KPK Tetapkan Ketua DPR Setya Novanto Tersangka Korupsi e-KTP

    1903

    Metrobatam, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP yang diduga merugikan negara Rp2,3 triliun.

    “KPK tetapkan saudara SN, anggota DPR RI sebagai tersangka karena diduga menguntungkan diri sendiri, atau korporasi, sehingga diduga merugikan negara sekurang-kurangnya Rp2,3 triliun,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/7).

    Setya sebelumnya telah diperiksa oleh KPK terkait dugaan korupsi e-KTP. Dia diduga memiliki peran dalam proses penganggaran atau pengadaan barang dan jasa. Ketua Umum Partai Golkar ini juga diduga telah mengkondisikan pemenang pengadaan e-KTP.

    Setya disangka melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Dalam kasus ini, KPK sebelumnya telah menetapkan dua mantan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto, serta pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

    Nama Setya muncul dalam dakwaan Irman dan Sugiharto. Ia disebut mendapat jatah 11 persen dari nilai proyek e-KTP sebesar Rp574 miliar. Setya juga disebut mengarahkan perusahaan pemenang proyek senilai Rp5,9 triliun tersebut.

    Dari keterangan sejumlah saksi di persidangan, Setya memang disebut menjadi pemegang proyek e-KTP. Ia juga diduga orang dekat Andi Narogong.

    Setya sebelumnya bersumpah tidak menerima sepeserpun uang terkait dugaan korupsi e-KTP. Ia juga memastikan Golkar tak pernah menerima Rp150 miliar seperti yang disebut dalam dakwaan.

    Ketua DPR Pertama Jadi Tersangka

    Sejak dibentuk pada 2002, KPK sering menetapkan pimpinan lembaga negara sebagai tersangka. Dan catatan itu semakin lengkap setelah KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP. Ini untuk pertama kalinya Novanto ditetapkan sebagai tersangka.

    “KPK menetapkan Saudara SN, anggota DPR periode 2009-2014, sebagai tersangka terbaru kasus e-KTP,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di kantor KPK, Kuningan, Jakarta.

    Seperti disinggung di atas, ini merupakan pertama kalinya KPK menetapkan Ketua DPR sebagai tersangka. Lembaga antikorupsi ini memang beberapa kali menjerat pimpinan lembaga negara jadi tersangka, namun belum pernah DPR 1.

    Untuk diketahui, KPK pernah menjerat Ketua MK Akil Mochtar dan Ketua DPD Irman Gusman. Untuk kategori menteri, sudah cukup banyak menteri yang dibawa penyidik ke kursi pesakitan.

    Adapun untuk penegak hukum secara luas, penetapan Ketua DPR sebagai tersangka pernah dilakukan Kejagung. Saat itu penyidik Kejagung menetapkan Akbar Tandjung sebagai tersangka kasus Bulog. Akbar divonis bebas di tingkat kasasi.

    Selain itu, Agus mengatakan, Setya Novanto melalui Andi Agustinus alias Andi Narogong juga berperan dalam proses penganggaran atau pengadaan barang dan jasa. “Saudara SN melalui AA diduga memiliki peran, baik dalam proses penganggaran atau pengadaan barang dan jasa,” ujar Agus.

    Agus mengatakan, pihaknya akan menjelaskan materi pemeriksaan terkait Setya Novanto di pengadilan. Dia enggan membeberkan alat bukti yang dipakai KPK untuk menetapkan politikus Partai Golkar itu sebagai tersangka.

    “Kami akan gelar di pengadilan, agar nanti pengadilan berjalan, kami akan buka semua bukti di pengadilan,” katanya.(mb/cnn indonesia)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Patkor Kastima Langkah Nyata Indonesia-Malaysia Jaga Selat Malaka

    Metrobatam.com, Lumut, Malaysia – Direktorat Jenderal Bea Cukai bersama Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) secara kontinyu bersinergi dalam melakukan pengawasan di kawasan Selat Malaka....

    Terima Laporan dan Desakan Masyarakat, Kabareskrim Lakukan Pembenahan Ini

    Metrobatam.com, Jakarta - Menerima laporan dan desakan masyarakat agar lebih meningkatkan lagi kerja serta kinerja jajarannya, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri,...

    Polisi Tangkap Pengunggah Video Penelanjangan Sejoli di Tangerang

    Metrobatam, Tangerang - Satreskrim Polresta Tangerang menangkap pelaku pengunggah video penelanjangan pasangan kekasih di Cikupa, Tangerang. Tersangka GA (18) dibekuk di Jatiuwung, Tangerang. "Setelah melalui...

    Bebas di Luar Penjara, Diduga Napi Narkoba Pesta Bareng Oknum Sipir Lapas

    Metrobatam, Merangin - Beredarnya video pesta di lapas kelas II B bangko yang di lakukan oleh oknum lapas bangko dan para napi narkoba beredar...

    Kecepatan Fortuner Setya Novanto Saat Tabrak Tiang 21 Km/Jam

    Metrobatam, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menganalisis kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto. Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim...

    Tersebar di 7 Kabupaten, Ini yang Dibutuhkan Pengungsi Gunung Agung

    Metrobatam, Karangasem - Pasca letusan Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, yang terjadi pada Selasa, 21 November 2017, pukul 17:05 WIta. Letusan itu masuk...

    Agung Laksono Khawatir Andai Munaslub Golkar Tak Digelar

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono kecewa dengan hasil keputusan rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang tidak...

    Liga Champions: Imbang Tanpa Gol dengan Juventus, Barcelona Lolos

    Turin - Barcelona cuma mendapatkan hasil imbang 0-0 ketika bertandang ke kandang Juventus. Namun, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Blaugrana ke babak 16...

    Maju Pilgub Jatim, Khofifah Segera Kirim Surat ke Jokowi

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyatakan segera membuat surat tertulis kepada Presiden Joko Widodo terkait pencalonannya sebagai bakal calon gubernur di...

    Liga Champions: Kalahkan Roma, Atletico Buka Peluang Lolos

    Madrid - Atletico Madrid menghidupkan asa untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Atletico menang 2-0 atas AS Roma berkat gol Antoine Griezmann...

    Periksa Plt Sekjen DPR, KPK Dalami Surat Novanto soal Izin Presiden

    Metrobatam, Jakarta - KPK memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen DPR Damayanti lebih dari 12 jam. Dia diperiksa soal tanda tangan yang dibubuhkan dalam absennya...

    Pesawat di Australia Tabrak Elang dan… Seekor Kelinci

    Melbourne - Malang betul nasib pesawat Virgin Australia ini. Pesawat tersebut gagal terbang gara-gara menabrak elang yang sedang terbang dan seekor kelinci. Kok bisa? Kejadian...
    BAGIKAN