Korban Sodomi Oknum Sekdes di Aceh Barat Daya Bertambah Jadi 26 Orang

Metrobatam, Banda Aceh – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Aceh Barat Daya mencatat hingga sekarang ini korban pelecehan seksual sodomi yang dilakukan oknum Sekdes berinisial MA (40) bertambah menjadi 26 orang, setelah sebelumnya dilaporkan sebanyak 19 orang.

Semua korban merupakan anak dibawah umur yang sedang menempuh pendidikan di SMP dan SD kabupaten tersebut.

“Awalnya 17 orang kemudian ada kita temukan dua orang lagi dari SD menjadi 19 orang. Dan baru-baru ini kita temukan di SMP yang berbeda dua orang lagi, kemudian ada juga siswa yang melapor ke guru sekolah, jadi jumlah sekarang 26 orang,” kata Ketua P2TP2A Aceh Barat Daya, Harmansyah kepada Okezone, Senin 12 Februari 2018.

Harmansyah menyebutkan, menurut pengakuan pelaku perbuatan ini sudah dilakukan sejak 2013. Namun, kasus ini terbongkar sekarang, ketika guru di sekolah melihat siswanya yang menjadi korban tersebut bertingkah yang cenderung berbeda dengan siswa lain.

“Tingkah berbedanya seperti pada saat guru mengajar dia (korban) berbicara agak sedikit porno, kemudian waktu pertemuan di aula sekolah siswa sesama siswa ini saling pegang alat kelamin. Sehingg ini menjadi kecurigaan guru, dan akhirnya memanggil tiga anak pertama itu, ditanyai kepada siswa itu dan akhirnya terungkaplah kasus ini,” jelas Harmansyah.

Selama ini, pihak P2TP2A Aceh Barat Daya terus melakukan pendampingan terhadap korban. Mereka juga telah beberapa kali melakukan trauma healing kepada setiap korban bersama pihak Polres Aceh Barat Daya. Bahkan, beberapa waktu lalu juga dibantu Istri gubernur Aceh, Darwati A Gani yang turun langsung ke kabupaten tersebut didampingi P2TP2A Aceh.

Hasil dari pendampingan, pemberian trauma healing dari mereka, kata Harmansyah, tim psikolog mereka menemukan ada empat siswa yang menjadi korban itu mengalami trauma yang berat. Sehingga proses pemulihan terhadap mereka agak lama, pihaknya harus merujuk keempat korban itu ke P2TP2A Aceh untuk ditangani.

“Traumanya itu ketika bicara dia (korban) sudah tidak konsen, dia cenderung meminta perlakuan (sodomi) seperti itu. Ternyata memang dia sudah lama sekali mendapat perlakukan (sodomi) itu dari pelaku. Ada empat orang yang tergolong trauma berat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Daya, Zulfitriadi mengatakan kasus ini masih dalam penyidikan kepolisian. Pihaknya belum menerima laporan ada penambahan korban sodomi tersebut.

“Sejauh ini kasus ini masih penyidikan. Proses hukum yang kami periksa masih berdasarkan laporan yang pertama. Kami belum mendapatkan laporan tentang korban yang bertambah menjadi 26 orang. Kami pun memeriksa korban itu untuk sampelnya 14 orang saja,” ujarnya kepada Okezone dihubungi terpisah. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kelebihan Kapasitas, Imigrasi Batam Ganti Server Data di Pelabuhan

Metrobatam.com, Batam - Kepala Imigrasi Klas I Khusus Batam, Lucky Agung melakukan inspeksi kesiapan arus mudik di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Jumat (25/5) malam....

10.169 RTS dan 1.804 PMKS Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 10.169 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan 1.804 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya di wilayah Kota Tanjungpinang, mendapat bantuan paket...

Jalan Gajah Mada Sekupang akan Dilebarkan Menjadi Lima Lajur pada 2020

Metrobatam.com, Batam - Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pada 2020 mendatang pelebaran jalan akan menyentuh kawasan Sekupang. Jalan Gajah Mada, jalan utama di kawasan...

Koarmada I Tangkap Dua Kapal SPOB Muat BBM Ilegal di Perairan Lampung

Metrobatam.com, Jakarta - Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memberikan keterangan kepada insan pers dalam konfrensi pers...

Kampus Terpapar Radikalisme, PBNU Ingatkan Rektor Pantau Mahasiswa dan Dosen

Metrobatam, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebutkan hampir semua perguruan tinggi negeri sudah terpapar paham radikalisme. Fakta itu harus segera disikapi sebelum...

Beredar Luas Video Porno Mirip Anggota DPR Aryo Djojohadikusumo, Ini Kata MKD

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video syur dengan pemeran pria disebut-sebut mirip Anggota DPR Fraksi Gerindra Aryo Djojohadikusumo beredar luas di dunia maya. Apa tanggapan...

Ketua Komisi II DPR Minta e-KTP Rusak di Bogor Segera Dimusnahkan

Metrobatam, Jakarta - Kemendagri memastikan satu dus dan seperempat karung e-KTP yang tercecer di Bogor merupakan e-KTP rusak. Komisi II DPR mendorong agar e-KTP...

KN Belut Laut Bakamla Tangkap Kapal Muatan Kabel Optik Ilegal di Perairan Bintan

Metrobatam, Bintan - KN Belut Laut 4806 Bakamla menangkap kapal bermuatan 5 ton kabel optik diduga hasil jarahan dari bawah laut, di perairan sebelah...

Suriah Deportasi Seorang Mahasiswi yang Diduga Terlibat ISIS

Metrobatam, Jakarta - Seorang mahasiswi IAIN Tulungagung, Jawa Timur, dilaporkan telah dideportasi dari negara Suriah menggunakan pesawat Turkish Airlines TK-056 karena diduga terlibat jaringan...

Soal Gaji Ketua Dewan Pengarah BPIP, PDIP: Megawati Tak Pernah Berpikir Gaji

Metrobatam, Jakarta - Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) digaji Rp 112 juta per bulan. PDIP menegaskan Mega tak...

Ini Nyanyian Juergen Klopp Usai Gagal di Final Liga Champions

Kiev - Juergen Klopp tak berlama-lama larut dalam kekecewaan usai Liverpool gagal di final Liga Champions 2018. Klopp asyik menyanyi sebelum kembali ke markas...

118 TKI Ilegal Dideportasi dari Malaysia Melalui PLBN Entikong

Metrobatam, Sanggau - Sebanyak 118 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diduga ilegal dideportasi dari Sarawak, Malaysia hari ini. Para TKI laki-laki dan perempuan ini dipulangkan...
BAGIKAN