Kubu Romi Sebut Keretakan PPP Dikompori Kader Pendatang Baru

695

Metrobatam, Jakarta – Kader senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengupayakan islah di tengah perselisihan antara kubu Romahurmuziy (Romi) dengan dengan kubu Djan Faridz. Sekretaris Jenderal PPP kubu Romi, Arsul Sani mengatakan proses islah terus berlanjut.

Menurutnya ada tiga kader yang sepakat kembali dari kubu Djan ke kubu Romi, sapaan akrab Romahurmuziy. Mereka adalah Wakil Ketua Umum PPP Epiyardi Asda, Sekretaris Jenderal PPP Dimyati Natakusuma dan Ketua DPW PPP DKI Abraham Lunggana.

“Jadi sebenarnya jika kita bicara kader senior PPP, maka alhamdulillah telah terbangun kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan yang ada,” kata Arsul kepada CNNIndonesia.com.

Kader yang masih berselisih, kata Arsul, adalah kader yang terhitung baru masuk dalam partai berlambang Kakbah itu. Di antaranya adalah Wakil Ketua Umum PPP Humphrey Djemat dan Ketua DPP PPP Triana Dewi Seroja. Mereka bergabung ke kubu Djan setelah Pemilihan Legislatif (Pileg) pada tahun 2014 lalu.

Arsul menilai Humprey dan Triana tidak memahami kultur PPP secara keseluruhan. Apalagi ketika terjadi perbedaan pendapat dalam PPP

“Prinsip musyawarah, mendahulukan maslahat (kepentingan umum) bagi partai ini belum tertanam di kader yang baru. Bahkan ketika Mahkamah Agung pada tingkat peninjauan kembali sudah memutuskan yang notabene merupakan putusan paling akhir dan menutup untuk adanya upaya hukum lagi,” kata Arsul.

PPP saat ini masih terbelah menjadi dua kubu. Kubu Romi dan Djan Faridz berselisih sejak lengsernya Suryadharma Ali sebagai ketua umum. Djan terpilih lewat Muktamar di Jakarta, sementara Romi terpilih di Muktamar Surabaya.

Djan yang terpilih sebagai ketua tidak pernah mendapat surat keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM. Berbeda dengan Romi yang langsung mengantongi surat keputusan dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly.

Tak terima, Djan melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta atas surat keputusan Menkumham untuk kepengurusan Romi itu. Djan menang pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA).

SK Menkumham Nomor M.HH-07.AH.11.01 Tahun 2014 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan kubu Romahurmuziy pun dianggap batal.

Romi tak tinggal diam, dan mengajukan peninjauan kembali (PK). Alhasil, setelah hampir tiga tahun proses hukum bergulir, MA mengabulkan permohonan Romi melalui putusan PK Nomor 79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016, pada 12 Juni 2017. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN