KPK Segera Panggil Bambang Soesatyo Terkait Kasus e-KTP

Metrobatam, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memanggil Bambang Soesatyo, yang baru saja resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Lembaga antirasuah akan menjadwalkan kembali pemeriksaan pria yang karib disapa Bamsoet itu.

“Untuk proses hukum yang berjalan di KPK, saya kira itu tetap akan berjalan di koridor hukum seperti biasa,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Senin (15/1).

“Terkait kapan penjadwalan ulang kami akan informasikan lagi setelah ada informasi kebutuhan dari penyidik,” tutur Febri menambahkan.

Bamsoet sempat dipanggil pada 20 Desember 2017 lalu. Mantan Ketua Komisi III DPR itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka korupsi proyek pengadaan e-KTP, Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

Namun, ketika itu Bamsoet tak bisa hadir lantaran mengikuti kegiatan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Jakarta.

Febri melanjutkan, posisi Bamsoet yang saat ini telah menjadi pimpinan dewan tak akan mempengaruhi penyidikan korupsi proyek e-KTP, yang diduga merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Penyidik korupsi e-KTP akan tetap berjalan dalam koridor hukum.

“Saya kira proses hukum akan berjalan di koridor hukum saja. Relnya akan berbeda secara politik,” tuturnya.

Di sisi lain, Febri mengatakan, KPK menghormati pelantikan Bamsoet sebagai ketua DPR menggantikan Setya Novanto, yang tersandung korupsi e-KTP, dan kini telah duduk di kursi terdakwa.

“Jadi posisi KPK adalah kami hargai mekanisme dan proses yang berjalan di DPR tersebut,” kata dia.

Febri berharap, kerja sama antara KPK dengan DPR dalam upaya pemberantasan korupsi bisa bersinergi. Menurutnya, pencegahan korupsi di sektor politik bisa dilakukan bersama oleh KPK dan DPR.

“Jadi setelah di lantik ke depan harapannya tentu ada sinergi ada konsen pada upaya-upaya dan pemberantasan korupsi ke depan,” ujarnya.

Nama Bamsoet sempat mencuat dalam sidang terdakwa memberikan keterangan palsu pada persidang kasus e-KTP, Miryam S Haryani. Bamsoet bersama lima anggota DPR disebut mengancam Miryam saat menjadi saksi e-KTP. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Danlantamal IV Pimpin Peringatan Harkitnas ke-110 Tahun 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang -  Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantmal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin peringatan Hari Kebangkitan Nasional...

Pemprov Kepri Terima WTP ke 7 dari BPK RI

Metrobatam.com, Tanjungpinanag - Untuk ketujuh kalinya berturut-turut Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Anggota...

Pj Wako Tanjungpinang Resmi Buka Pasar Murah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, MM, Senin (21/5) pagi tadi, resmi membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari...

SBY Ingatkan Reformasi Bisa Kembali Terjadi di Masa Depan

Metrobatam, Jakarta - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan bahwa reformasi bisa kembali terjadi di masa depan bila amanah reformasi tidak dijalankan dan...

Jokowi akan Resmikan Kereta Bandara Minangkabau

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Senin (21/5) pukul 07.50 WIB, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 bertolak...

Cerita Kocak Katib NU soal Pertemuan dengan Wapres AS

Metrobatam, Jakarta - Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf berkunjung ke Gedung Putih untuk bertemu dengan Wapres Amerika Serikat Michael Richard 'Mike' Pence. Yahya...

Pria yang ‘Salat’ di Tengah Jalan Bentak Warga: Jangan Divideoin!

Metrobatam, Jakarta - Pria bergamis yang bikin heboh karena melaksanakan gerakan seperti salat di tengah jalan bergeming meski sudah diklakson-klakson truk kontainer. Tak hanya...

Hari Ini 20 Tahun Silam: Saat Soeharto Bertekuk Lutut

Metrobatam, Jakarta - "Reformasi itu apa sih, Cak Nur?" ujar Soeharto pada suatu pertemuan kecil dengan Nurcholis Madjid dan mantan Menteri Sekretariat Negara Saadilah...

Sarat Muatan Politis, Pemprov Diminta Kaji Ulang Tarawih di Monas

Metrobatam, Jakarta - Rencana salat tarawih di Monas yang diagendakan Pemprov DKI Jakarta menuai kritikan dari sejumlah pihak. PP Muhammadiyah menyarankan agar salat tarawih...

Kontroversi Daftar 200 Penceramah Rekomendasi Kemenag

Metrobatam, Jakarta -Kementerian Agama (Kemenag) merilis daftar rekomendasi 200 penceramah. Daftar tersebut pun menuai kontroversi. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, daftar itu dibuat untuk...

Rem Blong, Kecelakaan Truk di Brebes Tewaskan 12 Orang

Metrobatam, Brebes - Kecelakaan lalu lintas di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menelan 12 orang korban jiwa. Sementara sembilan orang lainnya...

Koopssusgab Bukan Pasukan Permanen, Hanya Dibentuk Sesuai Kebutuhan Tugas

Metrobatam, Jakarta - Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Kertopati menilai, tak perlu ada yang dikhawatirkan dengan rencana dibentuknya kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab)...
BAGIKAN