Lantamal IV Berikan Keterangan Pers Terkait Penangkapan 2 Kapal Tanpa SPB

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., melalui Asisten Operasi (Asops) Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Edwar H. Sibuea memberikan keterangan pers kepada awak media terkait penangkapan dua kapal oleh Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang dan Lanal Batam. Kegiatan tersebut berlangsung diatas salah satu kapal yang ditangkap yaitu MT. Bintang yang sedang sandar di dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban. Jumat (6/4).

Pada kesempatan tersebut Asops Danlantamal IV menjelaskan bahwa dua kapal yang ditangkap bernama MT. Bintang dan KM. Gemilang Jaya-II. Kedua kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran pelayaran karena berlayar tidak dilengkapi dengan Surat Perintah Berlayar (SPB).

Menurut Asops Danlantamal IV MT. Bintang ditangkap disekitar Perairan Tanjung Uban, Selat Riau pada koordinat 01˚ 04’ 845” Lintang Utara dan 104˚ 11’ 927” Bujur Timur pada pada Selasa 3 April 2018. Penangkapan tersebut diawali dengan adanya informasi intelijen tentang adanya kapal tanpa nama yang berlayar di Periairan Tanjung Uban. Selanjutnya dengan mengerahkan Unit I Jatanrasla WFQR IV dan Lanal Batam, kapal tersebut berhasil terpantau dan terindikasi tanpa nama kemudian tim merapat untuk melakukan pemeriksan, dan ternyata surat-surat kapal menunjukan nama kapal terebut adalah MT. Bintang tetapi tidak memiliki Surat Perintah Berlayar (SPB), jelas Edward.

Atas dugaan tertsebut kapal MT. Bintang beserta nahkoda dan 12 Anak Buah Kapal (ABK) dikawal menuju dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban untuk dilakukan proses pemeriksaan lanjutan.

Sementara untuk KM. Gemilang Jaya-II ditangkap KAL Marapas pada Jumat tanggal 30 Maret 2018, pukul 22.00 Wib di Perairan Selat Philip. Saat ditangkap kapal tersebut bermuatan kayu bakau sebanyak 4200 batang. Kapal itu juga, tidak dilengkapi dengan SPB sama seperti MT. Bintang selanjutnya kapal dikawal menuju Lantamal IV untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, ujar Edward.

Ditambahkan Edawrd bahwa muatan kayu bakau sebanyak 4200 batang merupakan hasil penambangan hutan di wilayah Kepri (Pulau Moro dan sekitarnya). Kayu-kayu tersebut akan dibawah ke Jurong Singapura.

Hal ini sesuai dengan pengakuan nahoda KM. Gemilang Jaya-II bahwa kapal tersebut berlayar dari pelabuhan Dapur-12 Batam menuju Pulau Moro Tanjung Balai Karimun untuk mengangkut muatan kayu bakau hasil penebangan hutan di wilayah Kepri (Pulau Moro dan sekitarnya) selanjutnya berlayar kembali menuju pelabuhan Jurong Singapura. Menurut pengakuan nahkoda kayu bakau tersebut dibawa menggunakan kapal-kapal pompong selanjutnya dimuat ke KM. Gemilang Jaya-II. Kegiatan membawa kayu bakau dari Pulau Moro ke Jurong Singapura merupakan sindikat karena ketika akan masuk ke Singapura para nahkoda dan ABK crew listnya telah diurus oleh agen yang berada di Singapura.

Disisi lain Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan yang juga hadir pada kesempatan tersebut menambahkan bahwa, keberhasilan penangkapan MT. Bintang karena adanya informasi dari masyarakat dan adanya indikasi kapal ini akan bergerak sehingga bisa dimonitor dan kemudian kita lakukan pembagian sektor kami laksanakan penangkapan ini sangat lah singkat kurang dari dua jam, ujar Iwan. Setelah di tangkap memang ditemukan kapal yang seharusnya nama nya lain pada saat berlayar ternyata namanya berbeda lagi hal ini patut diduga adanya pemalsuan dokumen kapal.

