di Indonesia.

“Untuk menyadarkan mahasiswa ataupun warga bangsa karena narkoba berdampak pada bahayanya. Warga juga bisa menyelamatkan Indonesia dengan mereka menyelamatkan diri sendiri, lingkungannya, masyarakat mereka dari narkoba,” tutup politisi PKS itu.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN