Metrobatam, Jakarta – Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan menantang siapa pun yang ingin ‘berkelahi’ dengannya menggunakan data. Amien Rais yang sebelumnya sempat ‘diserang’ oleh Luhut mendapat pembelaan kembali dari para loyalisnya.

Luhut kembali melontarkan pernyataan pedas. Luhut mengatakan, jika ada yang ingin ‘berkelahi’ dengan dirinya, sebaiknya memakai data, bukan asal ngomong. Luhut memang kerap beradu ‘mulut’ dengan sejumlah politikus. Salah satunya politikus senior Partai PAN, Amien Rais.

Luhut sempat berang terhadap mantan Ketua MPR Amien Rais itu karena menuding program sertifikasi Jokowi hanyalah bohong alias pengibulan. Luhut mengaku paham betul rekam jejak sang pengkritik yang disebutnya senior itu dan tak segan mencari dosa-dosanya.

Terbaru, Luhut berbicara soal tantangan berkelahi pakai data. Namun dia tidak menyebut siapa yang mengajak dirinya berkelahi. Hal itu dia sampaikan dalam acara pembekalan caleg Golkar, Minggu (25/3).

“Zaman sekarang ngibul nggak benar. Saya minta Golkar tidak ikut-ikutan, Golkar itu bicara dengan data. Bahan data ini Pak Sekjen tolong dikasih semua, Anda bicara data saja. Jadi kalau berkelahi data. Data ini bisa dipertanggungjawabkan,” beber Luhut.

Pernyataan Luhut dibalas oleh sejumlah loyalis Amien Rais. Waketum PAN Taufik Kurniawan mengingatkan Luhut bahwa Amien merupakan tokoh terpelajar yang sudah paham betul soal data.

“Saya tidak tahu yang dimaksud Pak Luhut, maksudnya berkelahi data seperti apa. Siapa yang dimaksud? Tapi sebagai kader PAN, bila ini masih terkait dengan statement minggu lalu, Pak Amien itu seorang profesor, bukan murid SD!” ujar Waketum PAN Taufik Kurniawan dalam perbincangan, Senin (26/3).

Dengan posisi Amien itu, menurut Taufik, tak mungkin bila Ketua Dewan Kehormatan PAN tersebut berbicara tanpa data. Apalagi secara akademik, Amien punya posisi tinggi.

“Beliau guru besar UGM, bukan cuma bicara data, tapi juga intuisi akademik. Itu bedanya dengan S1, S2. Guru besar ini sudah ada faktor intuisi, feeling akademik, yang belum dimiliki S1, S2, dan S3,” jelas Taufik.

Wakil Ketua DPR itu kemudian meminta Luhut tidak menebar arogansi. Taufik meminta Luhut tidak menimbulkan kesan pemerintah sombong lewat manuvernya.

“Hilangkan kesan arogansi, siapa pun yang berkuasa jangan sombong, nggak usah petantang-petenteng. Saya juga anak kolong, bapak saya tentara dan saya tahu di TNI masih banyak yang baik-baik,” tukas putra purnawirawan RKPAD itu.

Sementara itu putra Amien, Hanafi Rais mengatakan apa yang disampaikan ayahnya soal tanah merujuk pada data Bank Dunia. Dalam tudingannya soal bagi-bagi sertifikat, Amien menyatakan 74% tanah negara dikuasai segelintir orang.

“74 persen tanah negara dikuasai segelintir orang itu itu adalah laporan bank dunia tahun 2015. Itu kan ada datanya, jangan dibantah,” kata Hanafi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/3).

Menurut Hanafi, Amien pasti bicara dengan data, tidak asal bunyi. Amien pun diyakininya siap menjelaskan secara rinci terkait pernyataan soal sertifikasi tanah Jokowi.

“Memang saya kira nanti Pak Amien akan menyiapkan tulisan, memang sedang menyiapkan tulisan secara lebih utuh dan yang disampaikan oleh Pak Amien kemarin itu memang ada datanya,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR itu.

“Jadi yang disampaikan pasti ada datanya. Kalau mau dipertajam diperlengkap datanya, tentu nanti sangat bisa. Kita banyak masukan dari LSM, dari pakar ekonomi, pakar pertanahan yang selama ini memang memberi, mem-feeding informasi dan data,” imbuh Hanafi.

Pembelaan bukan hanya datang dari PAN semata. PKS yang memiliki kedekatan dengan PAN juga memberi pembelaan terhadap Amien Rais.

“Pak Amien menyuarakan masih ada ketidakadilan, dan itu jadi perhatian bersama. Adanya ingin menjaga negeri ini agar sesuai dengan konstitusi. (Ingin) memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” tukas Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Senin (26/3).

Mardani yakin Amien Rais memiliki data atas ucapannya yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‘ngibul’ soal program bagi-bagi sertifikat gratis. Menurutnya, Amien Rais akan membuka data tersebut pada waktu yang tepat.

“Pak Amien pasti punya data. Akan dibuka pada waktunya. Sehingga publik tahu dan sadar pentingnya masalah pertanahan ini,” tutur Mardani.

Sebenarnya bukan hanya Amien yang mendapat pembelaan. Luhut pun diberi dukungan oleh partai-partai pendukung pemerintah, salah satunya NasDem.

“Itu seruan biasa saja agar pada saat melakukan kritik atau koreksi perlu didasari pada data yang akurat agar bisa dipertanggungjawabkan,” sebut Sekjen NasDem Johnny G Plate.

Dia mendukung argumentasi Luhut dan mengatakan segala macam kritik perlu dikuatkan dengan data. Supaya diharapkan kritik tersebut tidak berkembang secara liar dan menjadi hoax.

“Jika kritik tidak didukung data maka hanya akan ribut saja dan jadi berita hoax dan tentu tidak bermanfaat bagi semua pihak,” urai Johnny. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...

Cegah Politik Uang, Polisi Lakukan Patroli pada Masa Tenang

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi turut melakukan patroli bersama pengawas pemilu untuk mencegah politik uang yang rawan terjadi pada masa tenang Pemilu 2019. "'H-1' ini kami...

Liga Champions : Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam

Metrobatam.com, Turin - Juventus kalah 1-2 dari Ajax Amsterdamdalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (16/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari...

Liga Champions : Manchester United Tumbang di Kandang Barcelona

Metrobatam.com, Bercelona - Manchester United harus mengakui keunggulan Barcelona di perempatfinal Liga Champions. Kalah di dua leg, Ole Gunnar Solskjaer mengakui level Barcelona memang...