Kapal tengker tersebut sudah jelas mutlak salah karena berlayar tidak mempunyai ijin. Setelah kejadian ini, para Komandan Satuan di Wilayah Armada Barat sudah mendapat arahan dari Panglima Armabar termasuk Danlantamal jika melihat kapal jenis seperti MT. Bintang harus diperiksa dan kita juga sudah membuat surat agar kapal seperti ini akan dicek karena tidak menutup kemukiman kasus seperti ini banyak diperairan Kepri khususnya di Tanjungpinang, Batam atau ditempat lain” jelas Iwan Setiawan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asintel Danlantamal IV Kolonel Laut (S) Tatang, Kafasharkan Mentigi Kolonel Laut (T) Teguh Subekti dan Kadiskum Lantamal IV Letkol Laut (KH) Fenny Akwan, SH.

(Penlantamal IV)

Toni S

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Data Sementara Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019

Metrobatam, Jakarta - KPU merilis hasil sementara verifikasi administrasi pendaftaran bacaleg DPR RI untuk Pemilu 2019. Hasil ini disampaikan berdasarkan pencocokan antara Sistem Informasi...

Kapitra: Kalau Kapal Perjuangan Sudah Sesak Bisa Mati Semua

Metrobatam, Jakarta - Pengacara Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Kapitra Ampera menanggapi santai tudingan dari beberapa kelompok Islam yang menuduhnya sebagai...

Said Aqil Singgung Jokowi Soal Kemiskinan dan Konflik Usai Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj bicara soal kemiskinan dan persatuan bangsa. Said Aqil menyebut, meski...

Coblos Dua Kali di Pilgub, Ketua KPPS Divonis 2 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kampar, Riau, Syamsuardi divonis 24 bulan penjara dan denda Rp24 juta karena terbukti bersalah mencoblos...

Ini Nasihat TGB untuk Pihak yang Mengafir-kafirkan karena Politik

Metrobatam, Jakarta - TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) bicara soal kritik terhadap dirinya yang mendukung Jokowi. TGB meminta ujaran kebencian dibersihkan...

Wawancara Khusus Dirut Inalum: Habiskan Rp 55 Triliun untuk Rebut Saham Freeport

Metrobatam, Jakarta - Setelah melewati proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah sepakat mendivestasikan 51% saham ke pemerintah Indonesia. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah,...

Viral Kelas Poligami Nasional, Dapat Kaus #2019tambahistri, Langgar UU

Metrobatam, Jakarta - Pengumuman kelas poligami nasional beredar di jejaring WhatsApp dan media sosial. Sejumlah pembicara yang mengisi kelas ini merupakan praktisi poligami. Dalam pengumuman...

3 Anggota TNI Tewas Usai Tenggak Miras, 2 Lagi Dirawat di RS

Metrobatam, Jayapura - Tiga anggota TNI dari Yonif 753 yang bertugas di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua tewas karena mengkonsumsi minuman keras oplosan yakni...

Puluhan Orang Tewas, WhatsApp Batasi Pesan Berantai

Metrobatam, Jakarta - Kasus provokasi dan hoax di India melalui platfrom WhatsApp membuat anak perusahaan milik Facebook ini terus membenahi aplikasinya. Pasalnya, imbas dari...

Mau Ditenggelamkan PA 212, Begini Reaksi 7 Partai

Metrobatam, Jakarta - Pencalonan Kapitra Ampera sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2019 berbuntut panjang. Kapitra yang selama ini dikenal berada di...

Inilah Daftar 54 Artis yang Jadi Caleg untuk Pileg 2019, Nasdem Terbanyak

Metrobatam, Jakarta – Pemilihan legislatif (Pileg) tak hanya menjadi milik para politisi, tetapi juga kini menjadi milik para artis. Untuk Pileg 2019, setidaknya ada...

Tokoh PKS dan PA 212 di PDIP, Strategi Redam Isu Anti-Islam

Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi dan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2019 melalui Partai...
BAGIKAN