Langgar kedaulatan NKRI , Panglima TNI Tinjau Fiber Optik dan Sarver Milik PT Sacofa Asal Malaysia

1443
(Foto : Dispen Lantamal IV)

Metrobatam.com, Tanjungpinang Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI L. Pusung, dan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Soemantri, Danrem 033/WP Bigjend TNI Facri, Danlantamal IV Laksma TNI S. Irawan mengecek secara langsung server dan kabel fiber optik bawah laut milik perusahaan telekomunikasi PT. Sacofa asal Malaysia yang melanggar kedaulatan NKRI di Desa Tarempa Barat, Kecamatan. Siantan Kabupaten. Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Kamis (6/4/2017).

Terkait pelanggaran yang dilakukan perusahaan telekomunikasi tersebut, Panglima TNI langsung memerintahkan Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Johan Wahyudi S.E. untuk menyegel dan menghentikan operasional PT Sacofa, karena belum memiliki ijin dari pemerintah RI sehingga melanggar hukum dan aturan internasional terkait keamanan suatu negara.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, bahwa penghentian operasional perusahaan telekomunikasi tersebut sudah sesuai dengan Undang-Undang Internasional Nomor 1 Tahun 1983, termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982 yang diratifikasi menjadi Undang-Undang Nomor 17 tahun 1985.

“Dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 1985 tertuang bahwa negara kepulauan memberikan kesempatan untuk memasang kabel bawah laut dan perusahaan yang menggelar kabel bawah laut harus mengurus perizinan dari negara bersangkutan,” jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI menjelaskan bahwa, kabel fiber optik milik PT. Sacofa yang melintang di bawah laut RI dapat membahayakan sistem keamanan dan kedaulatan negara. “Kabel fiber optik dan server dapat langsung terhubung ke satelit bilaada tambahan perangkat lain sehingga bisa menyensor seluruh getaran, baik yang ada dipermukaan maupun kapal selam,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, operasional PT Sacofa sebenarnya telah berakhir pada 26 November 2016 dan sudah diputuskan untuk penghentian ‎operasionalnya, namun pada tanggal 23 Maret 2017 beroperasi kembali. “Dari Kemenkopolhukam sudah menyampaikan bahwa perusahaan ini tidak boleh beroperasi lagi karena masalah ini menyangkut kedaulatan Negara, dan kedaulatan negara adalah urusan TNI,” katanya.

Menurut Panglima TNI, Pulau Anambas dan Natuna merupakan pulau yang lokasinya sangat strategis karena berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia. “Tentara Nasional Indonesia wajib melindungi agar kedaulatan NKRI tetap terjaga,” pungkasnya.

Toni Simamora

Dispen Lantamal IV

BERITA TERKINI

BNNP Kepri Tangkap Dua Bersaudara Pemilik Narkoba di Baloi, Batam

Metrobatam.com, Batam - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri mengamankan dua orang yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu dan pil ekstasi saat berada di...

Derby Manchester Imbang 0-0

Metrobatam.com, Manchester - Laga derby antara Manchester City melawan Manchester United berkesudahan imbang 0-0 dalam pertandingan Liga Utama Inggris di Etihad Stadium, Kamis malam...

Ekspos Polresta Barelang dan BPOM Terkait Tangkapan 7008 Butir Dektrometorfan Sediaan Tunggal

Metrobatam.com, Batam - Ekspos yang dilaksanakan di halaman Satnarkoba Polresta Barelang pada hari Kamis tanggal 27 April 2017 pukul 09.00 WIB di pimpin langsung...

Kolom: Kekalahan Ahok, Islam Politik, dan Narasi Demokrasi di Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Seperti sebuah paduan suara, semua pemberitaan media Barat khususnya di Amerika Serikat tentang kekalahan Ahok dalam Pilkada Jakarta 2017 di-frame dalam...

Ustadz Jakfar Meninggal Saat Membaca Alquran di Rumah Mensos

Metrobatam, Surabaya – Nama ustadz Jakfar Abdul Rahman menjadi buah bibir di masyarakat saat ini. Pasalnya, qari atau ahli pembaca Alquran itu wafat saat...

Syok Usai Salah Tembak, Keberadaan Aiptu BS Dicari Polisi

Metrobatam, Bengkulu – Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno mengatakan, dalam satu atau dua hari ini akan menyelesaikan persoalan polisi berinisial BS (43), anggota...

Tolak Pemeriksaan Lekuk Tubuh, Pengacara Firza: Itu Foto Editan

Metrobatam, Jakarta - Firza Husein menolak ketika lekuk tubuhnya hendak diperiksa oleh polisi. Menurut Aziz, foto-foto yang beredar merupakan hasil editan. "Itu kan pihak kepolisian...

Analisis: Mas Agus dan Ambisi Politik Cikeas

Metrobatam, Jakarta - Apalagi yang dimiliki Partai Demokrat selain Susilo Bambang Yudhoyono? Pergantian kekuasaan dari Presiden ke-6 SBY menuju Presiden Joko Widodo saat ini, tak...

Pindahkan Ibukota, Bappenas Tak Ingin Keluar Duit

Metrobatam, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan pengganti DKI Jakarta sebagai ibu kota Indonesia akan berada di wilayah yang telah memiliki lahan...

ICW: Partai Pendukung Angket KPK Tak Mau Kasus e-KTP Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Komisi III DPR sedang gencar mengusulkan pengguliran hak angket untuk meminta KPK membuka rekaman BAP tersangka pemberi keterangan palsu kasus korupsi...

AS Buka Kemungkinan Gelar Operasi Laut China Selatan

Metrobatam, Jakarta - Komandan militer Amerika Serikat di Asia Pasifik, Admiral Harry Harris, menyatakan pihaknya kemungkinan besar akan melaksanakan kembali operasi kebebasan navigasi di...

Mencoba Melarikan Diri, BNN Tembak Bandar Narkoba

Metrobatam, Palembang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dibantu oleh Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil membongkar jaringan besar Narkotika di Sumsel, di Daerah Talang...