KPK Bantu Kejati Kepri Kejar Buronan Korupsi Bandara Hang Nadim

Metrobatam, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) untuk mengejar buronan Agus Mulyana yang merupakan terpidana kasus tindak pidana korupsi pengadaan fasilitas listrik di Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam. Agus sendiri telah ditetapkan masuk daftar pencarian orang (DPO) atas kasus korupsi tersebut.

Menurut Febri, hal itu merupakan kelanjutan dari kegiatan Unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan (Korsupdak) KPK di Kepulauan Riau. Lembaga antirasuah sebelumnya juga sudah membantu Polda Kepri dalam penanganan perkara korupsi.

“Salah satu kasus yang telah inkracht namun belum dapat dilakukan eksekusi karena terpidana masuk DPO termasuk yang akan didukung. Korsupdak KPK akan membantu pencarian DPO dalam korupsi pengadaan fasilitas listrik di Bandara Internasional Hang Nadim,” papar Febri di Jakarta, Kamis (5/4).

Terkait Korsupdak dengan Kejati Kepri, Febri menyebut saat ini terdapat 31 perkara tipikor yang secara umum penanganannya berjalan lancar.

Selain itu, jelas Febri, supervisi ini juga merupakan upaya untuk optimalisasi penanganan perkara dalam rangka menjalankan fungsi trigger mechanism. Menurut dia, KPK akan mendukung pencarian keterangan ahli, asset tracing, hingga bantuan pencarian buron (DPO).

“Tadi tim KPK diterima oleh Kepala dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, Aspidsus, dan jajaran,” ucap Febri.

Ia melanjutkan, kerja sama yang kuat antara KPK, Polri, dan Kejaksaan akan semakin memperkuat upaya untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Apalagi, kasus korupsi di daerah saat ini mengalami peningkatan.

“Keterbukaan dan sinergi seperti yang dilakukan di Kepri ini diharapkan dapat menekan perilaku korup di sana. Hal yang sama juga dilakukan di sejumlah daerah lain,” ucap Febri.

Di Kepri sendiri, KPK sebelumnya juga “turun tangan” atau membantu polda setempat dalam menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi. Salah satunya adalah perkara penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB) atas nama PT Karimun Pinang Jaya di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam.

Guna membantu penanganan kasus ini, Tim Korsup Penindakan KPK memfasilitasi beberapa ahli dan melakukan gelar supervisi terpadu di Polda Kepulauan Riau.

Kasus tersebut menjadi salah satu kasus yang dibahas Tim Korsup Penindakan KPK dan Polda Kepri dalam rapat koordinasi di Mapolda Kepri. Dalam rapat koordinasi tersebut dibahas sekira 70 kasus korupsi yang ditangani Polda Kepri selama rentang 2010–2018.

Dari jumlah tersebut, Polda Kepri mengungkapkan menghadapi kendala dalam menuntaskan lima kasus, termasuk kasus dugaan korupsi di BPN Batam. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Fakta di Balik Pulangnya 51% Saham Freeport ke Pemerintah RI

Metrobatam, Jakarta - Porsi saham pemerintah di PT Freeport Indonesia (PTFI) awalnya masih 9,36% lalu menjadi 51% usai ditandatanganinya Head of Agreement (HoA) antara...

WHO Tetapkan Kecanduan Seks Sebagai Gangguan Kesehatan Mental

Metrobatam, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) baru saja menetapkan perilaku seksual kompulsif alias kecanduan seks sebagai gangguan kesehatan mental. Kecanduan...

Pulau Jawa Terpilih Sebagai Pulau Terbaik Sedunia

Metrobatam, Jakarta - Tiga pulau di Indonesia menduduki peringkat bergengsi dalam daftar 'Top 10 Islands in Asia 2018' versi situs wisata Travel and Leisure,...

Sepakat Lepas 51 persen Saham, Ini Pernyataan Bos Besar Freeport

Metrobatam, Jakarta - Freeport McMoRan telah sepakat untuk melepas 51% saham PT Freeport Indonesia kepada pemerintah Indonesia melalui PT Inalum (Persero). Kesepakatan melalui penandatanganan...

Tekuk Inggris, Belgia Rebut Peringkat Tiga Piala Dunia 2018

Saint-Petersburg - Belgia sukses merebut peringkat tiga di Piala Dunia 2018. Menghadapi Inggris di laga perebutan, The Rode Duivels menang 2-0. Bertanding di Saint-Petersburg Stadium,...

Tank Medium Buatan Pindad Kebal Kena Ledakan TNT

Metrobatam, Bandung - Satu unit medium tank buatan PT Pindad kebal diledakkan. Tank masih utuh meski diledakkan menggunakan bahan ledak TNT. Proses peledakan dilakukan PT...

Buntut Transfer Ronaldo, Buruh Pabrik FIAT Akan Mogok Kerja

Turin - Keputusan Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid diprotes buruh FIAT. Pekerja pabrik mobil itu akan melakukan mogok kerja. Juventus baru saja mendatangkan...

Mardani Akui “Tunggangi” Aksi 212 untuk Menangkan Anies-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera membeberkan salah satu strategi memenangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilgub...

RI Caplok 51% Saham Freeport, Ini Cadangan Emas dan Tembaganya

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan PT Inalum (Persero) sudah sepakat dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk meningkatkan kepemilikan saham hingga 51%....

PAN Tak Mau Berspekulasi Prabowo Batal Nyapres

Metrobatam, Jakarta - PAN tidak mau berspekulasi soal jadi-tidaknya Prabowo Subianto diusung Partai Gerindra sebagai calon presiden (capres). PAN akan tetap menjalin komunikasi dengan...

Penyebar Hoaks Penganiayaan Ustaz Divonis 4 Bulan Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vonis empat bulan penjara 25 hari kepada Ahyad Saepuloh (28) dalam kasus memuat konten...

Viral, Pemuda di NTB Nikahi Mayat Kekasihnya yang Tewas Akibat Kecelakaan

Metrobatam, Dompu - Warga Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) digegerkan oleh seorang pemuda yang menikahi mayat kekasihnya. Ya, Sukardin hanya bisa pasrah dengan takdir...
BAGIKAN