KPK Tolak Hadirkan Miryam, Pansus DPR: Kami Kirim Panggilan Kedua

    1769

    Metrobatam, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi menolak menghadirkan Miryam S Haryani ke Pansus Angket KPK di DPR RI. Anggota Pansus Angket KPK Bambang Soesatyo menegaskan bahwa pemanggilan Miryam ini bukan soal diberi izin atau tidak.

    Pemanggilan Miryam, kata Bambang lebih kepada tugas pelaksanaan undang-undang dalam suatu proses penggunaan hak penyelidikan oleh DPR yang dalam konstitusi UUD 1945 dan UUMD3 disebut Hak Angket.

    “Saya mendengar bahwa KPK akan mengirim surat tidak bisa menghadirkan Miryam. Ya, tidak apa-apa. Santai saja. Surat itu pasti akan kita bacakan dalam persidangan hak angket dan kemudian tentu saja kami akan kirimkan lagi pemanggilan yang kedua,” kata Bambang melalui keterangan tertulisnya, Senin (19/6).

    Politikus Partai Golkar yang juga Ketua Komisi III DPR RI itu belum bisa memastikan untuk jadwal pemanggilan kedua. Bisa saja Miryam dipanggil pada 22 Juni ini atau setelah hari raya Idul Fitri.

    “Apakah pemanggilan kedua itu akan jatuh pada tanggal 22 Juni ini, atau usai liburan hari raya Idul Fitri, tergantung keputusan sidang Hak Angket,” kata Bambang.

    “Sekali lagi, Pansus tidak ambil pusing. Pansus hanya melaksanakan tugas berdasarkan konstitusi UUD 1945 dan UUM D3. Bagi yang tidak setuju, ya silakan amandemen UUD 1945 dan revisi UUMD3,” tambah Bambang.

    Menurut Bambang, perintah soal pemanggilan paksa terhadap seseorang yang dibutuhkan oleh Pansus Angket itu sangat jelas. Selain diatur dalam konstitusi UUD 1945 juga tercantum di dalam Undang-undang MD3 Pasal 204.

    “Di situ dinyatakan secara tegas bahwa WNI atau WNA yang dipanggil panitia angket wajib memenuhi panggilan. Jika tidak memenuhi panggilan 3 kali berturut-turut, maka panitia angket bisa meminta bantuan Polri untuk memanggil paksa,” tegas Bambang.

    Sebelumnya Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memastikan bahwa keputusan menolak permintaan Pansus Angket KPK untuk menghadirkan Miryam ini dibahas dalam ekspose bersama tim penyidik.

    “Kami sudah ekspose bersama dan keputusannya kita tidak mengizinkan Miryam Haryani,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (19/6).

    Ekspose bersama penyidik, menurut Alexander, dilakukan karena kewenangan penahanan Miryam, tersangka pemberian keterangan palsu, berada di tangan penyidik. Selain itu, KPK menegaskan tidak akan membuka materi penyidikan Miryam dalam pansus angket.

    Pansus Hak Angket KPK di DPR akan menjemput paksa Miryam S Haryani jika KPK tak menghadirkan yang bersangkutan sebanyak tiga kali. Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Teuku Taufiqulhadi menyebut aturan penjemputan paksa itu sesuai konstitusi.

    Taufiqulhadi mengatakan Pansus akan mengacu pada Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) soal penjemputan paksa Miryam. Pasal 204 UU MD3 jelas mengatur hal tersebut.

    “UU yang berlaku tentang MD3 No 17 tahun 2014. Salah satu pasal 204 mengatakan kalau tiga kali dipanggil tak hadir akan dipanggil paksa dengan meminta polisi mengambil paksa. Apakah akan memberikan atau tidak memberikan, akan berlaku UU seperti itu,” kata Taufiqulhadi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/6).

    Menurut Taufiqulhadi, penjemputan paksa Miryam akan dilakukan oleh pihak Polri. Polri sendiri tak dapat menolak untuk menjemput Miryam karena bukan lagi permintaan Pansus namun sudah ke UU. “Ya. Itu otomatis. Kalau sudah tiga kali, polisi harus bersiap-siap,” sebutnya.

    Taufiq membantah akan ada upaya mengadu antara institusi Polri dengan KPK. “Kalau ada asumsi (Polri diadu dengan KPK) itu salah karena itu amanat UU kecuali kalau kita menolak UU itu. Jangan berasumsi seperti itu,” imbuhnya.

    Sementara Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, KPK wajib memenuhi perintah Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket untuk menghadirkan tersangka dugaan memberikan keterangan palsu, Miryam S. Haryani. Pemanggilan oleh Pansus Angket diklaim berlaku bagi semua warga negara, tanpa terkecuali.

    “Selama dia (Miryam) masih hidup, bisa dipanggil oleh DPR. Karena jangankan Miryam, Presiden pun boleh dipanggil oleh angket,” ujar Fahri.(mb/detik/cnn indonesia)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Megawati Sukarnoputri Umumkan 4 Pasangan Cagub-Cawagub yang Diusung PDIP pada Pilkada 2018

    Metrobatam.com, Jakarta - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan empat pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan pada...

    Batam International Culture Carnival 2017, Memikat Wisatawan Mancanegara

    Metrobatam.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar festival budaya berskala internasional yang bertajuk BP Batam International Culture Carnival 2017. Event yang digelar dalam rangka...

    BPBD Jabar: 668 Rumah Rusak akibat Gempa Bumi di Jabar

    Metrobatam.com, Bandung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyatakan hingga 16 Desember 2017 Pukul 19.00 WIB, tercatat 668 rumah rusak akibat terdampak...

    Manchester City Hajar Tottenham Hotspur 4-1

    Metrobatam.com, Inggris - Manchester City mengamankan kemenangan ke-16 secara beruntun di Liga Inggris musim ini seusai menghajar Tottenham Hotspur dengan skor 4-1 pada pertandingan...

    7 Pasangan Mesum Terjaring Operasi Pekat Polres Karimun

    Metrobatam.com, Karimun - Polres Karimun melaksanakan serentak Operasi Pekat Diwilayah Kabupaten Karimun. Operasi Pekat yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Karimun sabtu 16 Desember 2017...

    Danlantamal IV Pimpin Sertijab Danlanal Batam

    Metrobatam.com, Tanjungpinang -  Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan serah terima jabatan Komandan...

    Peringatan Hari AIDS Sedunia, Sejarah dan Fakta tentang AIDS

    Metrobatam.com, Batam - Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Desember setiap tahunnya, bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia...

    Seminar dan Workshop Basic Life Support (BLS) atau BHD di Batam

    Metrobatam.com, Batam - Dihadiri hadiri langsung oleh langsung Walikota Batam, H.Muhammad Rudi, SE, MM, Seminar dan Workshop Basic Life Support (BLS)/Bantuan Hidup Dasar (BHD),...

    Sertijab Asintel Danlantamal dan Kakuwil Lantamal IV

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab)...

    BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

    Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

    Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

    Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

    Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

    Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...
    BAGIKAN