Korut ‘Sandera’ Warganya, PM Najib Serukan Malaysia Bersatu

1145

Metrobatam.com, Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyerukan warganya untuk bersatu di tengah memburuknya hubungan negara tersebut dengan Korea Utara (Korut).

Pemerintahan Najib saat ini tengah mengupayakan agar seluruh warga Malaysia yang “disandera” di Korut, bisa segera pulang ke tanah air.

“Saya ingin menyerukan seluruh warga Malaysia, termasuk para pemimpin pemerintah dan oposisi, untuk bersatu dalam memberikan kami dukungan penuh atas semua upaya yang tengah berlangsung untuk menyelesaikan masalah ini,” tulis Najib dalam postingan di blognya seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (10/3).

“Malaysia senantiasa menjamin hubungan baik dengan semua negara. Namun, ini bukan berarti salah satu dari mereka bisa menyalahgunakan perlakuan baik yang telah diberikan Malaysia selama ini dan melanggar hukum negara kita, atau melakukan apapun yang mereka suka tanpa menghormati Malaysia sebagai negara berdaulat,” imbuh Najib.

Sebelumnya, PM Najib menyatakan otoritas Korut telah menjamin keselamatan seluruh warga Malaysia di sana. Sejauh ini masih ada 9 warga Malaysia di Korut, setelah dua warga yang bekerja untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diizinkan pulang ke Malaysia. Kedua orang yang diketahui bernama Stella Lim dan Nyanaprakash Muniandy itu merupakan staf Program Pangan Dunia (WFP), badan urusan pangan milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dengan dibebaskannya dua staf PBB itu, maka saat ini masih ada 9 warga Malaysia di Korut, yang terdiri atas tiga staf diplomatik dan enam anggota keluarga mereka.

PM Najib pun memastikan perundingan untuk membebaskan seluruh warga Malaysia yang kini ada di Korut, terus berlangsung. Dia juga menegaskan bahwa Malaysia tidak akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Korut.

“Hubungan diplomatik antara Malaysia dan Korea Utara tidak akan terputus, karena kita membutuhkannya untuk terus berkomunikasi dengan mereka demi mencari solusi,” tegas PM Najib, sembari menyatakan pemerintahannya tidak akan melunak terhadap Korut.

Hubungan Malaysia dengan Korut memburuk setelah pembunuhan Kim Jong-Nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari lalu. Kepolisian Malaysia menyatakan kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-Un tersebut, dibunuh dengan racun VX yang dinyatakan sebagai senjata pemusnah massal oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...
BAGIKAN