Made Oka Tampung US$6 Juta dari Penggarap Proyek e-KTP

576

Metrobatam, Jakarta – Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdul Basir menyebut mantan Bos PT Gunung Agung, Made Oka Masagung menampung uang di rekeningnya mencapai US$6 juta dari sejumlah pihak yang mengerjakan proyek pengadaan e-KTP milik Kementerian Dalam Negeri.

Uang-uang tersebut disampaikan jaksa Basir, dikirim oleh Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo sebesar US$2 juta, Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem sekitar US$1,8 juta dan perusahaan bernama Petra sekitar US$1 juta.

“Dari rekening koran tak ada yang dikirim ke Neuraltus, tapi ada sebagian ke Muda Ikhsan Harahap. Sama sekali enggak ada ke Neuraltus. Belum dari Petra kurang lebih 1 juta dollar (AS). Hampir 6 juta dollar (AS),” tutur jaksa Basir ke Oka di persidangan terdakwa korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (13/11).

Jaksa Basir merasa heran dengan pengakuan Oka yang tak tahu peruntukan uang-uang tersebut. Padahal, uang yang masuk ke dalam rekening Oka jumlahnya cukup besar.

“Masa iya duit enam juta dollar (AS) bapak enggak ingat, siapa yang kirim, dibawa ke mana itu duit. Tadi Pak Muda ngomong rekening dapat dari Irvan. Pak Muda kasih rekening ke Irvan. Bapak yang kelola rekening siapa?” tutur jaksa Basir.

“Saya semua,” jawab Oka, yang merupakan kolega Ketua DPR Setya Novanto. Oka mengenal Setnov pada dekade ’80-an ketika berada dalam Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro). Organisasi itu merupakan sayap Partai Golkar.

Setnov pun sudah mengaku mengenal Oka. Bahkan Ketua Umum Partai Golkar itu pernah menjadi salah Direktur PT Gunung Agung, perusahaan yang didirikan ayah Oka, Masagung.

Oka sendiri dalam sidang lebih banyak menjawab lupa dan tidak tahu mengenai bagaimana uang yang jumlahnya jutaan dollar AS tersebut bisa masuk ke rekeningnya.

Oka juga tak tahu siapa yang menyebarkan nomor rekeningnya dan memberikan nomor rekening Ikhsan Muda Harahap, seorang pengusaha di Singapura, ke dirinya.

Meskipun menurut jaksa KPK, Oka mentransfer sebagian US$2 juta, tepatnya US$315 ribu ke Ikhsan. Uang tersebut kemudian diserahkan Ikhsan ke Irvanto Hendra Pambudi, mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera. Irvanto juga diketahui keponakan Setnov.

“Pengirim uang saya, saya tidak tahu. Saya lagi cari tahu semua. Saya juga akan selidiki semua dalam waktu segera. Saya juga minta tolong bank di sana,” kata Oka.

Jaksa KPK terus mencecar Oka. jaksa KPK bertanya mengapa perusahaan-perusahaan yang mengerjakan proyek e-KTP di Indonesia bisa mentransfer uang-uang tersebut ke dirinya. Oka kembali mengklaim tak tahu menahu soal uang-uang tersebut.

Saat disinggung apakah uang itu merupakan jatah seseorang dalam pelaksanaan proyek e-KTP, Oka menyatakan tidak tahu. Dia merasa tak yakin uang tersebut merupakan jatah untuk seseorang terkait e-KTP.

“Saya enggak tahu. Enggak yakin. Seingat saya, waktu dikirim saya tidak tahu namanya itu. Dari mana rekening saya dia dapat. Saya juga cari detail dari penarikan ini. Saya akan minta detail ke bank kalau bisa,” tuturnya.

Anang dan Marliem yang mentransfer uang ke Oka merupakan penggarap proyek e-KTP. Perusahaan Anang, PT Quadra Solution salah satu anggota Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), yang beranggotakan PT LEN Industri, PT Sucofindo, PT Sandipala Arthaputra dan PNRI.

Sementara itu Marliem merupakan pemasok produk Automated Fingerprint Identification Systems (AFIS) merek L-1 untuk Konsorsium PNRI. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Setnov Dibui, Airlangga Hartato Digadang-Gadang Jadi Ketum Golkar

Metrobatam, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartato membenarkan bahwa dirinya salah satu orang yang digadang-gadang akan menggantikan Setya Novanto usai ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi...

Tikam Warga, Orang Gila Ditembak Polisi

Metrobatam, Pekanbaru - Warga Sungai Beringin Parit 15 Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau, diresahkan dengan adanya orang gila yang berkeliaran. Orang...

Ketua MPR: Akan Baik Kalau Novanto Mundur dari Ketua DPR

Metrobatam, Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan ikut bicara soal kursi Ketua DPR yang masih diduduki tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto. Zulkifli...

Edan! Oknum PNS Masukkan Terong dan Timun ke Kemaluan Istri 3 Kali Seminggu

Metrobatam, Deli Serdang - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Deliserdang, Sumatera Utara berinisial RR harus menghadapi proses hukum lantaran dilaporkan istrinya...

Senyum Nazaruddin Merekah Saat Disinggung soal Setya Novanto

Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin tersenyum lebar ketika disinggung soal penahanan Ketua DPR Setya Novanto terkait kasus korupsi proyek...

Ribuan Kosmetik Ilegal Diamankan di Pekanbaru

Metrobatam, Pekanbaru - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menyita 1.923 kosmetik ilegal yang beredar di sejumlah sarana penjualan. Nilai kosmetik yang...

Kapolri Jamin Keamanan Demi Stabilitas Ekonomi Selama Tahun Politik

Metrobatam, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Tito Karnavian, menjamin stabilitas keamanan dan perekonomian Indonesia selama tahun politik 2018 nanti bisa...

Bertengkar dengan Kekasih, Polisi Prancis Tembak Mati 3 Orang

Paris - Seorang polisi Prancis menembak mati tiga orang sebelum bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri. Tindakan sadisnya itu dipicu oleh pertengkarannya dengan sang...

Setnov Minta Perlindungan, Jokowi Tegaskan Semua Ada Aturan

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo kembali menegaskan, Ketua DPR Setya Novanto harus mengikuti proses hukum yang berlaku. Hal itu disampaikan menyikapi permintaan perlindungan...

Istri Penuhi Panggilan KPK, Novanto Tandatangani BAP

Metrobatam, Jakarta - Istri Ketua DPR Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (20/11). Mengenakan kemeja batik warna kuning...

Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Batam, Minta Maskapai Tekan Harga Tiket di Akhir Tahun

Metrobatam.com, Batam - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam akan mengundang perusahaan maskapai penerbangan jelang akhir tahun ini. Ketua Harian TPID Batam, Jefridin...

Kominfo Batam Siapkan Aplikasi untuk Dukung Mal Pelayanan Publik

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kominfo Kota Batam siapkan aplikasi perizinan dan non perizinan untuk mendukung Mal Pelayanan Publik. Kepala Dinas Kominfo, Salim mengatakan ada...
BAGIKAN