Korban Sodomi Oknum Sekdes di Aceh Barat Daya Bertambah Jadi 26 Orang

1279

Metrobatam, Banda Aceh – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Aceh Barat Daya mencatat hingga sekarang ini korban pelecehan seksual sodomi yang dilakukan oknum Sekdes berinisial MA (40) bertambah menjadi 26 orang, setelah sebelumnya dilaporkan sebanyak 19 orang.

Semua korban merupakan anak dibawah umur yang sedang menempuh pendidikan di SMP dan SD kabupaten tersebut.

“Awalnya 17 orang kemudian ada kita temukan dua orang lagi dari SD menjadi 19 orang. Dan baru-baru ini kita temukan di SMP yang berbeda dua orang lagi, kemudian ada juga siswa yang melapor ke guru sekolah, jadi jumlah sekarang 26 orang,” kata Ketua P2TP2A Aceh Barat Daya, Harmansyah kepada Okezone, Senin 12 Februari 2018.

Harmansyah menyebutkan, menurut pengakuan pelaku perbuatan ini sudah dilakukan sejak 2013. Namun, kasus ini terbongkar sekarang, ketika guru di sekolah melihat siswanya yang menjadi korban tersebut bertingkah yang cenderung berbeda dengan siswa lain.

“Tingkah berbedanya seperti pada saat guru mengajar dia (korban) berbicara agak sedikit porno, kemudian waktu pertemuan di aula sekolah siswa sesama siswa ini saling pegang alat kelamin. Sehingg ini menjadi kecurigaan guru, dan akhirnya memanggil tiga anak pertama itu, ditanyai kepada siswa itu dan akhirnya terungkaplah kasus ini,” jelas Harmansyah.

Selama ini, pihak P2TP2A Aceh Barat Daya terus melakukan pendampingan terhadap korban. Mereka juga telah beberapa kali melakukan trauma healing kepada setiap korban bersama pihak Polres Aceh Barat Daya. Bahkan, beberapa waktu lalu juga dibantu Istri gubernur Aceh, Darwati A Gani yang turun langsung ke kabupaten tersebut didampingi P2TP2A Aceh.

Hasil dari pendampingan, pemberian trauma healing dari mereka, kata Harmansyah, tim psikolog mereka menemukan ada empat siswa yang menjadi korban itu mengalami trauma yang berat. Sehingga proses pemulihan terhadap mereka agak lama, pihaknya harus merujuk keempat korban itu ke P2TP2A Aceh untuk ditangani.

“Traumanya itu ketika bicara dia (korban) sudah tidak konsen, dia cenderung meminta perlakuan (sodomi) seperti itu. Ternyata memang dia sudah lama sekali mendapat perlakukan (sodomi) itu dari pelaku. Ada empat orang yang tergolong trauma berat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Daya, Zulfitriadi mengatakan kasus ini masih dalam penyidikan kepolisian. Pihaknya belum menerima laporan ada penambahan korban sodomi tersebut.

“Sejauh ini kasus ini masih penyidikan. Proses hukum yang kami periksa masih berdasarkan laporan yang pertama. Kami belum mendapatkan laporan tentang korban yang bertambah menjadi 26 orang. Kami pun memeriksa korban itu untuk sampelnya 14 orang saja,” ujarnya kepada Okezone dihubungi terpisah. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...
BAGIKAN