KPK Tetap Bertaji Walau Terus Digoyang

7704

Metrobatam, Jakarta – KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. OTT terhadap Eddy ini menjadi penangkapan kepada penyelenggara negara dalam tiga hari beruntun.

Tiga OTT tersebut pun dilakukan di tiga pulau berbeda. Pengamat dari Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat), Zainal Arifin Muchtar menilai OTT yang dilakukan KPK ini baik dan perlu dilakukan sebagai teguran kepada pelaku korupsi.

“Saya pikir OTT ini perlu, karena memang perilaku banal di berbagai daerah butuh untuk ‘diinterupsi’, butuh ditegur agar orang lebih takut untuk melakukan hal itu (korupsi, red). Makanya, OTT ini cukup baik,” kata Zainal lewat pesan singkat, Sabtu (16/9) malam.

Menurutnya, OTT yang dilakukan KPK ini sebagai wujud pembuktian pemberantasan korupsi terus dijalankan. Kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK ini menurutnya harus didukung.

“Hal ini membuktikan bahwa KPK dan pemberantasan korupsi harus terus berjalan. Kedua, artinya KPK memang masih menjalankan tugas dan kerjanya dan karenanya harus didukung,” ujarnya.

Zainal mengatakan ada sedikit pengaruh atas upaya menggoyang KPK yang dilakukan oleh pihak luar. Meski demikian, KPK tetap menjalankan tugas utama pemberantasan korupsi. Menurutnya, hal itu menunjukkan KPK tetap dapat bertaji walaupun digoyang.

“Kalau terpengaruh serangan mungkin kelihatan ada ya. Tapi setidaknya KPK nggak berpaling dari tugas utamanya. Inilah yang harus didukung kuat,” ujarnya.

“Benar (KPK tetap menunjukkan tajinya meskipun terus digoyang),” sambung Zainal.

Sebagaimana diketahui, dalam waktu tiga hari berturut-turut KPK melakukan OTT dan menangkap sejumlah pejabat penyelenggara negara. Pada Kamis (14/9) KPK melakukan OTT terhadap Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain.

Dia bersama empat orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka. Dalam OTT ini, KPK menyita duir sebesar Rp 396 juta yang merupakan bagian dari commitment fee sebesar Rp 4,4 miliar.

Sementara sehari selanjutnya, KPK melakukan OTT terhadap Ketua DPRD Banjarmasin Iwan Rusmali dan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Andi Effendi. Mereka diduga menerima suap untuk menyetujui Raperda Penyertaan Modal kepada PDAM.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya yaitu Direktur Utama PDAM Bandarmasih Muslih dan Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih Trensis. Muslih dan Trensis diduga memberikan suap kepada Iwan dan Andi untuk menyetujui raperda itu. KPK menyita uang Rp 48 juta yang merupakan bagian dari commitment fee sebesar Rp 150 juta.

Kinerja KPK kerap dikritik oleh beberapa pihak. Isu soal penyadapan, penyidikan, penindakan hingga penuntutan yang dilakukan KPK disoroti. Ada juga pihak yang menyebut OTT yang dilakukan KPK membuat ricuh dan justru membuat bangsa malu.

Mantan Wakil Ketua KPK Haryono Umar menyebut kinerja KPK menindak korupsi kerap mendapat ‘serangan balik’. Padahal kinerja KPK seharusnya mendapat dukungan kuat.

“Entah mengapa di KPK menjadi terbalik, terutama dari sisi penindakannya. Kalau umpama semakin getol penindakannya semakin getol juga mencari permasalahan di KPK. Itu terjadi sejak dulu,” kata Haryono dalam diskusi “DPR vs KPK: Ke Mana Pansus Angket Berlabuh?” di kantor PARA Syndicate, Jl Wijaya Timur, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/9).

Haryono juga mempertanyakan tujuan dari Pansus Angket KPK. Bila maksudnya memperkuat KPK, fokus Pansus seharusnya membantu KPK bukan mencari-cari permasalahan.

“Jangan lagi permasalahan penyadapan dipersoalkan,” tegasnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

“Cetar” Akhir Tahun Bersama bright PLN Batam

Metrobatam.com, Batam - Melanjutkan pelaksanaan PLN Fair yang digelar pada  Oktober, bright PLN Batam kembali memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat Batam. Program bright PLN...

BI: 239 Ribu Nasabah Kuasai 55,8 Persen Simpanan Perbankan

Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia menyebut sekitar 55,8 persen dana di perbankan dimiliki oleh 239 nasabah besar. Nasabah tersebut memiliki simpanan di perbankan rata-rata...

Resmi Jadi Boru Siregar, Kahiyang Dinasihati dan Diberi Makan

Metrobatam, Medan - Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, usai menjalani prosesi adat dan resmi menjadi boru Siregar. Dia dan suaminya, Bobby Nasution pun dinasihati...

Tergusur Proyek Tol, Makam Ulama Tetap Utuh Meski Sudah Puluhan Tahun Dikubur

Metrobatam, Lampung - Pembongkaran makam terdampak proyek jalan Tol Sumatera dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah. Warga pun dibuat geger...

Viral! Pengantin Pria di Bone Persembahkan 119 Cincin Emas kepada Mempelai Wanita

Metrobatam, Bone - Warga Bone, Sulawesi Selatan baru-baru ini dihebohkan dengan pernikahan pasangan pengantin di Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Pasalnya, jika lazimnya pengantin...

Bebaskan Papua dari Kelompok Bersenjata, Petugas Perlu Dukungan Masyarakat Luas

Metrobatam, Timika – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Boy Rafli Amar mengajak seluruh komponen masyarakat di sana agar benar-benar dapat mewujudkan harapan menjadikan Papua...

Turnamen Badminton Tering Raya Terus Dipenuhi Penonton

Metrobatam.com, Batam - Pelaksanaan Open Turnamen Badminton Tering Raya terus dipenuhi penonton. Memasuki pertandingan hari ke-tiga, antusias penonton makin ramai saja. "Dari jadwal pertandingan yang...


wp booster error:
td_api_base::mark_used_on_page : a component with the ID: thumbnail is not set.

BI Tegaskan Transaksi Wajib Gunakan Rupiah

Metrobatam.com, Batam - Bank Indonesia menegaskan bahwa penggunaan mata uang asing untuk transaksi di Indonesia adalah perbuatan yang melanggar hukum. Termasuk untuk transaksi di...

DPRD Kepri Sepakati KUA dan PPAS Rancangan APBD Tahun 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi dan DPRD Kepri akhirnya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan...

Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...
BAGIKAN