Konsumsi Susu RI Lebih Rendah Dibanding 4 Negara ASEAN Ini

1452

Metrobatam, Jakarta – Dibandingkan negara ASEAN lainnya, konsumsi susu per kapita Indonesia masih rendah. Pada 2016 lalu rata-rata konsumsi susu nasional per kapita berada di 17,2 kilogram. Tingkat konsumsi tersebut jauh tertinggal dari negara-negara Asia Tenggara lainnya yang konsumsinya di atas 25 kg/kapita.

Contohnya Singapura, konsumsi susu Singapura berada di urutan tertinggi yakni 48,6 kg/kapita, disusul Malaysia yang konsumsinya berada di 36,2 kg/kapita, lalu Thailand 33,7 kg per kapita, serta Myanmar yang sekitar 26,7 kg per kapita.

“Kita masih jauh tertinggal dari Singapura, Malaysia, Thailand, Myanmar, dan negara-negara ASEAN lain,” ungkap Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UMKM Abdul Kadir, dalam diskusi ‘Susu Sebagai Sumber Nutrisi yang Terjangkau dan Pendorong Pemberdayaan UMKM,’ di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (8/8).

Namun pemerintah optimistis, konsumsi susu masyarakat akan meningkat seiring dengan kesadaran masing-masing individu terhadap pentingnya mengkonsumsi susu untuk pemenuhan gizi seimbang. Hal tersebut terbukti dari konsumsi susu nasional yang mengalami peningkatan hingga 5% setiap tahunnya.

Jika pada tahun 2015 konsumsi susu nasional berkisar antara 12,1 kg per kapita, pada 2016 terjadi peningkatan konsumsi menjadi 17,2 kg per kapita.

“Pemerintah mencatat tingkat konsumsi susu nasional terus meningkat 5% setiap tahun. Walaupun begitu, tingkat konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia masih di bawah negara-negara ASEAN lain,” ujarnya.

Subandi mengatakan kesadaran mengonsumsi susu di Indonesia masih rendah. Selama ini kita mengenal susu hanya sebagai pelengkap 4 sehat 5 sempurna. Padahal kandungan vitamin dan mineral dalam susu sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga gizi seimbang.

Rendahnya konsumsi susu membuat kondisi fisik masyarakat Indonesia lebih rentan terhadap penyakit.

“Angka prevelensi penyakit meningkat tajam, seperti stroke, jantung diabetes. Terserang penyakit ini bisa membuat ekonomi menengah langsung bangkrut,” ujarnya.

Selain itu, pada tumbuh kembang anak, susu juga dibutuhkan untuk perkembangan sel-sel saraf, organ dan tinggi badan. Tercukupinya kebutuhan nutrisi dari susu, tidak hanya menentukan tinggi badan seseorang tetapi juga menentukan kecerdasan dan daya tahan tubuh seseorang.

Dengan demikian, kurangnya konsumsi susu akan berakibat pada ancaman kurang gizi kronis (stunting). Data terakhir menyebutkan, angka stunting Indonesia pada tahun 2016, masih berada di 26,1%. Namun angka tersebut cenderung menurun dari stunting pada tahun sebelumnya sekitar 32,9% pada tahun 2013, seiring dengan kesadaran masyarakat yang semakin baik.

“Konsumsi susu setelah 2 tahun, setelah ASI harus ditingkatkan. Kita harus bekerja bersama untuk menurunkan angka stunting secara intensif, terutama dengan meningkatkan kesadaran mengonsumsi susu,” terangnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Daftar Tim 11 Ulama Alumni 212 yang Bertemu Jokowi di Bogor

Metrobatam, Jakarta - Tim 11 Ulama Alumni 212 menjelaskan hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu (22/4). Anggota Penasihat Persaudaraan Alumni...

Tepis Amien Rais, Buya Syafii: Tak Benar Agama untuk Pemilu

Metrobatam, Magelang - Amien Rais mengatakan pentingnya sebuah pengajian disisipi unsur politik. Namun pendapat itu dimentahkan oleh Buya Syafii Maarif. Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak...

Semburan Api Ledakan Sumur Minyak di Aceh hingga 100 Meter

Metrobatam, Banda Aceh – Sumur minyak tradisional di Desa Pasir Puteh, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur meledak dan menyemburkan api setinggi 100 meter....

Bertemu Alumni 212, Jokowi Dinilai sebagai Pemimpin Berjiwa Besar

Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu 22 April 2018 bertemu perwakilan ulama yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 di salah...

Paspampres Wanita Kawal Jokowi di Perayaan Ekspor Xpander

Metrobatam, Jakarta - Tidak sendirian, saat menyambangi acara seremoni perdana ekspor Mitsubishi Xpander Presiden Joko Widodo terlihat dikelilingi anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) perempuan....

Mahasiswa Gantung Diri Sambil Video Call Mantan Kekasih

Metrobatam, Ketapang - Seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak berinisial Al, ditemukan tak bernyawa di losmen milik saudaranya di Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga...

Jauh Kalahkan Gerindra di Litbang Kompas, PDIP Akui Terbantu Jokowi

Metrobatam, Jakarta - PDIP unggul jauh dari Gerindra di survei Litbang Kompas dengan mendapat elektabilitas 33,3 persen. PDIP menyebut angka itu tak terlepas dari...

Tambang Minyak Ilegal di Aceh Meledak, 18 Orang Tewas

Metrobatam, Jakarta - Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan tambang minyak ilegal di Dusun Kamar Dingin, Gampong (Desa) Pasir Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten...

Eks Ketua Pengadilan Tinggi Manado Akui Terima Suap 110 Ribu Dolar dari Politikus Golkar

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado‎, Sulawesi Utara, Sudiwardono mengakui menerima uang senilai 110 dolar Singapura dari politikus Golkar non-aktif, Aditya...

Liga Champions: Real Madrid Tekuk Bayern Munich 2-1

Munich - Real Madrid membawa pulang kemenangan dari lawatan ke markas Bayern Munich di leg I semifinal Liga Champions. El Real memetik kemenangan 2-1...

Perpres Tenaga Kerja Asing, Moeldoko: Generasi Muda Jangan Jadi Penakut!

Metrobatam, Makassar - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengingatkan agar generasi muda jangan jadi penakut bersaing dengan tenaga kerja asing (TKA). Hal ini...

Dendam Kesumat Harimau Bonita hingga Serang Manusia

Metrobatam, Pekanbaru - Harimau Bonita saat ini telah dimasukkan ke dalam Pusat Rehabilitas Harimau Sumatera setelah menerkam manusia di Inhil, Riau. Lalu, apa yang...
BAGIKAN