Lika-liku Menjadi Astronaut

166

Jakarta, Kamu tahu, untuk menjadi seorang astronaut itu tidak mudah lho. Berdasarkan catatan, untuk lolos tes dan menjadi astronaut itu 74 kali lebih sulit ketimbang masuk ke Universitas Harvard.

Sebagai contoh, untuk tahun depan ini Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sudah membuka kembali kelas astronaut. Kursi yang tersedia itu hanya 14 saja.

Sementara yang melamar itu ada 18.300 orang. Jauh lebih tinggi ketimbang mereka yang melamar pada 1978, yaitu hanya 8.000 pelamar.

Nah, dari 14 taruna itu masih akan diseleksi lho. Menurut keterangan resmi NASA, mereka akan menjalani proses pendidikan selama 18 bulan dan hanya delapan yang bisa lolos jadi kandidat astronaut.

Seperti apa sih profesi yang satu ini? Berikut ini adalah cerita dari Kjell Lindgren, satu dari 47 astronaut aktif yang bekerja di NASA. Pada Desember lalu dia baru kembali dari penugasan di Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

1. Seleksinya sangat sulit
Seperti yang sudah dijabarkan di atas, seleksi untuk jadi astronaut itu sangat ketat. Aplikasimu harus dikirimkan ke website usajobs.gov. Syarat utama: warga negara Amerika Serikat; sarjana dari bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika; berpengalaman kerja profesional dan progresif setidaknya tiga tahun di bidang terkait; atau punya 1.000 jam terbang sebagai pilot pesawat jet. Lindgren sendiri sebelumnya bertugas di Angkatan Udara AS.

2. Training 18 bulan
Mereka dilatih di Johnson Space Center di Houston, Texas. Jam kerjanya seperti jam kerja umumnya, dan mereka beraktivitas selama lima hari per pekan. Di sana mereka diajari melakukan space walk, mengoperasikan lengan robotik, merespons kejadian darurat, dan melakukan eksperimen-eksperimen luar angkasa.

3. Misi ke Luar Angkasa
Setelah lulus pelatihan, para kandidat itu akan menjalani misi ke luar angkasa. Lindgren misalnya, menjalani penugasan ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS) dan bersedia diperpanjang waktunya. Di stasiun ini mereka akan bertemu dengan astronaut dari negara lain. Nah, sebelum berangkat biasanya mereka akan menjalani masa karantina untuk memastikan tak ada penyakit yang dibawa ke antariksa.

4. Di antariksa berbuat apa?
Di antariksa, para astronaut itu melakukan aktivitas harian rutin, antara lain berolahraga, melakukan riset, merawat dan memperbaiki kerusakan di sana, berkomunikasi ke Bumi, dan tidur.

5. Seperti apa rasanya di antariksa?
Mereka tidur dalam kantung tidur yang menempel di dinding. Para astronaut itu mengikat erat kantung tidurnya ke dinding supaya merasakan tekanan terhadap punggung, seperti rasanya tidur di Bumi. Soalnya, kalau tidak begitu, rasanya seperti tidur di awan, begitu kata Lundgren.

6. Mengisi waktu
Agar tak stres atau kangen keluarga di Bumi, para astronaut biasanya menyibukkan diri untuk mengisi waktu. Tapi mereka juga boleh kok menghubungi keluarga di Bumi untuk mengobati rindu.

7. Setelah pulang
Sesampainya di Bumi, para astronaut akan menjalani pemeriksaan medis, rekondisi, dan mengumpulkan data riset. Selanjutnya, mereka akan membahas segala sesuatu yang terjadi di antariksa dengan koleganya demi misi luar angkasa berikutnya. (ded/ded) CNN

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN