Metrobatam, Palembang – Kakek ZH (60) ditangkap Polda Sumatera Selatan, usai mencabuli sedikitnya enam bocah berusia 5 tahun di Palembang, Sumatera Selatan. Ketua KPAI Sumsel, Romi Afriansyah meminta polisi mengusut tuntas adanya dugaan korban bertambah.

“Kami meminta Polda Sumsel mengusut tuntas kasus pencabulan yang dilakukan oleh kakek ZH. Termasuk adanya korban lain di luar enam korban yang mlaporkan ke Polda. Karena informasinya itu tidak hanya enam korban saja,” terang Romi saat dihubungi, Senin (16/4/2018).

Dikatakan Romi, KPAI sudah menemui keluarga dan korban untuk mengecek psikologis mereka. Termasuk meminta orang tua untuk melaporkan jika ada anak mereka yang menjadi korban kakek paruh baya itu.

Dari hasil investigasi sementara, KPAI mencurigai adanya prilaku menyimpang yang dilakukan kakek ZH. Hal ini merujuk pada usia ZH yang sudah lebih setengah abad ini dan nekat mencabuli bocah seusia cucunya.

“Usia pelaku sudah 60-an, tapi perbuatan itu dia lakukan pada anak kecil dan pasti akan menyebabkan trauma pada korban. Untuk itu kami akan mendampingi untuk pemulihan psikologisnya. Korban saya lihat masih trauma dan ketakutan,” kata Romi.

Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain menyebut sampai saat ini sudah enam korban yang melapor. Sedangkan ZH ditangkap usai mengancam salah satu orang tua korban menggunakan parang saat mengetahui anaknya jadi korban pencabulan.

“Yang melaporkan ada enam, tapi masih akan kami dalami lagi. Masih diperiksa untuk mencari dugaan adanya korban lain,” kata Zulkarnain.

Bahkan, kasus yang mejerat kakek ZH kini telah dilimpahkan ke Unit PPA Dit Reskrimum Polda Sumsel. Hal ini karena korban merupakan anak dibawah umur dan perbuatan dilakukan dalam waktu bersamaan.

Sebelumnya diberitakan, bermodalkan uang seribu rupiah, kakek ZH berhasil mencabuli 10 bocah. Mirisnya, usia korban rata-rata masih di bawah 6 tahun.

Perbuatan kakek ZH terungkap saat salah satu orang tua korban, Rizka curiga pada putrinya. Putrinya yang masih berusia 5 tahun itu selalu memakai celana dalam lebih dari satu dan mengaku sakit pada bagian kemaluannya.

“Awalnya curiga anak saya ini kok pakai celana dalam lebih dari satu. Terus saya tanya dia bilang kalau kemaluan dia itu sakit. Saya paksa terus dan akhirnya dia ngaku kalau dicabuli,” kata Rizka, saat ditemui di ruang Unit IV, Subdit Jatanras Polda Sumsel, Kamis (12/4/2018).

Setelah dilakukan interogasi mendalam, Rizka kaget mengetahui jika pelaku adalah tetangganya sendiri. Hal itu lantas membuat Rizka bersama orang tua korban lainnya melapor ke Polda Sumsel.

“Ya saya dan orang tua lain tidak terima. Anak kami dicabuli dengan iming-iming uang Rp 1000. Bahkan diajak nonton film tidak senonoh. Makanya kami laporkan ke polisi dan dia (ZH) ditangkap,” kata Rizka.

“Korbannya banyak, hampir 10 orang dan mungkin itu sudah lama dia lakukan. Ini saja baru tahu karena anak saya bilang,” katanya.

Sementara ZH, saat diamankan sempat membantah. Kepada polisi dia mengaku hanya mecium layaknya hubungan kakek kepada cucunya. “Saya cuma cium di pipi saja, saya peluk seperti kakek dan cucu. Kalau kasih uang memang ada untuk beli jajan,” kata ZH yang hanya tertunduk malu.

Dari pantauan detikcom, beberapa orang orang tua korban mulai mendatangi unit IV. Mereka mengaku tidak terima jika putrinya menjadi korban pencabulan.

Saat akan diamankan, ZH juga sempat mengancam salah satu orang tua korban dan mengacungkan parang. ZH meminta orang tua korban untuk berdamai dan tidak melaporkan kasus ini ke polisi. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Rayakan OTT Bupati Irvan, Warga Tumpah Ruah di Alun-alun Cianjur

Metrobatam, Cianjur - Warga bergelombang mendatangi Alun-alun Cianjur usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Cianjur. Tanpa dikomando, massa dari berbagai penjuru ini mendatangi...

Perakit iPhone Rogoh Rp 14,5 T untuk Pindahkan Pabrik ke Batam

Metrobatam, Jakarta - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China ternyata membawa berkah juga kepada Indonesia. Perusahaan yang berinvestasi di China mulai melirik...

Kemendagri Terbitkan Aturan Penggunaan Jilbab untuk PNS

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mewajibkan pegawainya yang mengenakan jilbab untuk dimasukkan ke dalam kerah baju. Warna Jilbab yang digunakan juga harus...

Dukung MK, MUI Sarankan Usia Ideal Wanita Menikah 20 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hasanuddin Abdul Fatah menyatakan pihaknya mendukung putusan Mahkamah Konstitusi terkait batas usia perkawinan bagi...

Jokowi Bahas RUU Ponpes Bersama Ulama Aceh

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo bertemu sejumlah tokoh ulama dan pengurus pondok pesantren se-Aceh, Jumat (14/12) di Banda Aceh. Dalam pertemuan itu, Jokowi...

Kemendagri Instruksikan Daerah Bakar e-KTP Rusak

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginstruksikan Bupati/Walikota di seluruh daerah menugaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota melakukan pemusnahan blanko e-KTP...

Jantung Manusia Tertinggal, Southwest Airlines Harus Kembali ke Bandara

Seattle - Sebuah pesawat penumpang AS yang sedang menempuh penerbangan dariSeattle keDallas dipaksa untuk kembali mendarat karena ditemukan jantung manusia di pesawat itu. Southwest Airlines...

Peserta Pesta Seks di Sleman Bayar Hingga Rp 1,5 Juta, Dapat Apa?

Metrobatam, Sleman - Polda DIY menyebutkan peserta pesta seks di sebuah homestay di Sleman, membayar hingga Rp 1,5 juta. Apa yang didapat para peserta...

Tahun Depan Keluarga Miskin Bisa Dapat Bantuan Rp 10 Juta

Metrobatam, Jakarta - Kabar gembira buat keluarga miskin di Indonesia. Mulai 2019 pemerintah akan melipatgandakan bantuan sosial melalui program keluarga harapan (PKH). Hal itu juga...

PoliticaWave: Jokowi Ungguli Prabowo dalam Percakapan Medsos

Metrobatam, Jakarta - PoliticaWave menyebut bahwa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli pasangan nomor urut 02...

Jalur Solok-Padang Terputus, Tim Kebut Bersihkan Material Longsor

Metrobatam, Padang - Longsor memutuskan akses jalan dari Kota Padang menuju Kabupaten Solok, sejak Kamis (13/12) malam. Pembersihan material longsor dikebut pagi ini. Titik longsor...

Analisis: Bara Api di Polsek Ciracas Mengancam Sinergitas TNI-Polri

Metrobatam, Jakarta - Proses penegakan hukum yang jauh api dari panggang diduga kuat melatarbelakangi insiden perusakan dan pembakaran di Markas Polsek Ciracas, Jakarta Timur...