Metrobatam, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan buku ‘Panduan Pencegahan Korupsi untuk Dunia Usaha’. KPK berharap lewat panduan tersebut korporasi bisa menerapkan pencegahan tindak pidana korupsi di internal perusahaannya masing-masing.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif meminta semua pimpinan korporasi melaksanakan komitmen antikorupsi di perusahaannya. Syarif berharap panduan ini tak hanya dijadikan hitam di atas putih tanpa tindakan nyata.

“Jadi harus dilaksanakan, tidak cukup hanya nanti PT a, b, c, kami sudah menyusun sesuai arahan KPK, di atas kertas tertulis, tapi dia masih menyuap,” kata Syarif di sela-sela Hari Antikorupsi Sedunia 2018, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (5/12).

Syarif mengatakan lewat Peraturan Mahkamah Agung (MA) Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Tindak Pidana oleh Korporasi, penegak hukum bisa menjerat korporasi sebagai tersangka. Meskipun aturan menjerat korporasi sudah tertuang dalam Undang-Undang Tipikor.

Menurut Syarif, hampir 80 persen kasus korupsi yang ditangani KPK melibatkan perusahaan. Tak sampai di situ, kata Syarif, sekitar 200 orang pihak swasta, mulai dari pimpinan perusahaan hingga level bawah, telah dijerat KPK sejak 2004 sampai hari ini.

Syarif menambahkan pihaknya sampai hari ini juga telah menetapkan sekitar empat korporasi sebagai tersangka korupsi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Perusahaan itu antara lain, PT Duta Graha Indah yang telah berubah nama menjadi PT PT Nusa Konstruksi Enjinering, PT Nindya Karya, PT Tuah Sejati, dan PT Putra Ramadhan atau PT Tradha. Perusahaan terakhir dijerat sebagai tersangka TPPU.

“Rasanya enggak adil dong kalau KPK sudah menindak tapi belum ada panduan agar tidak terjerembab,” kata Syarif.

“Makanya hari ini kami luncurkan buku panduan pencegahan korupsi untuk dunia usaha,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Syarif menyebut perusahaan yang nantinya telah menerapkan panduan pencegahan korupsi ini bisa memberikan peringatan kepada oknum yang mengajak bermain curang. Syarif percaya penerapan tersebut membuat perusahaan semakin dipercaya publik.

“Jadi kalau diajak, bisa bilang wah enggak boleh nih, nanti saya lapor KPK nih, kan otomatis mereka oknum langsung mundur,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Komite Khusus Pengusaha Berintegritas Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Rahmat Junaidi mengaku pihaknya telah memberikan perhatian kepada pencegahan korupsi di sektor korporasi. Rahmat mengatakan pihaknya menyambut baik peluncuran buku tersebut.

“Kurang lebih enam bulan (diskusi). Makanya, kita berterima kasih dan sambut baik buku ini selesai,” kata Rahmat di lokasi yang sama.

Rahmat mengakui banyak perusahaan atau korporasi terjebak dalam pusaran korupsi lantaran sistem yang dibangun selama ini. Dia berharap lewat panduan pencegahan korupsi ini, perusahaan dapat berbenah diri dan menerapkannya dalam menjalankan bisninya.

“Panduan ini sangat lengkap. Tinggal bagaimana perusahaan menerapkannya di perusahannya sampai ke bawah. Jadi kita sepakat kesepakatan itu dari top management baru ke bawah,” kata dia. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Bahayanya Mendengarkan Musik dengan Volume Tinggi di Klub Malam

Metrobatam.com, (Mb) - Gangguan pendengaran bisa mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan, mulai dari mengganggu proses belajar hingga menjadi beban ekonomi. Karenanya, kesadaran untuk mencegah...

KPU Lingga Rakor Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum

Metrobatam.com, Lingga - KPU Kabupaten Lingga gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum di Aula Penginapan Anugerah Daik Lingga, Jum'at (22/3) kemarin. Dipimpin Ketua KPU...

Kualifikasi Piala Eropa 2020, Inggris Hajar Republik Ceko 5-0

Metrobatam.com, Inggris - Tim nasional Inggris mengawali kiprahnya di Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan kemenangan 5-0 atas Republik Ceko. Raheem Sterling mencetak hat-trick di laga itu. Dalam pertandingan...

KPK Amankan 4 Orang Terkait OTT Direktur Krakatau Steel

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan sebanyak empat orang terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang diduga berhubungan dengan salah satu...

Korcab IV DJA I Adakan Pelatihan Ecoprint Advance

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang IV (Korcab IV) Daerah Jalasenastri Armada I (DJA I) mengadakan salah pelatihan ecoprint advance di Aula Yos Sudarso, Markas...

Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi

Metrobatam.com, Bintan - Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 dilangsungkan di Lapangan Demang Lebar Daun Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Jum'at pagi (22/3). Hampir 12...

Pengurus “Lasqi” Resmi Dilantik, Pemkab dan Kemenag Lingga Beri Dukungan

Metrobatam.com, Lingga - Pengurus DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, periode 2019-2023 resmi dilantik oleh Ketua DPW Lasqi Provinsi Kepri,...

Kodim 0315/Bintan Bersama Perkumpulan Jember Bersatu Gelar Kegitan Jum’at Berkah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepedulian yang tinggi merupakan bentuk nyata yang dimiliki oleh TNI karena TNI ada dan besar bersama rakyat. Sesuai dengan Mottonya Bahwa...

Gubernur Kepri Buka MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Bukit Bestari

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Bukit Bestari Tahun 2019 bertempat di Lapangan...

Wiranto: Jangan Takut dengan Pergerakan Massa Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan masyarakat tak perlu takut terhadap isu-isu maupun pergerakan massa jelang Pemilu...

TNI Akui Terbitkan Pelat Mobil yang Dipakai Relawan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen Dedi Iswanto menyatakan plat bernomor 3005-00 yang digunakan Mitsubishi Pajero dalam acara relawan Prabowo Subianto...

MA Perberat Vonis Fredrich Yunadi Jadi 7,5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim kasasi Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis advokat Fredrich Yunadi menjadi 7,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair...