KPK Blokir Rekening Gubernur Aceh Terkait Suap Dana Otsus

Metrobatam, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat permintaan pembekuan rekening para tersangka suap penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran kepada bank terkait.

Lembaga antirasuah telah menetapkan status tersangka kepada Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf, Bupati nonaktif Bener Meriah Ahmadi, Hendri Yuzal, dan seorang swasta Syaiful Bahri.

“KPK juga telah mengirimkan surat pada bank untuk pembekuan rekening para tersangka,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Selasa (17/7).

Selain keempat tersangka tersebut, penyidik KPK meminta bank memblokir rekening salah satu saksi yang telah dicegah ke luar negeri. Namun, Febri belum bisa menyampaikan identitas salah satu saksi yang rekeningnya dibekukan tersebut.

“Rekening saksi tersebut dibekukan karena diduga terkait dengan kasus yang sedang disidik,” ujarnya.

KPK sedikitnya telah mencegah empat orang berpergian ke luar negeri untuk enam bulan ke depan terkait pengusutan kasus dugaan suap ini.

Mereka di antaranya mantan model asal Manado yang juga tenaga ahli Aceh Marathon 2018, Fenny Steffy Burase, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Aceh Nizarli, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Rizal Aswandi, serta Teuku Fadhilatul Amri.

Pencegahan terhadap Steffy dilakukan untuk mendalami dugaan aliran uang dari Irwandi dan pemeriksaan sebagai saksi. Sementara, terhadap tiga saksi dilakukan untuk mendalami proses pengadaan yang menggunakan DOKA 2018.

Febri menambahkan pihaknya juga telah melayangkan surat panggilan terhadap mereka yang telah dicegah ke luar negeri. Rencananya Steffy, Nizarli, dan Rizal Aswandi bakal diperiksa besok, Rabu (18/7).

“Kami harap saksi-saksi yang dipanggil memenuhi kewajibannya datang ke penyidik dan berbicara jujur tentang apa yang ia ketahui,” kata Febri.

Irwandi bersama Ahmadi dan dua orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka suap penggunaan DOKA tahun anggaran 2018. Ia diduga menerima Rp500 juta, bagian jatah Rp1,5 miliar dari Ahmadi.

Uang yang diterima Irwandi itu diduga telah digunakan untuk pembayaran medali dan pakaian kegiatan Aceh Marathon 2018.

Irwandi, Hendri, dan Syaiful diduga sebagai penerima suap, sementara Ahmadi sebagai pemberi suap.

Penyidik KPK telah menggeledah rumah pribadi dan pendopo rumah dinas Irwandi, rumah Syaiful dan Hendri. Dari penggeledahan yang dilakukan Jumat (6/7), penyidik menyita sejumlah dokumen dan bukti elektronik terkait DOKA 2018. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Erick Thohir: Politik Kebohongan Harus Disetop, Kasihan Rakyat

Metrobatam, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, menjelaskan maksud Presiden Jokowi meminta politik kebohongan diakhiri. Politik kebohongan,...

Bicara Tokoh Dekati Warga Jelang Pilpres, Jokowi Sindir Siapa?

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar tokoh politik jangan mendekati rakyat hanya di saat mendekati pesta politik. PKB menyebut bakal ada...

Pabrik Esemka di Boyolali Besar, Ada Tempat Pengujiannya Juga

Metrobatam, Jakarta - Esemka yang digadang sebagai calon mobil nasional disebut-sebut punya pabrik yang berlokasi di Jalan Mangu - Sambi, Boyolali, Jawa Tengah. Dan...

Pesan Jokowi ke Santri: Silakan Beda Pilihan, Saring Hoaks

Metrobatam, Bandung - Di depan ribuan santri, Presiden Joko Widodo memperingatkan soal bahaya hoaks dan fitnah di tahun politik. Baginya, tak masalah berbeda pilihan...

Ridwan Kamil Kaji Ulang Proyek Meikarta

Metrobatam, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mengkaji ulang proyek Meikarta usai kasus suap izin proyek Meikarta yang melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten...

Siswi SMA Pembuang Bayi di Bandara Terancam 12 Tahun Penjara

Metrobatam, Balikpapan- Aksi ND (18) yang meninggalkan bayi yang dilahirkan di dalam closet toilet A2 kedatangan Bandara Sepinggan, Balikpapan awalnya tidak diketahui kedua orangtuanya....

Konflik TPST, Wali Kota Bekasi Minta Anies Terjun Langsung ke Bantargebang

Metrobatam, Jakarta - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terjun langsung dan melihat kondisi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST)...

Jokowi: Kita Harus Akhiri Politik Kebohongan, Merasa Benar Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang ke-54. Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan tentang berpolitik yang...

Hasil Inter Vs AC Milan: Dramatis! Gol Injury Time Menangkan Nerazzurri

Milan - Inter Milan berhasil memenangi laga dramatis kontra AC Milan dengan skor 1-0. Gol semata wayang dibuat Mauro Icardi di masa injury time...

Kerugian dan Kerusakan Gempa di Sulteng Capai Rp13,82 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengungkap bahwa dampak kerugian dan kerusakan yang diakibatkan oleh gempa dan...

KKB Sandera 16 Guru dan Tenaga Medis di Mapenduma Papua

Metrobatam, Jayapura - 16 orang Guru dan Tenaga medis yang bertugas di Mapenduma, kabupaten Nduga, Papua disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Selama...

Sandiaga Diminta Bicara Data dan Kurangi Politik Bohong

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyebut calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno...
SHARE