Korban Biro Perjalanan First Travel 35 Ribu Orang, Uang di Rekening Tinggal Rp1,3 Juta

    2124

    Metrobatam, Jakarta – Bareskrim Mabes Polri hanya menemukan uang Rp1,3 juta dari rekening resmi PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel). Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Hery Rudolf Nahak mengatakan First Travel merupakan biro perjalanan yang berhasil menipu ribuan jemaah dengan modus ongkos umrah murah.

    Kini pihak kepolisian telah melakukan pemblokiran rekening perusahaan tersebut, namun hanya terdapat temuan yang sebesar Rp1,3 juta.

    “Rekening yang kita blokir terakhir sisa Rp1,3 juta atas nama perusahaan, nanti kita akan cek dengan yang lain,” katanya kepada wartawan di Bareskrim, Jalan Medan Merdeka Timur. Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).

    Padahal, menurut Nahak, perusahaan yang dipimpin oleh pasangan suami istri Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan ini meraup keuntungan dari para jemaah yang tertipu sebesar kurang lebih Rp500 miliar.

    “Total jemaah yang telah melunasi 70 ribu, tapi sekitar 35 ribu tidak berangkat dengan berbagai alasan. Jadi kalau hitung kerugian, satu orang Rp14,3 juta dikali 35 ribu maka kerugian mencapai Rp550 miliar,” tuturnya.

    Karena itu, pihaknya akan terus menulusuri aset-aset milik Firt Travel yang memiliki hubungan dengan dana umrah para jemaah yang hingga saat ini belum berangkat ke tanah suci.

    “Kami akan melakukan tracking pada rekening-rekening, dana-dana yang kemudian lari ke mana, dan aset. Itu pasti kami lakukan dan perkembangan akan diberitahukan,” tutupnya.

    Kini perusahaan tersebut sudah dicabut izinnya oleh Kementerian Agama lantaran dianggap bermasalah. Pihak kepolisian juga telah menetap tersangka terhadap pasutri tersebut yang juga menjabat sebagai direktur First Travel.

    Bentuk Crisis Center

    Setelah bos PT First Anugerah Karya Wisata ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri kemarin, ribuan jemaah terkatung-katung untuk mendapatkan informasi terkait biro perjalanan tersebut.

    Kepala satuan tugas waspada investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L Tobing mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pembentukan posko pengaduan.

    “Posko crisis center ini sangat perlu dibentuk sebagai tempat untuk jemaah, kami akan koordinasikan dengan Bareskrim dan Kemenag agar bisa segera dibentuk,” kata Tongam saat dihubungi detikFinance, Jumat (11/8).

    Dia mengatakan, saat ini kasusnya sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan pihak satgas serta Kemenag menyerahkan seluruh proses ke penyidik.

    “Koordinasi kami tetap ada. Dalam penanganan kasus ini, satgas koordinasi dengan penyidik dalam penyediaan ahli,” ujar dia.

    Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama RI, Mastuki mengatakan penangkapan Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari sudah sesuai dengan proses hukum.

    “Penangkapan itu pasti sudah diperhitungkan oleh polisi. Mereka sudah memiliki bukti-bukti yang cukup. Kami menghormati proses hukum tersebut,” ujar dia.

    Geledah Kantor First Travel

    Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri mengeledah kantor First Travel di Jakarta Selatan selama sekitar 3,5 jam. Penyidik membawa beberapa dokumen dan satu buah CPU yang berisi data para jemaah.

    “Beberapa dokumen dan satu CPU yang mana setelah kita buka ada data-data jemaah yang sudah berangkat maupun yang belum,” kata Kasubdit V/Jatanwil Dit Tipiudum Bareskrim Kombes Dwi Irianto di Kantor First Travel Lantai 16 GKM Green Tower, Jalan TB Simatupang Kav. 896, Jakarta Selatan, Kamis (10/8).

    Dwi menambahkan nantinya hasil dari pengeledahan tersebut akan menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut. Dwi juga tak menampik akan melakukan pengeledahan di tempat lain.

    “kemungkinan ya (geledah tempat lain), kita pelajari dulu berkas-berkas yang kita dapati sekarang,” kata Dwi.

    Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri mendatangi kantor First Travel di Jakarta Selatan. Mereka tiba di GKM Green Tower, Jalan TB Simatupang Kav. 896, Jakarta Selatan, Kamis (10/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 22.30 WIB, penggeledahan selesai dilakukan.

    Polisi juga telah menetapkan pemilik First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, sebagai tersangka dengan pasal penipuan dan penggelapan. Dirtipidum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak menjelaskan cara First Travel merayu jemaah agar tertarik menggunakan jasa travel-nya.(mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

    Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

    Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

    Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

    Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

    Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

    Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

    Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

    Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

    Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

    Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

    Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

    Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

    PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

    Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

    KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

    Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

    Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

    KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
    BAGIKAN