lebih 100 Orang Tewas di India, Akibat Gelombang Panas

246

Metrobatam.com, India – Lebih dari 100 orang di India dikhawatirkan tewas akibat gelombang panas pada awal musim panas, yang memaksa sekolah tutup dan menghentikan pekerjaan luar ruang, seperti, bangunan, kata pernyataan pemerintah setempat, Kamis.

Negara tetangganya, Pakistan, yang mengalami keadaan terpanas dalam satu dasawarsa pada tahun lalu, berencana membuka 500 pusat tanggap darurat untuk menyediakan penampungan dan air dingin bagi masyarakat jika peringatan gelombang panas dikeluarkan, kata pernyataan pejabat pemerintah.

Tidak ada korban tewas akibat hawa panas tersebut.

Bulan terpanas di India adalah Mei dan Juni, namun beberapa negara bagian sudah menunjukkan suhu udara melampaui 40 derajat Celsius sehingga memaksa pihak berwenang mengambil langkah darurat.

Di negara bagian Telangana, India selatan, 45 orang tewas akibat terpapar gelombang panas dan 17 lagi di Andhra Pradesh, kata beberapa petugas.

Sekitar 43 orang diyakini telah tewas di negara tetangga Odisha, meskipun pejabat daerah setempat menyatakan bahwa setiap kematian itu masih dalam penyelidikan.

Direktur Departemen Meteorologi India, YK Reddy, menyatakan bahwa di Telangana telah tercatat suhu udara tertinggi pada bulan April sejak 2006.

Reddy menambahkan bahwa kekhawatiran korban tewas di Telangana makin mengemuka dan departemennya telah mengeluarkan peringatan gelombang panas untuk mengimbau masyarakat setempat tetap tinggal di dalam rumah atau ruangan.

Beberapa sekolah di Telangana ditutup pekan lalu atau dua pekan menjelang liburan musim panas para siswa. Demi alasan tindakan kegawatdaruratan, pemerintah Odisha memerintahkan beberapa sekolah tetap diliburkan hingga 26 April dan melawang pekerja konstruksi selama beberapa hari gelombang terpanas.

Beberapa usaha berskala kecil sudah terkena dampaknya.

“Saya menutup toko saya sebelum tengah hari karena terlalu panas,” kata Tulu Sahu, pedagang grosir kecil di Kota Bhubaneswar, Odisha, “Anda tidak boleh tinggal di dalam toko.”

Pakistan –yang gelombang panasnya menewaskan lebih dari 1.000 orang selama bulan Ramadhan tahun lalu– mulai bersiap mengatasi setiap ada peningkatan pasien mendadak melaporkan adanya penyakit yang berhubungan dengan gelombang panas.

“Kami punya persediaan yang cukup dan staf untuk mengatasi segala kemungkinan,” kata Kepala Departemen Bencana dan Kegawatdaruratan Pakistan Seemin Jamali di Rumah Sakit Jinnah, Karachi.

Pada pertengahan tahun lalu, gelombang panas di Andhra Pradesh, India, yang suhunya mencapai 47 derajat Celsius menewaskan sedikit-dikitnya 825 orang. Demikian laporan Reuters.(antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Seperti Ini ‘Lakon’ Papah Setya Novanto di Pengadilan Tipikor

Metrobatam, Jakarta - Sidang perkara dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto yang dibuka sejak Rabu (13/12) pagi sekitar pukul 10.00 WIB,...

Andi Narogong: Saya Salah, Tuhan Tegur Lewat Tangan KPK

Metrobatam, Jakarta - Andi Agustinus alias Andi Narogong mengakui kesalahannya dalam kasus korupsi proyek e-KTP. Dia menyebut kesalahannya itu karena terjebak dalam sistem yang...

Paket Bom Meledak di Surabaya, Polisi Lakukan Penyelidikan

Metrobatam, Surabaya - Sebuah barang paket yang ternyata berisi rangkaian bom meledak di Jalan Laksda M Nasir di depan PT Bahana Line. Bom itu...

Hakim Beda Pendapat, MK Tolak Gugatan Pasal Zina dan LGBT

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materi pasal kitab undang-undang hukum pidana tentang zina dan hubungan sesama jenis, Kamis (14/12). Dalam...
video

Diduga Konslet, Mobil Ludes Terbakar di Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Diduga akibat konsleting listrik sebuah mobil Daihatsu Avanza berwarna hitam ludes terbakar di pinggir jalan Raja Haji Fisabilillah, kilometer 8 atas...

Pemkab Bintan Wacanakan Hingga 13 Ribu Pensil Sertifikat Prona untuk Tahun 2018

Metrobatam.com, Bintan - Dari target 10.000 persil pembuatan sertifikat kepemilikan tanah melalui program prona di Tahun 2017, Kabupaten Bintan kembali mewacanakan sebanyak 12.000 hingga...

bright PLN Batam Jamin Tak Ada Pemadaman Jelang Natal dan Tahun Baru

Metrobatam.com, Batam -bright PLN Batam Provinsi Kepulauan Riau menjamin tidak akan melakukan pemadaman jelang natal dan tahun baru, mulai Selasa (19/12) mendatang hingga perayaan...

Hakim Kusno Gugurkan Praperadilan Setnov, Kuasa Hukum: Kami Hormati

Metrobatam, Jakarta - Hakim Tunggal Kusno menetapkan praperadilan mantan ketua DPR Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka korupsi pengadaan e-KTP gugur dan tidak dilanjutkan. Pernyataan itu...

Diduga Palsukan Dokumen Munaslub, Petinggi Golkar Dipolisikan

Metrobatam, Jakarta - Gerakan Muda Partai Golkar melaporkan tiga orang yang diduga petinggi Partai Golkar ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Ketiga orang tersebut...

Mau Bawa Sabu ke Surabaya, 2 Calon Penumpang Ditangkap di Bandara Hang Nadim Batam

Metrobatam.com, Batam - Sat Res Narkoba Polresta Barelang telah mengamankan 2 orang penumpang pria yang didapati membawa Narkoba jenis Sabu, Rabu (13/12/2017) malam. Sebelumnya, Petugas...

Liem Swie King dan Eddy Hartono Terharu dengan Perhatian Pemerintah

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah atlet legendaris Indonesia menerima penghargaan dari pemerintah. Perhatian ini bikin pahlawan bulutangkis, Liem Swie King dan Eddy Hartono, terharu. Liem merupakan...

Usai Terpilih, Airlangga Pastikan Golkar Tetap Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar terpilih Airlangga Hartarto memastikan partainya bakal mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla hingga 2019. Airlangga juga menegaskan Golkar...
BAGIKAN