Metrobatam, Jakarta – Perjalanan kasus hukum Siti Aisyah, warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan Kim Jong-Nam berakhir. Siti Aisyah akhirnya dibebaskan hakim.

Aisyah telah menjalani serangkaian persidangan sejak Oktober 2017. Dia didakwa didakwa mengusapkan gas saraf VX yang mematikan ke wajah Kim Jong-Nam di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia pada Februari 2017. Siti Aisyah pun menyangkal hingga akhirnya dia terkejut dibebaskan hakim.

Pemerintah menyatakan ada proses panjang dalam upaya pembebasan Siti Aisyah. Pemerintah aktif melobi Jaksa Agung Malaysia hingga akhirnya mencabut tuntutan.

Berikut perjalanan kasus hukum Siti Aisyah:

Bekap King Jong Nam

Siti Aisyah diduga telah telah membunuh Jong-Nam dengan racun VX di tengah keramaian Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada 13 Februari 2017 lalu. Racun VX dikategorikan sebagai senjata pembunuh massal oleh PBB dan dilarang penggunaannya di seluruh dunia.

Siti Aisyah mengaku hanya diajak melakukan adegan lelucon acara reality show dan dibayar RM 400 atau setara dengan Rp 1,2 juta untuk mengisengi Jong-Nam.

Ditangkap di Hotel

Siti Aisyah ditangkap polisi di sebuah hotel di Selangor, Malaysia. Dalam pernyataan resminya, Polisi Diraja Malaysia menyatakan Aisyah ditangkap pada 16 Februari 2017 pukul 02.00 waktu setempat, dua hari setelah Jong-Nam tewas.

Berstatus Tersangka

Deputi Kepala Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) Inspektur Jenderal Datuk Seri Noor Rashid Ibrahim mengatakan kepolisian Malaysia menetapkan Siti Aisyah sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.

Dijerat Dakwaan Pembunuhan

Siti Aisyah dijerat dengan dakwaan sesuai Pasal 302 KUHP tentang pembunuhan. Jika terbukti bersalah, kedua wanita tersebut terancam hukuman mati.

Siti Aisyah diyakini telah memasukkan racun mematikan gas saraf VX ke wajah Kim Jong-Nam pada 13 Februari lalu di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-Un tersebut meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Dalam sidang hari ini, pengamanan di kompleks Pengadilan Sepang sangat ketat dengan kehadiran personel kepolisian bersenjata lengkap, termasuk polisi lalu lintas yang mengatur jalannya arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Racun VX Dikira Baby Oil

Siti Aisyah menyangkal telah membunuh Kim Jong-NAM. Perempuan asal Serang ini mengira zat VX yang dibawanya adalah baby oil.

“Saya pikir itu adalah baby oil,” ujar Siti kepada Wadubes RI untuk Malaysia Andreano Erwin, seperti diwartakan Thestar.com.my, Minggu (26/2/2017).

Hakim Putuskan Sidang Dilanjutkan

Pengadilan Malaysia hari ini memutuskan bahwa persidangan dua terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong-Nam bisa dilanjutkan karena adanya cukup bukti.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (16/8/2018), kedua terdakwa, Siti Aisyah asal Indonesia dan Doan Thi Huong asal Vietnam, tampak kaget dan menangis saat hakim membacakan putusan tersebut.

Hakim Azmi Ariffin menyatakan, ada cukup bukti untuk mendukung dakwaan pembunuhan terhadap kedua terdakwa yang dituduh membunuh Kim Jong-Nam dengan gas saraf VX di bandara Kuala Lumpur, Malaysia. “Karena itu saya harus memanggil mereka untuk memasukkan pembelaan mereka atas masing-masing dakwaan mereka,” kata hakim dalam putusannya di Pengadilan Tinggi Shah Alam, pinggiran Kuala Lumpur hari ini.

Pembelaan Diundur 3 Kali

Sidang dengan agenda pembacaan pembelaan Siti Aisyah telah diundur tiga kali.

Diketahui bahwa persidangan terakhir digelar pada Agustus 2018 lalu saat hakim Azmi Ariffin menyatakan ada cukup bukti untuk mendakwa kedua terdakwa atas pembunuhan. Hakim menyatakan Prima Facie (dasar argumen dakwaan) dalam kasus ini cukup kuat dan menerima pandangan jaksa bahwa kedua terdakwa telah menyebabkan kematian Kim Jong-Nam. Kasus ini pun akan berlanjut pada pokok perkara.

Proses persidangan ini telah mengalami dua kali penundaan sebelumnya. Penundaan pertama terjadi pada November lalu, karena pengacara utama Aisyah, Gooi Soon Seng, jatuh sakit. Saat itu, sidang dinyatakan ditunda hingga 7 Januari 2019.

Namun belum juga sidang digelar pada Januari 2019, penundaan kedua terjadi. Penyebabnya, pengacara Aisyah mengajukan banding atas putusan pengadilan yang menyatakan tidak akan memaksa jaksa menyerahkan salinan keterangan tujuh saksi kasus ini. Penundaan ketiga yang diumumkan pekan ini juga masih berkaitan dengan banding yang diajukan pengacara Aisyah. Dengan proses banding masih berlanjut, maka persidangan yang dijadwalkan akan digelar pekan ini terpaksa ditunda.

Persidangan selanjutnya akan digelar pada 11 Maret 2019 dengan agenda pembelaan.

Aisyah Terkejut Dibebaskan

Siti Aisyah terkejut saat mendengar jaksa mencabut dakwaan pembunuhan Kim Jong-Nam yang dijeratkan terhadap dirinya.

Dengan putusan hakim Azmin Ariffin mengabulkan pencabutan dakwaan, Aisyah dibebaskan dari tahanan pada Senin (11/3) ini juga.

Putusan pembebasan Aisyah ini menjadi langkah mengejutkan mengingat pada Senin (11/3) ini, persidangan kasus ini memasuki agenda pembelaan untuk Doan Thi Huong, terdakwa asal Vietnam.

Pengabulan permohonan ini berarti dakwaan terhadap Aisyah dicabut, bukan digugurkan. Jaksa Iskandar Ahmad yang mengajukan pencabutan dakwaan pembunuhan terhadap Aisyah, enggan menjelaskan alasannya.

Pulang ke Tanah Air

Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana, menyambut baik pembebasan Siti Aisyah dari kasus pembunuhan Kim Jong-Nam. Dubes Rusdi menyatakan pihaknya berupaya memulangkan Aisyah ke Indonesia hari Senin (11/3) ini juga.

“Kita senang dengan putusan pengadilan,” ucap Dubes Rusdi dalam pernyataan kepada wartawan di Malaysia, seperti dilansir AFP, Senin (11/3/2019).

“Kami akan berupaya menerbangkan Siti kembali ke Indonesia, hari ini, sesegera mungkin,” tegas Dubes Rusdi. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kapolda Kepri Tinjau Langsung Pengamanan Penghitungan Surat Suara di PPK

Metrobatam.com, Batam - Kapolda Kepri mengunjungi lokasi penghitungan suara di PPK Batam Kota, PPK Sagulung dan PPK Sekupang dalam rangka meninjau langsung pengamanan penghitungan...

40 WNA Asal Tiongkok dan Taiwan Sindikat Penipuan Ditangkap di Semarang

Metrobatam.com, Semarang - Sebanyak 40 warga negara asing asal Tiongkok dan Taiwan yang merupakan anggota sindikat penipuan internasional ditangkap petugas keimigrasian di sebuah rumah...

Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Ikut Antarkan Jenasah Wak Tole ke TPU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Serda Marsiin ikut mengantarkan Jenasah Musran. Pria...

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...