Layani Warga, Kapal Cepat SB Anambas 3 Siap Dioperasikan

640

Metrobatam.com, Anambas – Kapal cepat SB Anambas 3 yang merupakan  bantuan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) tahun anggaran 2015 siap dioperasikan.Pengoperasian kapal cepat ini ditandai dengan acara tepung tawar  dipimpin langsung Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA),  Abdul Haris,SH.

Kepala Dinas Perhubungan Masykur,ST MM mengatakan,  Kapal SB Anambas 3 ini memiliki 51 sit/tempat duduk. dengan kecamatan 20 Knot. “Spesifikasinya Panjang 18,5 meter. lebar 4 meter, dengan dua mesin,” kata Masykur, Jumat (15/4).

Sebenarnya ungkap Masykur,  Kapal SB telah lama diberikan dan sudah  berada di Tanjung Pinang, mengingat untuk sampai ke Anambas tidak bisa dilakukan akibat cuaca ekstrem yang terjadi. “Ketika cuaca membaik maka langsung dibawa ke Anambas,” jelasnya.

Usai dilaksanakan tepung tawar lanjut Mantan Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah KKA itu, SB Anambas 3 sudah bisa dioperasikan melayani kebutuhan masyarakat di Anambas dan mempermudah akses dan konektivitas antar pulau. “Kapal ini untuk memperepat akses masyarakat antar kecamatan yang ada di Anambas,” bebernya.

Bupati KKA Abdul Haris,SH menegaskan,  kapal bantuan tersebut mesti dipelihara dan di Jaga dengan baik, jangan sampai tidak terawat. Kapal ini sendiri dapat dipergunakan demi kepentingan daerah  dan masyarakat.

“Saya ingatkan kepada Dinas Perhubungan untuk merawat Kapal Bantuan yang diberikan pusat ini. Bukan hanya itu Dinas-Dinas lain yang mendapatkan bantuan pusat harus jaga dan dirawat jangan sampai terlantar apalagi dibiarkan.”katanya mengingatkan.

Haris Mengakui Kalau Kapal SB Anambas 3 tersebut cukup Mewah selain dengan fasilitas penunjang yang luar biasa juga sangat referesentatif, bahkan kapal tersebut memiliki tempat istirahat bayi.

“Kalau emergency kapal ini dapat dipergunakan untuk ke Tanjung Pinang,” jelasnya.

Haris juga menegaskan, saat ini dari pantauannya banyak kapal dan speed milik pemerintah daerah yang tidak terawat dan diantaranya juga rusak. Untuk itu Siapapun yang bertugas sebagai kapten kapal atau yang memegang kapal atau Speed untuk merawat dengan baik Seperti milik sendiri.

“Upayakan bantuan kapal ini bertahan 5 sampai 10 tahun sehingga benar-benar dapat dipergunakan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: haluankepri.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN