Liburan Akan Berakhir, Rombongan Raja Salman Borong Oleh-oleh Khas Bali

2114

Metrobatam, Kuta – Liburan Sri Baginda Raja Arab Saudi Raja Salman bin Abdulaziz al Saud akan berakhir di Bali. Hal itu dimanfaatkan oleh sejumlah rombongan baginda raja untuk memborong sejumlah oleh-oleh di pulau dewata itu.

Pantauan Okezone di lokasi, Sabtu (11/3). Sejumlah rombongan Raja Salman terlihat memenuhi pusat perbelanjaan Discovery Shopping Mal, Kuta, Bali.

Corporate General Manager PT Bali Unicorn selaku pengelola Discovery Shoping Mall, I Wayan Puspa Negara mengatakan, rombongan Raja Salman terus berdatangan untuk shopping.

“Mereka terus berdatangan. Dari siang sampai malam,” ungkapnya di Kuta, Badung, Sabtu (11/3).

Dia menjelaskan, selain baju dan pakaian lainnya yang dibeli, mereka juga memborong oleh-oleh khas dari Bali.

Imbuhnya, rombongan Raja Salman ini ada yang membeli oleh-oleh seperti aroma terapi, pernak-pernik khas Bali dan barang-barang lainnya. “Rata-rata semuanya mereka borong. Tidak hanya baju yang bermerek, tapi ada cenderamata dari Bali juga dibeli oleh mereka,” katanya.

Seperti diketahui, Raja Arab Saudi ini ke Bali sejak Sabtu 4 Maret 2017, yang rencananya akan kembali pada 9 Maret 2017. Namun liburan Raja Arab Saudi ini diperpanjang sampai Minggu 12 Maret 2017.

Butuh 4 Hari untuk Normal Kembali
Sementara itu lima hotel di Nusa Dua, Badung telah dibooking oleh rombongan Kerajaan Arab Saudi kurang lebih selama delapan hari. Salah satunya Hotel ST Regis, yang menjadi tempat istirahat oleh Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud.

Untuk menormalkan tingkat hunian hotel tersebut, pihak hotel membutuhkan kurang lebih empat hari. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (Bali) Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau akrab disapa Cok Ace di Denpasar, Sabtu (11/3).

Seperti diketahui bahwa Raja Arab Saudi berada di Bali hanya sampai tanggal 12 Maret 2017. “Untuk menormalkan hotel-hotel yang dibooking tersebut butuh waktu empat hari,” ungkapnya.

Pihaknya menegaskan, saat hotel ini dibooking secara menyeluruh, jelas ada biaya tambahan, sebab konsekuensi ketika rombongan ini keluar untuk menyesuaikan okupansi atau isian hotel kembali normal membutuhkan waktu empat hari.

“Begitu out kan tidak langsung hotelnya terisi. Untuk mengembalikan okupansi ratenya. Dari out hari hari kemudian baru kembali stabil lagi. Loss periode ini yang diperhitungkan. Begitu out kan tidak langsung terisi penuh lagi,” katanya.

Kunjungan rombongan sang Raja, sambungnya, tentu menjadi kesempatan bagi hotel untuk menaikkan harga. Pihaknya mengaku tidak mengetahui berapa kontrak Raja Arab Saudi dengan hotel ditinggalinya tersebut.

“Untuk biayanya pasti ada tambahan dari biasanya. Apalagi bila ada perubahan-perubahan seperti permintaan raja,” katanya.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...

Ketua DPRD: Tak Ada Aturan Wajibkan Paripurna Istimewa untuk Anies

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta agar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi segera membuat Paripurna Istimewa untuk...

Wiranto: Usulan Pembentukan Densus Tipikor Bukan soal Politik

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, wacana pembentukan detasemen khusus tindak pidana korupsi (Densus Tipikor) sama sekali tidak...

Dokumen Rahasia AS Ungkap Upaya Penggulingan Sukarno dan PKI

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat disebut mengetahui rangkaian upaya Angkatan Darat (AD) untuk menghancurkan Partai Komunis negara (PKI) dan menggulingkan Sukarno mulai tahun...

Sri Mulyani Angkat Isu Perpindahan Dana WNI Rp 18,9 T di Forum Dunia

Washington - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat membicarakan persoalan uang 81 Warga Negara Indonesia (WNI) senilai Rp 18,99 triliun yang ditransfer dari Guernsey...

KPU Tutup Pendaftaran, Dokumen 13 Partai Belum Lengkap

Metrobatam, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari mengatakan 13 Partai Politik (Parpol) berstatus belum memenuhi kelengkapan dokumen peserta pemilu 2019 hingga...

Radikalisme Agama Ancam Keberagaman Indonesia

Metrobatam, Pangkal Pinang - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada masyarakat untuk terus mewaspadai penyebaran paham radikal atas...

Sajikan Gadis Belia, Prostitusi di Lhokseumawe Dikelola 2 Wanita

Metrobatam, Lhokseumawe - Kakak beradik di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh ditangkap anggota Satreskrim Polres Lhokseumawe. Keduanya diduga merupakan mucikari yang telah menjual...
BAGIKAN