KPK Terjun Pantau Politik Transaksional Pilkada Serentak 2018

908

Metrobatam, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mencegah praktik politik transaksional pada gelaran Pilkada serentak 2018. Bawaslu memiliki peran pencegahan, pengawasan, dan juga penindakan pada pesta demokrasi lima tahunan.

Ketua Bawaslu Abhan menyatakan politik transaksional pada tahapan pemilihan umum, baik di tingkat daerah ataupun pusat, menjadi salah satu sorotan pihaknya. KPK diajak bekerja sama karena tercatat sudah menangkap sejumlah kepala daerah dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.

“Maka dari itu kami Bawaslu punya peran di sana, bagaimana Pilkada ke depan kepala daerah dan tentu calon-calon punya kualitas,” kata Abhan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/10).

Pilkada serentak 2018 akan digelar di 171 daerah, terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Proses pendaftaran bakal calon kepala daerah mulai dibuka 1 Januari 2018.

Abhan mengatakan, proses pemantauan dimulai sejak tahapan awal Pilkada serentak 2018, saat dibukanya pendaftaran calon kepala daerah hingga persoalan dana kampanye masing-masing pasangan.

“Maka, tentu kami harus melakukan pengawasan terkait dengan tahapan-tahapan pertama. Pertama soal bagaimana dana kampanye ini dan juga terkait dengan penanganan money politic atau politik transaksional,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan pihaknya menginginkan kerja sama yang berkelanjutan dengan KPK untuk melakukan pencegahan di sektor pemilihan umum ini.

Afif berharap adanya kerja sama dengan KPK, dalam konteks pencegahan bakal mengurangi praktik politik transaksional yang dinilai masih kerap terjadi saat memasuki pesta demokrasi di Indonesia.

“Sekaligus mengurangi politik biaya tinggi, karena politik biaya tinggi yang biasanya bermuara dari mahar atau money politik bisa berujung pada praktik-praktik kolusi,” tutur dia.

“Dalam konteks ini Bawaslu ingin melakukan pencegahan pada semua calon peserta pemilu, calon kandidat pilkada untuk hati-hati dalam proses semua tahapan yang akan dilalui untuk tidak melakukan praktik-praktik koruptif,” tutur Afif menambahkan.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyambut baik kerja sama dengan Bawaslu untuk meminimalisasi praktik politik transaksional dalam pemilu, termasuk Pilkada serentak 2018.

“Pada bagian lain kami diskusikan seperti apa pencegahan yang lebih baik kami lakukan. Ke depan akan ada satu pengawas di TPS, ini cukup baik jika bisa dikapitalisasi,” kata dia.

Saut menyatakan KPK bakal menitikberatkan pada upaya pencegahan. Mengingat, ada keterbatasan wewenang KPK jika ingin melakukan penindakan dalam gelaran pemilihan umum tersebut.

“Kami akan dampingi, kami hadir di tengah Bawaslu untk membangun pesta demokrasi minim transaksional,” ujarnya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Analisis: Bamsoet Ketua DPR Bisa Jadi Pintu Masuk PKS Lengserkan Fahri

Metrobatam, Jakarta - Dilantiknya politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bamsoet sebagai Ketua DPR dinilai sebagai 'pintu masuk' bagi PKS untuk mengganti Fahri Hamzah...

Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Tersambung Belmera April 2018

Metrobatam, Jakarta - Konstruksi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi 1 (Tanjung Morawa-Parbarakan) sepanjang 10,75 km ditargetkan selesai pada April 2018. Dengan selesainya seksi...

Pemerintah Pusat Bantu Rp7 Miliar untuk Pembangunan Ulang Pasar Induk Batam

Metrobatam.com, Batam - Kementerian Perdagangan RI siap membantu Rp 7 miliar untuk pembangunan Pasar Induk Jodoh. Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan anggaran tersebut merupakan...

Pemerintah Telurusi Penjual Pulau Indonesia di Situs Online

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah bakal menelusuri situs online privateislandsonline.com yang menjual pulau di Indonesia. Di situs itu ada dua pulau di Indonesia yang ditawarkan. Adapun...

Konsumen Unggah Video “Ricuh”, Pengembang Proyek Reklamasi Rugi Rp100 M

Metrobatam, Jakarta - Perusahaan pengembang di proyek Reklamasi disebut mengalami kerugian sekitar Rp100 miliar karena video yang diunggah oleh konsumen. Hal itulah yang menjadi...

Tiga Dokter Menolak Jadi Saksi Meringankan Bimanesh

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, tiga dokter yang sedianya diperiksa hari ini menolak menjadi saksi yang meringankan untuk dokter Rumah Sakit...

Pemerintah Akhirnya Bolehkan Kapal Cantrang Melaut Kembali

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah akhirnya memperbolehkan kapal-kapal cantrang milik nelayan kembali beroperasi di laut Indonesia. Keputusan tersebut didapat usai adanya pertemuan antara nelayan dengan Presiden...

Selama di Liga Super China Tevez Dibayar Rp4 Juta per Detik

Metrobatam, Jakarta - Carlos Tevez bisa jadi salah satu pembelian tergagal di kompetisi sepak bola profesional di dunia. Tevez didatangkan Shanghai Shenhua musim lalu...

Bantu Atasi Kesedihan, PM Inggris Tunjuk Menteri Kesepian

Metrobatam, Jakarta - Perdana Menteri Inggris Theresa May berupaya mengatasi kesedihan yang kerap dialami warganya dengan menunjuk seorang menteri urusan kesepian, Rabu (17/1). "Bagi banyak...

Sanchez Dikabarkan Sudah Sepakat dengan MU, Kini Tunggu Keputusan soal Mkhitaryan

London - Alexis Sanchez kabarnya sudah menyepakati transfer ke Manchester United. Kini tinggal menantikan bagaimana negosiasi MU dan Arsenal untuk Henrikh Mkhitaryan. Kontrak Sanchez di...

Puluhan Ponsel Disita Petugas Dalam Razia di Lapas Nusakambangan

Metrobatam, Cilacap - Tim gabungan menyita puluhan handphone, alat pemancar sinyal dan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mengkonsumsi narkoba. Sejumlah barang tersebut disita...

Hina Polisi di Medsos, Taruna Pelayaran di Sulsel Ditangkap

Metrobatam, Gowa - Febri (22), taruna sekolah pelayaran di Palopo, Luwu, Sulawesi Selatan dibekuk polisi. Dia ditangkap karena menghina institusi Polri di Medsos. Timsus Polda...
BAGIKAN