Luhut Berang Ditanya soal Reklamasi Terkait China

1683

Metrobatam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan tampak berang ketika ditanya soal proyek reklamasi berkaitan dengan kepentingan China.

Hal itu disampaikan oleh Luhut dalam wawancara program AFD Now CNN Indonesia pada 4 Agustus lalu dengan judul ‘Jenderal’ di Segala Medan. Menteri tersebut diwawancarai oleh pembawa acara AFD Now, Alfito Deannova.

Terkait dengan reklamasi, Alfito mengonfirmasi apakah sikap Luhut untuk meneruskan proyek reklamasi terkait dengan kepentingan China. Luhut pun menjawab dengan pernyataan yang tegas.

“Ngarang aja itu. Siapa bilang? Datang sama saya orang yang ngomong itu,” kata Luhut dalam acara tersebut.

Dia menuturkan proyek itu sudah dimulai sejak Presiden Soeharto, diteruskan oleh Susilo Bambang Yudhoyono hingga dieksekusi oleh Joko Widodo, ketika menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta pada 2012 lalu. Luhut menyatakan negara macam apa ketika sudah ada investasi dalam proyek tersebut, namun akhirnya dibatalkan karena isu yang tak jelas.

Luhut mengatakan dirinya menantang pihak-pihak yang tak setuju proyek reklamasi untuk datang dan membawa data.

“Saya challenge itu orang, datang duduk di sini, enggak usah marah-marah. Datamu bawa, kita duduk,” kata dia.

Gubernur Jakarta Terpilih

Dalam program itu, Alfito juga menanyakan soal sikap Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan yang menentang proyek reklamasi tersebut. Diketahui, Anies dalam kampanyenya selalu menyatakan pihaknya menentang proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

Terkait dengan itu, Luhut menegaskan dirinya mempersilakan Anies memperlihatkan sikap resistensi terhadap proyek tersebut. “Silakan saja tunjukkan resistensinya di mana. Saya enggak ada urusan,” tegasnya.

Ketua Tim Sinkronisasi Sudirman Said sebelumnya mendukung langkah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta untuk menunda pengesahan dua rancangan peraturan daerah (raperda) terkait reklamasi Teluk Jakarta. Dua rancangan itu dinilai akan memuluskan proyek raksasa reklamasi itu.

“Saya kira DPRD bersikap bijak untuk menunda (pengesahan raperda) itu,” kata Sudirman saat ditemui di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta Pusat, awal Agustus.

Terpisah, Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta juga menolak dilakukannya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) serta Raperda rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta (RTTKS Pantura) yang dianggap sebagai aturan pengawal Reklamasi 17 Pulau di Utara Jakarta.

Aktivis Lembaga Bantuan Hukum, Nelson Nikedemus Simamora mengatakan, pihaknya atas nama nelayan Jakarta Utara dengan tegas menolak pembahasan kedua Raperda ini.

Sebab, menurut Nelson, kedua raperda ini disusun tidak sesuai dengan aturan dan langkah hukum yang berlaku. Salah satunya, tidak ada pelibatan masyarakat yang terkena dampak langsung atas reklamasi tersebut.

“Kami tolak (Raperda), bagaimana bisa sebuah aturan tidak melibatkan masyarakat terdampak dalam pembuatannya,” kata Nelson.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Harga Minyak Mendekati Level Tertinggi Sepekan

Metrobatam.com, Jakarta - Harga minyak dunia mendekati level tertinggi sepekan. Komoditas energi mendapat sentimen positif seiring rencana pengurangan operasional rig di Amerika Serikat. Mengutip Bloomberg, minyak...

Sempat Mencekam, Dua Kelompok Suku Anak Dalam Bentrok

Metrobatam, Merangin - Bentrok sesama warga Suku Anak Dalam (SAD) Sabtu 19 Agustus tak terelakan. Kali ini dua kelompok SAD yang bermukim di Desa...

Polisi: First Travel Sudah Kumpulkan Rp 700 M dari Jamaah

Metrobatam, Jakarta - Selama beroperasi, First Travel telah mengumpulkan sekitar 72 ribu calon jamaah umrah. Dari 72 ribu itu, dana yang terkumpul sekitar Rp...

Petugas Gabungan Gagalkan Penyeludupan 40 Kilogram Sabu Asal Malaysia

Metrobatam, Jakarta - Badan Narkotika Nasional bersama petugas gabungan berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu di perairan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Berat sabu yang...

Bendera RI Terbalik, Menpora: Harus Diselesaikan Secara Diplomatik

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Malaysia telah meminta maaf kepada Indonesia atas insiden terbaliknya gambar bendera Indonesia di buku panduan resmi Sea Games 2017. Menteri...

Evan Dimas, Akumulasi Kartu yang Menyakitkan untuk Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Timnas Indonesia harus menjalani laga lawan Timnas Vietnam, Selasa (22/8) tanpa kehadiran Evan Dimas yang terkena akumulasi kartu kuning. Satu hal...

Bendera Indonesia Terbalik, Menlu Kirim Nota Diplomatik ke Malaysia

Metrobatam, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyayangkan insiden terbaliknya bendera Indonesia di buku panduan SEA Games 2017 Malaysia. Retno mengatakan Indonesia telah...

Tua-tua Keladi! Nenek Ini Sukses Jadi Bodybuilder di Usia 71 Tahun

Jakarta, Foto seorang nenek berusia 71 tahun berbadan kekar yang sedang mengikuti kontes binaraga sempat ramai di media sosial. Sosok tersebut ternyata adalah Josefina...

Terobos Perlintasan Kereta, 5 Orang Tewas Seketika

Metrobatam, Kendal - Satu keluarga yang terdiri tiga orang dewasa dan dua anak-anak, tewas seketika setelah mobil yang mereka tumpangi ditabrak kereta api di...

Pembukaan Serie A, Milan dan Inter Sama-sama Menang 3 – 0

Crotone - AC Milan memetik poin penuh di pekan perdana Serie A 2017/2018. Rossoneri menang 3-0 atas Crotone yang harus mengakhiri pertandingan dengan 10...

Demi Narkoba Rela Merampok, 2 Orang Tewas Ditembak Polisi

Metrobatam, Medan - Tiga anggota komplotan begal sadis yang kerap beraksi di sejumlah lokasi di Medan, Sumatera Utara, berhasil ditangkap personel gabungan Polsekta Medan...

Persib Hajar Persegres 6-0 Berkat Dominasi Lini Tengah

Metrobatam, Jakarta - Persib Bandung berhasil meraih kemenangan telak atas Persegres Gresik United. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten...