Kualitas Udara di Kota Batam Mulai Tidak Sehat

344

Metrobatam.com, Batam – Kualitas udara di Kota Batam, Kepulauan Riau, mulai memasuki kadar tidak sehat pada Minggu dengan tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara mencapai 127.

“Pengukuran kualitas udara ambien Kota Batam pada Minggu pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB nilai ISPU sebesar 127 atau kategori tidak sehat,” kata Kepala Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam Dendi Purnomo di Batam, Minggu (28/8).

Menurut dia, buruknya kualitas udara di kota itu disebabkan oleh asap kebakaran hutan di Sumatera yang tertiup hingga ke Batam. “Karena sekarang sedang banyak angin Barat,” katanya.

Kualitas udara di Batam menurun sejak tiga hari belakangan namun kualitasnya masih sedang. Baru pada Minggu, kualitas udara menurun hingga level tidak sehat.

Ia memastikan Bapedalda telah melakukan persiapan bila kondisi udara terus memburuk, seperti kejadian tahun lalu.

Menurut dia, sesuai dengan aturan pemerintah, tindakan baru dilaksanakan bila kondisi udara mencapai sangat tidak sehat dengan level ISPU di atas 200.

“Kami saat ini terus monitoring kualitas udara harian. Dan pada saat mencapai level lebih dari 200atau kategori sangat tidak sehat, kami melakukan himbauan ke masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan bila rentang ISPU antara 0-50, maka kualitas udara baik, yaitu tidak memberikan efek bagi manusia atay hewan, tidak berpengaruh pada tumbuhanm bangunan ataupun nilai estetika.

Kemudian bila ISPU 51-100 maka kategori sedang, yaitu tidak berpengaruh pada kesehatan manusia dan hewan, namun berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.

Bila ISPU antara 101-199 kategiri tidak sehat, yang bersifat merugikan manusia dan kelompok hewan yang sensitif, serta bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan dan nilai estetika.

Lalu ISPU 200-299, kategori sangat tidak sehat, yang dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpencar.

Dan bila ISPU di atas 300, kategori bahaya yang secara umum dapat merugikan kesehatan yang serius.

Sementara itu, pada Sabtu (27/8) satelit milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mendeteksi 65 titik panas berada di Sumatera dengan tingkat kepercayaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lebih dari 50 persen.

Sebanyak 61 titik panas di Riau tersebar pada lima kabupaten yakni Rokan Hilir 36 titik, Siak 13 titik, Bengkalis sembilan titik, Rokan Hulu dua titik, dan Kampar satu titik.

Terdapat empat daerah yang terdeteksi oleh satelit dengan jumlah total 49 titik diantaranya merupakan titik api karena miliki tingkat kepercayaan lebih dari 70 persen atau berpotensi karlahut.

 

Mb/Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ibu Hj Deby Apri Sujadi : Manfaatkan Fasilitas Puskesmas dan Posyandu Terdekat

Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengatakan bahwa dirinya mengharapkan agar masyarakat terutama kaum ibu, benar-benar dapat...

Wow! Bright PLN Batam Promo Granada dan Pasang Baru Selama PLN Fair

Metrobatam.com, Batam - PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam akan memperlihatkan berbagai produk dan program teranyar pada  pameran kelistrikan (PLN Fair) yang digelar selama...

Bupati Bintan Instruksikan Kedes Gunakan Dana Desa dengan Benar dan Sesuai Aturan

Metrobatam.com, Bintan - Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kepolisian Republik Indonesia resmi telah melakukan Memorandum Of Understanding...

Komisi III DPRD Kepri Dan BALP Pemprov Kepri Studi Banding ke Bandung

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Provinsi Kepri bersama dengan BALP (Biro Administrasi Layanan Pengadaan) Pemerintah Provinsi Kepri, melaksanakan studi banding ke Pemerintah Kota...

HUT Partai Golkar Ke-53, Tetap Jaya dan Bersatu

Metrobatam.com, Batam - Ketua DPD II Partai Golkar Kota, Ruslan M Ali Wasyim memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader dan keluarga besar Partai Golkar....

90 Kapal Maling Ikan Antre Ditenggelamkan Susi

Metrobatam, Jakarta - Penenggelaman kapal merupakan salah satu kebijakan tegas yang dilakukan pemerintah guna melawan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia. Per Agustus...

BBM Satu Harga Tekan Harga Solar di Natuna

Metrobatam, Natuna - Program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuai hasil. Beberapa wilayah di Indonesia timur...

Negara Lain Mulai Lirik Cara Susi Berantas Maling Ikan

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, selama ini gencar memberantas maling ikan di. Mulai dari menyita hingga menenggelamkan kapal maling ikan...

Penyelundupan Pil Koplo Dalam Tahu Goreng Berhasil Digagalkan

Metrobatam, Blitar - Petugas Lapas Kls 2B Blitar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pil koplo. Pil koplo ditemukan di dalam tahu goreng yang dikirim pembesuk. "Insting...

Memalukan! Belasan Oknum Polisi Keroyok Siswa SMA Gara-Gara Rebutan Cewek

Metrobatam.com, Serang - Aksi penganiayaan menimpa salah seorang siswa SMK di Kota Serang bernama AS (17). Penganiayaan diduga dilakukan oleh belasan oknum anggota Polda...

Curi Kulit Manis di Kebun Mendagri, Arief Dihajar dan Motornya Dibakar

Metrobatam, Merangin - Aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga pemuda di perkebunan kulit manis milik Mendagri (39) warga Desa Nilo Dingin kecamatan Lembah Masurai,...

Jokowi Dinilai Berhasil, PDIP Kawal Hingga Habis Masa Jabatan

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) mengklaim Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berhasil merombak perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif. Pasangan itu...
BAGIKAN