KPK Setuju Dana Parpol Naik Rp 111 M, Ini Alasannya

Metrobatam, Jakarta – KPK tidak mengubah sikapnya soal kenaikan dana bantuan untuk parpol. Yang terbaru, KPK menyetujui usulan pemerintah soal peningkatan dana bantuan parpol dari Rp 108 menjadi Rp 1.000 per suara. Alasannya, KPK melihat kebutuhan politik saat ini sangat tinggi sehingga dibutuhkan sumber dana yang jelas.

“Bahkan ada parpol yang bilang, jangankan untuk membiayai parpol se-Indonesia, untuk membiayai administrasi 1 kantor DPP saja tidak cukup,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (4/7).

Hal ini terungkap dalam diskusi antara bagian pencegahan KPK dengan seluruh unsur parpol, terutama parpol yang memiliki kursi di parlemen. Justru alokasi dana rasional bisa menutup celah-celah sumber dana lain yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Tentu tidak fair ketika kemudian di satu sisi konstitusi kita meletakkan parpol sebagai sebuah pilar demokrasi yang tidak bisa dipisahkan dalam proses politik pemilu, dan proses politik yang lain, tapi di sisi lain parpol tidak ditempatkan sebagai sebuah institusi yang harus di-support dengan sistem dan keuangan yang memadai,” imbuh Febri.

KPK telah melakukan kajian sektor politik sejak tahun 2014. Menurut Febri ada kajian untuk perbaikan tata kelola di DPR, dan ada kajian tentang perbaikan tata kelola di parpol, yang salah satunya soal pendanaan parpol.

“Kenapa kemudian kita melakukan kajian itu, karena kami sadar betul dari sangat banyak kader parpol yang kita proses dalam kasus korupsi sebelumnya di KPK, kita memandang bahwa pendekatan penindakan saja terhadap sektor politik akan sulit berhasil kalau kita tidak melakukan pencegahan,” tuturnya.

Tentu ini tak serta-merta soal penambahan dana parpol. KPK memberi catatan penting mengenai pertanggungjawaban.

“Bagaimana pun juga dana yang akan digunakan adalah dana yang berasal dari APBN, artinya adalah uang dari rakyat yang perlu dipertanggungjawabkan secara hati-hati. Sama standar pertanggungjawabannya dengan lembaga negara lain transparansi dana akuntabilitasnya. Itu penting dibicarakan sebagai upaya tidak terpisahkan untuk penguatan parpol,” pungkas Febri. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Data Sementara Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019

Metrobatam, Jakarta - KPU merilis hasil sementara verifikasi administrasi pendaftaran bacaleg DPR RI untuk Pemilu 2019. Hasil ini disampaikan berdasarkan pencocokan antara Sistem Informasi...

Kapitra: Kalau Kapal Perjuangan Sudah Sesak Bisa Mati Semua

Metrobatam, Jakarta - Pengacara Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Kapitra Ampera menanggapi santai tudingan dari beberapa kelompok Islam yang menuduhnya sebagai...

Said Aqil Singgung Jokowi Soal Kemiskinan dan Konflik Usai Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj bicara soal kemiskinan dan persatuan bangsa. Said Aqil menyebut, meski...

Coblos Dua Kali di Pilgub, Ketua KPPS Divonis 2 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kampar, Riau, Syamsuardi divonis 24 bulan penjara dan denda Rp24 juta karena terbukti bersalah mencoblos...

Ini Nasihat TGB untuk Pihak yang Mengafir-kafirkan karena Politik

Metrobatam, Jakarta - TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) bicara soal kritik terhadap dirinya yang mendukung Jokowi. TGB meminta ujaran kebencian dibersihkan...

Wawancara Khusus Dirut Inalum: Habiskan Rp 55 Triliun untuk Rebut Saham Freeport

Metrobatam, Jakarta - Setelah melewati proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah sepakat mendivestasikan 51% saham ke pemerintah Indonesia. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah,...

Viral Kelas Poligami Nasional, Dapat Kaus #2019tambahistri, Langgar UU

Metrobatam, Jakarta - Pengumuman kelas poligami nasional beredar di jejaring WhatsApp dan media sosial. Sejumlah pembicara yang mengisi kelas ini merupakan praktisi poligami. Dalam pengumuman...

3 Anggota TNI Tewas Usai Tenggak Miras, 2 Lagi Dirawat di RS

Metrobatam, Jayapura - Tiga anggota TNI dari Yonif 753 yang bertugas di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua tewas karena mengkonsumsi minuman keras oplosan yakni...

Puluhan Orang Tewas, WhatsApp Batasi Pesan Berantai

Metrobatam, Jakarta - Kasus provokasi dan hoax di India melalui platfrom WhatsApp membuat anak perusahaan milik Facebook ini terus membenahi aplikasinya. Pasalnya, imbas dari...

Mau Ditenggelamkan PA 212, Begini Reaksi 7 Partai

Metrobatam, Jakarta - Pencalonan Kapitra Ampera sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2019 berbuntut panjang. Kapitra yang selama ini dikenal berada di...

Inilah Daftar 54 Artis yang Jadi Caleg untuk Pileg 2019, Nasdem Terbanyak

Metrobatam, Jakarta – Pemilihan legislatif (Pileg) tak hanya menjadi milik para politisi, tetapi juga kini menjadi milik para artis. Untuk Pileg 2019, setidaknya ada...

Tokoh PKS dan PA 212 di PDIP, Strategi Redam Isu Anti-Islam

Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi dan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2019 melalui Partai...
BAGIKAN