Mahasiswi UGM Ciptakan Pasta Gigi Berbahan Daun Teh Hijau

259

Metrobatam, Yogyakarta – Tiga mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menjadikan ekstrak teh hijau sebagai bahan untuk memutihkan gigi. Eksrak teh itu dicampur dengan kulit jeruk nipis dan daun salam. Pasta gigi yang dinamai Gamatop (Gadjah Mada Tooth Paste) ini pun bisa untuk membersihkan gigi asli maupun palsu.

“Memang sudah banyak pasta gigi yang dikembangkan untuk mengatasi perubahan warna gigi. Tetapi kebanyakan bahannya kimiawi,” kata salah satu mahasiwi peneliti Nur Liyana, Senin, 1 Agustus 2016. Selain Nur, dua mahaswi lain yang bergabung membuat pasta gigi alami ini adalah Puteri Aulia Rizqi Kanina dan Mutiara Annisa.

Ketiga bahan itu, kata dia menjadi bahan dasar untuk membuat pasta gigi ini. Tiga varian pasta gigi ini dibuat dari ekstrak daun teh hijau, ekstrak kulit jeruk nipis dan ekstrak daun salam. Ia menambahkan, daun teh hijau mengandung senyawa epigallocatechin gallate atau yang dikenal sebagai anti oksidan. Maka bahan ekstrak daun teh ini menjadi utama untuk pembuatan pasta gigi.

Sedangkan daun salam mengandung senyawa eugenol yang dapat berfungsi menjaga kesehatan mukosa mulut. Kulit jeruk nipis mengandung senyawa naringin yang berfungsi sebagai pemutih.

Pasta gigi buatan mahasiswi berhijab ini mampu membersihkan noda atau plak pada permukaan gigi, anasir gigi, dan resin akrilik pada gigi. Disamping itu, Gamatop tidak bersifat mengikis lapisan gigi seperti pasta gigi yang terbuat dari bahan kimia. Pasta gigi ini menurut mereka lebih aman digunakan karena berasal dari bahan herbal.

Untuk pemakaian, juga tidak ada perbedaan dengan pemandangan pasta gigi umumnya. Penggunaan bahan ekstrak daun ini tidak hanya berkhasiat pada gigi asli. Tetapi juga untuk gigi palsu.

Para pemakai gigi palsu tidak perlu melepas dan merendamnya dalam zat-zat kimiawi. Tetapi cukup dengan menggosok gigi dengan sikat gigi sudah bisa dibersihkan dari kotoran, plak dan perubahan warnanya tidak terjadi. “Ke depan akan kami kembangkan sebagai pasta gigi alternatif di samping yang sudah ada,” kata dia.

Ditambahkan oleh Mutiara, mahasiswi peneliti lainnya, penelitian yang mereka lakukan ini berhasil lolos maju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional di IPB bulan Agustus 2016 mendatang. Untuk memenuhi kriteria pasta gigi memang digunakan juga bahan mengandung fluoride yang sudah sesuai dengan standar pasta gigi Indonesia.

Ia menyatakan, pasta gigi buatan mahasiswi ini dengan cara penyediaan ekstrak kering daun salam dan teh hijau. Sedangkan kulit jeruk nipis disediakan dalam bentuk basah. Lalu ketiga ekstrak herbal itu Ekstrak dicampur dengan bahan pasta yang terdiri dari kalsium karbonat, gliserin, akuades, natrium benzoat. “Biasanya kalau pakai pasta gigi dengan bahan kimia bisa membuat gigi sensitif karena terjadi abrasi gigi,” kata dia.

Ia menambahkan, produk ini akan dipatenkan. Selain itu juga terbuka peluang kerja sama dengan produsen pasta gigi untuk produk Mahasiswi UGM Ciptakan Pasta Gigi Berbahan Daun Teh Hijau (mb/tempo)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bupati Bintan Kembangkan Konsep RTRW Pro Investasi dan Pemanfaatan Potensi Lokal

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos berdiskusi dan menuangkan ide-ide serta paparan konsep terkait Rancangan Tata Ruang Wilayah ( RTRW ) Kabupaten...

HUT ke-17, bright PLN Batam Gelar Khitanan Massal Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Metrobatam.com, Batam - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam ke - 17 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke – 72,...

PKPI Terdaftar Pemilu di Batam “Sebagai Calon Pemilu 2019”

Metrobatam.com, Batam -Partai PKPI sudah terdaftar sebagai calon pemilu 2019 di KPU di Batam pada selasa, (17/10/2019). Saparudin Muda Ketua Dewan Penasehat PKPI Provinsi menerangkan,...

VIRAL! Terlahir Cacat, Anak Sapi Ini Berjalan 2 Kaki seperti Manusia

SAPI umumnya berkaki empat, namun tidak dengan yang satu ini. Seekor anak sapi terlahir dengan kondisi fisik tidak sempurna. Ya, sapi tersebut hanya memiliki...

Patroli Polair Polri di Batam Tangkap Kapal Pembawa Sayuran Ilegal

Metrobatam.com, Batam - Polisi menangkap sebuah kapal motor yang mengangkut sayuran secara ilegal. Kapal tersebut ditangkap di perairan Batam, Kepulauan Riau saat sedang berlayar. "Minggu,...

Diharapkan Kepala BP Batam yang Baru Membawa Perubahan

Metrobatam.com, Batam - Sidang pleno Dewan Kawasan Pelabuhan Bebas Perdagangan Bebas Batam menetapkan Lukita Dinarsyah Tuwo sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Sekretaris Menko...

Nesar Ahmad Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bintan Sisa Masa Jabatan 2014-2019

Metrobatam.com, Bintan - Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang Joni, SH, MH resmi melantik H Nesar Ahmad, S.Ip sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bintan sisa masa Jabatan...

DPRD Tanjungpinang Gelar Paripurna HUT Otonom Kota Tanjungpinang ke-16

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Otonom Kota Tanjungpinang yang ke 16, Selasa (17/10)...

HUT-72 Hari Listrik Nasional, Bright PLN Batam dan Polda Kepri akan Gelar Khitanan Massal

Metrobatam.com, Batam - Untuk membantu dan meringankan beban masyarakat Batam, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam ke-17 dan Hari Listrik...

Komisi III DPRD Kepri Segera Uji Kepatuhan dan Kelayakan Calon Anggota KPID Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Kepri segera melangsungkan uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepri masa bakti...

Luar Biasa! Siswi Madrasah Ini akan Jadi Pembicara Forum WHO di Kanada

Metrobatam, Yogyakarta - Salah satu siswi Madrasah Tsanawityah (MTs) Yapi Pakem Sleman, Monica (15) mendapat kesempatan menjadi pembicara pada World Health Organization (WHO) 8th...

Soal Densus Tipikor, Menkum: Jangan sampai Saling Curi Kasus

Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mendukung dibentuknya Densus Tipikor. Namun dia ingin pembentukan densus itu diatur jelas sehingga...
BAGIKAN