Korban Biro Perjalanan First Travel 35 Ribu Orang, Uang di Rekening Tinggal Rp1,3 Juta

    2121

    Metrobatam, Jakarta – Bareskrim Mabes Polri hanya menemukan uang Rp1,3 juta dari rekening resmi PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel). Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Hery Rudolf Nahak mengatakan First Travel merupakan biro perjalanan yang berhasil menipu ribuan jemaah dengan modus ongkos umrah murah.

    Kini pihak kepolisian telah melakukan pemblokiran rekening perusahaan tersebut, namun hanya terdapat temuan yang sebesar Rp1,3 juta.

    “Rekening yang kita blokir terakhir sisa Rp1,3 juta atas nama perusahaan, nanti kita akan cek dengan yang lain,” katanya kepada wartawan di Bareskrim, Jalan Medan Merdeka Timur. Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).

    Padahal, menurut Nahak, perusahaan yang dipimpin oleh pasangan suami istri Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan ini meraup keuntungan dari para jemaah yang tertipu sebesar kurang lebih Rp500 miliar.

    “Total jemaah yang telah melunasi 70 ribu, tapi sekitar 35 ribu tidak berangkat dengan berbagai alasan. Jadi kalau hitung kerugian, satu orang Rp14,3 juta dikali 35 ribu maka kerugian mencapai Rp550 miliar,” tuturnya.

    Karena itu, pihaknya akan terus menulusuri aset-aset milik Firt Travel yang memiliki hubungan dengan dana umrah para jemaah yang hingga saat ini belum berangkat ke tanah suci.

    “Kami akan melakukan tracking pada rekening-rekening, dana-dana yang kemudian lari ke mana, dan aset. Itu pasti kami lakukan dan perkembangan akan diberitahukan,” tutupnya.

    Kini perusahaan tersebut sudah dicabut izinnya oleh Kementerian Agama lantaran dianggap bermasalah. Pihak kepolisian juga telah menetap tersangka terhadap pasutri tersebut yang juga menjabat sebagai direktur First Travel.

    Bentuk Crisis Center

    Setelah bos PT First Anugerah Karya Wisata ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri kemarin, ribuan jemaah terkatung-katung untuk mendapatkan informasi terkait biro perjalanan tersebut.

    Kepala satuan tugas waspada investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L Tobing mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pembentukan posko pengaduan.

    “Posko crisis center ini sangat perlu dibentuk sebagai tempat untuk jemaah, kami akan koordinasikan dengan Bareskrim dan Kemenag agar bisa segera dibentuk,” kata Tongam saat dihubungi detikFinance, Jumat (11/8).

    Dia mengatakan, saat ini kasusnya sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan pihak satgas serta Kemenag menyerahkan seluruh proses ke penyidik.

    “Koordinasi kami tetap ada. Dalam penanganan kasus ini, satgas koordinasi dengan penyidik dalam penyediaan ahli,” ujar dia.

    Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama RI, Mastuki mengatakan penangkapan Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari sudah sesuai dengan proses hukum.

    “Penangkapan itu pasti sudah diperhitungkan oleh polisi. Mereka sudah memiliki bukti-bukti yang cukup. Kami menghormati proses hukum tersebut,” ujar dia.

    Geledah Kantor First Travel

    Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri mengeledah kantor First Travel di Jakarta Selatan selama sekitar 3,5 jam. Penyidik membawa beberapa dokumen dan satu buah CPU yang berisi data para jemaah.

    “Beberapa dokumen dan satu CPU yang mana setelah kita buka ada data-data jemaah yang sudah berangkat maupun yang belum,” kata Kasubdit V/Jatanwil Dit Tipiudum Bareskrim Kombes Dwi Irianto di Kantor First Travel Lantai 16 GKM Green Tower, Jalan TB Simatupang Kav. 896, Jakarta Selatan, Kamis (10/8).

    Dwi menambahkan nantinya hasil dari pengeledahan tersebut akan menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut. Dwi juga tak menampik akan melakukan pengeledahan di tempat lain.

    “kemungkinan ya (geledah tempat lain), kita pelajari dulu berkas-berkas yang kita dapati sekarang,” kata Dwi.

    Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri mendatangi kantor First Travel di Jakarta Selatan. Mereka tiba di GKM Green Tower, Jalan TB Simatupang Kav. 896, Jakarta Selatan, Kamis (10/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 22.30 WIB, penggeledahan selesai dilakukan.

    Polisi juga telah menetapkan pemilik First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, sebagai tersangka dengan pasal penipuan dan penggelapan. Dirtipidum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak menjelaskan cara First Travel merayu jemaah agar tertarik menggunakan jasa travel-nya.(mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

    Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

    Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

    9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

    Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...

    Hari Ini, Kahiyang Ayu akan Diberi Marga Siregar

    Metrobatam, Jakarta - Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, akan diberi marga Siregar hari ini. Marga ini diberikan lewat prosesi Mangalehan Marga. Istri Bobby...

    Astaga! Seorang Aktivis Ditangkap karena Sodomi 9 Remaja

    Metrobatam, Balikpapan - Seorang aktivis lingkungan berinsial PDW menjadi tersangka atas kasus pencabulan sesama jenis. Tersangka yang juga fasilitator anak berskala internasional itu ditangkap...

    ‘Juve Lawan Barca akan Jadi Permainan Taktik dan Fisik’

    Turin - Juventus akan menjamu Barcelona di lanjutan Liga Champions. Pertandingan itu dinilai akan menjadi permainan yang penuh dengan adu taktik dan fisik. Dalam pertemuan...

    Merasa Dibohongi, Belasan Penumpang Lion Air di Batam Ngamuk

    Metrobatam, Batam - Sebanyak 16 penumpang Lion Air dari Pekanbaru tujuan Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) terlantar di Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau....

    Liga Arab Nyatakan Hizbullah Sebagai Teroris, Hamas Menolak

    Gaza City - Liga Arab melabeli organisasi Islamis Syiah di Libanon, Hizbullah, sebagai kelompok teror. Namun Hamas, kelompok gerakan Islamis Sunni di Palestina, menolak...

    Setnov Dibui, Airlangga Hartato Digadang-Gadang Jadi Ketum Golkar

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartato membenarkan bahwa dirinya salah satu orang yang digadang-gadang akan menggantikan Setya Novanto usai ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi...

    Tikam Warga, Orang Gila Ditembak Polisi

    Metrobatam, Pekanbaru - Warga Sungai Beringin Parit 15 Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau, diresahkan dengan adanya orang gila yang berkeliaran. Orang...

    Ketua MPR: Akan Baik Kalau Novanto Mundur dari Ketua DPR

    Metrobatam, Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan ikut bicara soal kursi Ketua DPR yang masih diduduki tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto. Zulkifli...

    Edan! Oknum PNS Masukkan Terong dan Timun ke Kemaluan Istri 3 Kali Seminggu

    Metrobatam, Deli Serdang - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Deliserdang, Sumatera Utara berinisial RR harus menghadapi proses hukum lantaran dilaporkan istrinya...
    BAGIKAN