Kopassus TNI: Pembebasan 10 WNI Tunggu Perintah Panglima TNI

801

Metrobatam.com, Jakarta – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan siap untuk melakukan operasi pembebasan terhadap 10 warga negara Indonesia yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina.

Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra mengatakan, sudah menyiapkan pasukan terbaiknya untuk melakukan operasi pembebasan 10 WNI. Namun, pihaknya masih menunggu perintah dari Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

“Kalau dipanggil kami siap selalu. Tentu kami siap saja,” kata Herindra saat acara komando run di lapangan Banteng, Jakarta, Minggu 10 April 2016.

Herindra menuturkan, jika panglima TNI memerintahkan dan menginstruksikan untuk melakukan pembebasan dan penyelamatan, maka Kopassus akan langsung melakukan operasi pembebasan terhadap 10 warga negara Indonesia yang disandera tersebut.

“Kami menunggu perintah panglima TNI. Kopassus pasti siap,” ungkap Herindra.

Seperti diketahui, kelompok militan Abu Sayyaf membajak kapal Pandu Brahma 12 bermuatan batu bara sekaligus 10 awak yang merupakan WNI yang berada di dalamnya.

Kelompok militan Abu Sayyaf meminta uang tebusan sebesar Rp15 miliar kepada pemerintah Republik Indonesia ?untuk pembebasan 10 nyawa rakyat Indonesia tersebut.

sumber: vivanews

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Prajurit dan ASN Lantamal IV Terima Sosialisasi P4GN dari BNN Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri bekerjasama dengan Dinas Hukum TNI Angkatan Laut (Diskumal) dan Lantamal IV Tanjungpinang melaksanakan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan,...

Polair Polda Kepri Cari Korban Tabrakan Kapal Perang AS USS John S Mc Cain

Metrobatam.com, Batam - Personil Polisi Perairan Polda Kepri dan Polres Bintan turut mencari korban tabrakan antara kapal perang AS USS John S Mc Cain...

Kapal Perang AS Tabrakan Dekat Kepri, 10 Pelaut Hilang

Metrobatam.com, Batam - Sepuluh pelaut hilang setelah sebuah kapal perang Amerika Serikat bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak di sebelah timur Singapura, berdekatan dengan Perairan...

Ustadz Abdul Somad Lc MA Sampaikan Tausiyah di Mesjid Baitul Makmur Tanjung Uban

Metrobatam.com, Bintan - Abdul Somad Lc MA yang sering menjadi perbincangan di media sosial tanah air, datang ke Masjid Baitul Makmur Tanjung Uban, Kecamatan...

Bupati Bintan Pimpin Rapat Pembahasan APBD Perubahan 2017

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara,...

Heboh! Pemuda Banjar Nikahi Nenek 75 Tahun, Netizen: Hidup Nenek-Nenek!

Metrobatam, Amuntai - Jika cinta sudah melekat, usia pun tak jadi halangan untuk hidup bersama. Ungkapan itu agaknya tepat dialamatkan pada kisah cinta dua...

Kekeringan, Warga Purworejo Cari Air Hinga 3 Km

Metrobatam, Purworejo - Dampak Kekeringan mulai melanda Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Salah satu daerah yang hingga kini merasakan dampak itu adalah Desa Somorejo di...

Keren! Ada ‘Kampung Jokowi’ di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Metrobatam, Kupang - Warga Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu yang menghuni rumah bantuan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebut...

Kasus e-KTP, Setya Novanto cs Cap Miryam Haryani Pengkhianat

Metrobatam, Jakarta - Politikus Hanura Miryam S Haryani disebut tertekan saat mengetahui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait kasus korupsi e-KTP miliknya bocor ke publik....

Ternyata yang Membantai Ibu Dua Anak dan PIL di Mojokerto Suaminya

Metrobatam, Mojokerto - Meski belum resmi bercerai dengan suaminya, Komariah (44), warga Mojokerto sudah berpaling ke pria idaman lain (PIL). Bahkan ibu dua anak...

Hiii Serem.. Di Sumedang Ada Lomba 17-an Mengafani hingga Salatkan Jenazah

Metrobatam, Sumedang - Banyak cara dilakukan warga dalam mempringati HUT kemerdekaan ke-72 RI yang jatuh pada 17 Agustus 2017 lalu. Salah satunya dengan menggelar...

Kemenag: First Travel Harus Segera Diadili dan Bertanggung Jawab!

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menginginkan agar kasus biro perjalanan haji dan umrah First Travel segera diproses hukum. Kemenag juga menyatakan komitmennya untuk...